LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melakukan kunjungan kerja ke wilayah operasional Pelabuhan Makassar untuk memperkuat sinergi antar entitas sekaligus membahas berbagai tantangan operasional yang dihadapi Pelindo Group di lapangan.
Kunjungan yang berlangsung pada 1 Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan efektivitas layanan kepelabuhanan dan jasa maritim di kawasan Indonesia Timur.
Dalam rangkaian agenda tersebut, Direktur Utama berdialog langsung dengan jajaran manajemen Regional 4 Pelindo, direksi PT Pelindo Jasa Maritim, Branch Manager Makassar PT Pelindo Multi Terminal, hingga Terminal Head TPK New Makassar.
Diskusi berlangsung terbuka dengan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari keselamatan kerja, peningkatan kualitas layanan, efisiensi proses bisnis, hingga optimalisasi integrasi antar lini usaha di lingkungan Pelindo Group.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar mengatakan sharing session tersebut menjadi ruang penting untuk memahami kondisi operasional secara langsung di lapangan.
“Dengan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap kendala yang dihadapi, kami dapat merumuskan solusi yang lebih tepat dan terukur,” ujarnya.
Selain berdiskusi dengan jajaran operasional, Direktur Utama Pelindo juga melakukan peninjauan ke sejumlah fasilitas pelabuhan di wilayah Makassar guna memastikan kesiapan operasional dan kualitas layanan tetap terjaga.
Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong peningkatan kinerja berbasis kondisi aktual di lapangan sekaligus menjaga standar pelayanan kepelabuhanan.
Melalui kunjungan ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi antar entitas usaha, meningkatkan efisiensi operasional, serta menghadirkan layanan kepelabuhanan dan jasa maritim yang lebih kompetitif.
Sebagai informasi, PT Pelindo Jasa Maritim merupakan subholding Pelindo yang dibentuk pasca integrasi PT Pelabuhan Indonesia pada 1 Oktober 2021.
SPJM mengelola lima klaster bisnis utama, yakni jasa marine, peralatan pelabuhan, galangan kapal, pengerukan, dan utilitas kepelabuhanan dengan wilayah operasional yang mencakup seluruh Indonesia, mulai dari Malahayati hingga Merauke.
Saat ini SPJM juga membawahi sejumlah anak perusahaan, di antaranya PT Jasa Armada Indonesia Tbk, PT Pelindo Marine Service, PT Energi Pelabuhan Indonesia, hingga PT Pengerukan Indonesia.

