Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Beasiswa dan Pelatihan Sawit Meluas, Akses Pendidikan Petani Jadi Sorotan

Minggu, 12 April 2026 15:08
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi Sawit

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor kelapa sawit tak hanya berdampak pada peningkatan daya saing industri, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah perkebunan. Program yang dijalankan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kini menjadi pintu masuk bagi ribuan petani dan generasi muda untuk mendapatkan pelatihan hingga pendidikan formal.

Dilansir Kumparan, sepanjang 2025, tercatat 13.265 peserta menerima beasiswa di bidang kelapa sawit. Dari jumlah tersebut, 3.910 mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan mereka di berbagai perguruan tinggi mitra. Keterlibatan 42 kampus menunjukkan bahwa sektor sawit mulai terintegrasi dengan dunia akademik secara lebih sistematis.

Tak hanya itu, sebanyak 29.263 peserta juga telah mengikuti pelatihan teknis yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani. Program ini dinilai penting karena menyasar langsung kebutuhan di lapangan, mulai dari praktik budidaya hingga pemahaman teknologi perkebunan.

Ketua Umum DPP Apkasindo, Gulat ME Manurung, menilai pendekatan berbasis pendidikan dan pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi industri sawit. Ia menyoroti bahwa peningkatan kualitas SDM tidak bisa dilepaskan dari peran institusi pendidikan yang kompeten.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari sejauh mana lulusan mampu menjawab tantangan industri, termasuk isu keberlanjutan dan efisiensi produksi.

Program pengembangan SDM sawit kini telah menjangkau 21 provinsi, mencakup berbagai daerah sentra perkebunan. Hal ini memperlihatkan adanya upaya pemerataan akses, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya terbatas dalam mendapatkan pendidikan dan pelatihan formal.

Ke depan, evaluasi program dinilai tetap penting agar manfaatnya semakin tepat sasaran. Dengan semakin luasnya jangkauan pendidikan sawit, sektor ini diharapkan tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi, tetapi juga motor penggerak peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah.

Tags: Sawit

Baca Juga

Menjadi Primadona Ekspor Indonesia, Berbagai Produk Sawit dipamerkan di TSM Makassar
Menjadi Primadona Ekspor Indonesia, Berbagai Produk Sawit dipamerkan di TSM Makassar

Populer

  • 1
    Heboh Pengadaan Motor MBG, Ternyata Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Pernah Diperiksa KPK
  • 2
    Cerita Dainichi Sukses Kuasai 80 Persen Pasar Gula Aren di Indonesia Timur, Didukung Shopee Jualan dari Makassar hingga Papua
  • 3
    Heboh Motor Trail Listrik MBG, Ini Profil PT Yasa Artha Trimanunggal dan Sorotan Anggaran Rp49,95 Juta per Unit
  • 4
    OJK Sultra Gencarkan Edukasi Keuangan di Kepulauan Buton, Sasar 428 Peserta
  • 5
    Pemkab Gowa Fokus Ciptakan Lingkungan yang Ramah Bagi Anak

Ekonomi

  • Dirut Semen Tonasa Bicara Kepemimpinan di Tengah Persaingan Ketat pada Makassar Talent Expo 2026
    Dirut Semen Tonasa Bicara Kepemimpinan di Tengah Persaingan Ketat pada Makassar Talent Expo 2026
  • Mantan Aggota DPR Asal Sulsel Akbar Faizal Keluhkan Mobil Listrik BYD Miliknya 4 Bulan Rusak, Bakal Kirim Somasi
    Mantan Aggota DPR Asal Sulsel Akbar Faizal Keluhkan Mobil Listrik BYD Miliknya 4 Bulan Rusak, Bakal Kirim Somasi
  • OJK Sultra Gencarkan Edukasi Keuangan di Kepulauan Buton, Sasar 428 Peserta
    OJK Sultra Gencarkan Edukasi Keuangan di Kepulauan Buton, Sasar 428 Peserta

Peristiwa

  • Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi
    Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi
  • Transformasi Jembatan Cirahong: Dari Sorotan Pungli ke Proyek Wisata Bernilai Ekonomi
    Transformasi Jembatan Cirahong: Dari Sorotan Pungli ke Proyek Wisata Bernilai Ekonomi
  • Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional
    Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID