Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Apple Diprediksi Terapkan Strategi Harga Agresif untuk iPhone 18 Pro di Tengah Kenaikan Biaya Komponen

Selasa, 5 Mei 2026 20:34
Editor: diku
  • Bagikan
ilustrasi iPhone

LUMINASIA.ID, Jakarta — Di tengah lonjakan harga komponen, khususnya memori, yang menekan industri ponsel pintar global, Apple diperkirakan akan mengambil langkah berbeda. Raksasa teknologi asal Cupertino itu disebut-sebut akan mengusung strategi “penetapan harga agresif” untuk lini iPhone 18 Pro dan varian Pro Max yang dijadwalkan meluncur pada musim gugur tahun ini.

Dilansir Antara, informasi ini mengemuka dalam laporan analis yang dikutip dari publikasi teknologi, yang menilai kondisi pasar saat ini justru membuka peluang bagi Apple untuk memperkuat posisinya. Ketika banyak produsen Android menghadapi tekanan biaya produksi, bahkan menghentikan produksi sejumlah model entry-level, Apple dipandang mampu menjaga daya tarik produknya lewat kebijakan harga yang kompetitif.

Analis Jeff Pu dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa Apple kemungkinan besar akan mempertahankan harga awal untuk model dasar iPhone 18 Pro dan Pro Max. Ia secara spesifik menilai perusahaan akan menerapkan “strategi penetapan harga agresif” guna menjaga daya beli konsumen sekaligus mempertahankan pangsa pasar premium.

Pandangan tersebut sejalan dengan analis ternama Ming-Chi Kuo, yang sebelumnya mengungkapkan bahwa Apple berupaya menjaga stabilitas harga untuk model entry-level agar tetap setara dengan generasi sebelumnya.

Jika proyeksi ini terealisasi, maka iPhone 18 Pro diperkirakan akan dibanderol mulai dari sekitar 1.099 dolar AS atau setara Rp19 jutaan. Sementara itu, varian Pro Max kemungkinan dipasarkan mulai 1.199 dolar AS atau sekitar Rp20 jutaan.

Meski demikian, strategi tersebut tidak sepenuhnya berarti Apple menahan seluruh harga produknya. Perusahaan disebut berpotensi menaikkan harga pada varian dengan kapasitas penyimpanan lebih besar. Pendekatan ini dinilai sebagai langkah kompromi untuk menjaga margin keuntungan tanpa harus mengorbankan daya tarik harga pada model dasar.

Dengan skema tersebut, Apple dapat tetap kompetitif di tengah tekanan biaya global, sekaligus menghindari penurunan margin yang terlalu dalam. Di sisi lain, strategi ini juga memberi fleksibilitas bagi konsumen—mulai dari pengguna yang mencari harga terjangkau hingga mereka yang menginginkan spesifikasi lebih tinggi.

Kondisi pasar smartphone global sendiri diproyeksikan mengalami penurunan, terutama pada segmen Android kelas menengah ke bawah yang terdampak kenaikan biaya produksi. Dalam situasi ini, Apple dinilai berada pada posisi strategis untuk memperluas dominasinya di segmen premium.

Langkah Apple tersebut akan menjadi salah satu faktor kunci yang menentukan dinamika persaingan industri ponsel pintar sepanjang 2026, terutama dalam menghadapi tekanan biaya dan perubahan perilaku konsumen global.

Tags: Apple

Baca Juga

Film Lama Gerard Butler Mendadak Populer, Hunter Killer Masuk Top 10 Apple TV di Sejumlah Negara, Ini Link Streamingnya
Film Lama Gerard Butler Mendadak Populer, Hunter Killer Masuk Top 10 Apple TV di Sejumlah Negara, Ini Link Streamingnya
Beli iPhone Bundling dengan XL Axiata, Bisa Dapat Kuota Hingga 240 GB
Beli iPhone Bundling dengan XL Axiata, Bisa Dapat Kuota Hingga 240 GB

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 4
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID