LUMINASIA.ID, MAKASSAR — PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour) menyalurkan nilai manfaat dana haji kepada ratusan calon jemaahnya sebagai bagian dari inovasi layanan dalam penyelenggaraan haji khusus.
Nilai manfaat yang diberikan berkisar antara USD400 hingga USD700 atau setara sekitar Rp7 juta sampai Rp12 juta per orang. Besaran tersebut ditentukan berdasarkan lamanya masa tunggu sejak pendaftaran hingga keberangkatan.
Presiden Direktur Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin, mengatakan bahwa dana tersebut merupakan hak jemaah yang bersumber dari pengelolaan dana setoran awal selama masa tunggu.
“Dana nilai manfaat itu memang hak jemaah. Travel wajib memberikan, walaupun mungkin baru Tazkiyah yang mengembalikannya secara langsung dalam bentuk tunai,” ujar Ahmad Yani dalam acara malam ramah bersama calon jemaah di Hotel Dalton, Makassar, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, dalam skema haji khusus, calon jemaah biasanya menunggu selama enam hingga tujuh tahun. Selama periode tersebut, dana yang telah disetorkan akan dikelola dan menghasilkan nilai manfaat.
Sebelumnya, nilai manfaat tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan, seperti fasilitas hotel dan potongan biaya perjalanan. Namun tahun ini, Tazkiyah Tour memilih mengembalikannya secara langsung kepada jemaah sebagai tambahan uang saku menjelang keberangkatan.
Para calon jemaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Selasa (5/5/2026). Total jemaah yang diberangkatkan tahun ini mencapai 217 orang.
Direktur Tazkiyah Tour, Suriani, menyampaikan bahwa seluruh jemaah akan mendapatkan fasilitas premium selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
“Untuk akomodasi, jemaah akan menginap di Al Haram Hotel di Madinah dan Safwah Tower di Makkah. Selain itu, fasilitas tenda di Armuzna juga disiapkan dengan kategori VVIP,” jelasnya.
Sementara itu, Managing Director Tazkiyah Tour, Adnan Syahruddin, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penawaran keberangkatan haji tanpa prosedur resmi.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Arab Saudi hanya mengakui dua jenis visa haji, yaitu visa haji reguler dan visa haji khusus.
Baca: Pengalaman Erick Alamsyah Rasakan Keajaiban Umrah, Tak Dehidrasi Meski Cuaca Sangat Panas
“Pemerintah Arab Saudi sangat ketat dalam pengawasan visa. Jadi masyarakat jangan mudah tergiur dengan janji bisa berangkat haji tanpa antre,” ujarnya.
Melalui kebijakan pengembalian nilai manfaat ini, Tazkiyah Tour berharap dapat meningkatkan transparansi sekaligus memberikan nilai tambah bagi jemaah haji khusus yang telah menunggu dalam waktu panjang.

