Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Pertamina Beri Sanksi SPBU Wasuponda, Penyaluran Biosolar Dihentikan Sementara

Rabu, 6 Mei 2026 15:27
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
truk mengisi BBM Bio Solar di SPBU Pertamina

LUWU TIMUR — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengambil langkah tegas terhadap SPBU di Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, dengan menghentikan sementara penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar selama satu minggu.

Keputusan ini diambil setelah Pertamina menuntaskan investigasi atas video viral yang menuding adanya pengisian BBM subsidi hingga Rp5 juta di SPBU tersebut.

Berdasarkan hasil pengecekan bersama pihak SPBU dan kepolisian, informasi dalam video tersebut dipastikan tidak sesuai fakta. Data transaksi menunjukkan nilai pengisian BBM berada di kisaran Rp500 ribu, jauh dari angka yang beredar.

Selain itu, pihak yang merekam dan menyebarkan video juga telah memberikan klarifikasi bahwa informasi awal yang disampaikan tidak akurat.

Meski demikian, Pertamina menemukan adanya pelanggaran dalam operasional SPBU setelah melakukan penelusuran lanjutan. Indikasi penggunaan barcode yang tidak sesuai serta ketidaksesuaian dengan standar operasional prosedur (SOP) menjadi dasar pemberian sanksi.

Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel, Mohammad Yoga Prabowo, menegaskan bahwa setiap bentuk penyimpangan dalam distribusi BBM subsidi tidak akan ditoleransi.

“Setiap penyimpangan, baik dalam mekanisme transaksi maupun penggunaan barcode, menjadi perhatian serius. Sanksi ini merupakan langkah korektif sekaligus penguatan disiplin operasional agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina menjatuhkan sanksi berupa surat peringatan, pembinaan operasional, serta penghentian sementara distribusi Biosolar selama satu minggu.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.

“Setiap temuan di lapangan langsung ditindaklanjuti melalui verifikasi data dan pengecekan operasional. Ketika ada indikasi pelanggaran, langkah penindakan dijalankan secara tegas. Ini bagian dari upaya menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran,” jelasnya.

Pertamina memastikan bahwa distribusi BBM di wilayah Sulawesi Selatan tetap berjalan normal, dengan suplai yang terjaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan distribusi energi. Laporan dugaan penyimpangan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 dan akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi.

Langkah ini, menurut Pertamina, menjadi bagian dari komitmen menjaga tata kelola distribusi energi yang transparan, tertib, dan tepat sasaran.

Tags: spbu Pertamina Luwu Utara


Baca Juga

Biosolar di Polewali Ditambah hingga 50 Persen, Penyaluran Capai 68 KL
Biosolar di Polewali Ditambah hingga 50 Persen, Penyaluran Capai 68 KL
Sudah Tak Antre Panjang, Pertamina Arahkan Masyarakat Beli Pertalite di SPBU Resmi
Sudah Tak Antre Panjang, Pertamina Arahkan Masyarakat Beli Pertalite di SPBU Resmi
6.023 Nopol di Sulselbar Diblokir Pertamina karena Salah Gunakan BBM Subsidi, 11.093 QR Code Juga Diblokir
6.023 Nopol di Sulselbar Diblokir Pertamina karena Salah Gunakan BBM Subsidi, 11.093 QR Code Juga Diblokir
Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Mulai Kondusif
Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Mulai Kondusif
Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
Cegah Kemacetan, Appi Usul Truk dan Bus Antre BBM Pukul 21.00-05.00 WITA
Cegah Kemacetan, Appi Usul Truk dan Bus Antre BBM Pukul 21.00-05.00 WITA

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
    Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID