JAKARTA — Lionel Messi kembali menunjukkan perannya sebagai pemimpin Argentina saat membawa timnya bangkit mengalahkan Mesir dengan skor 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Rabu (8/7).
Argentina sempat berada dalam situasi sulit setelah Messi gagal mengeksekusi tendangan penalti pada babak pertama. Kegagalan tersebut dimanfaatkan Mesir untuk memimpin pertandingan, bahkan memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-67.
Tim berjuluk Albiceleste kemudian menunjukkan mentalitas juara. Cristian Romero membuka harapan melalui gol yang memperkecil ketertinggalan sebelum Messi menyamakan kedudukan pada menit ke-83.
Momentum kebangkitan Argentina akhirnya disempurnakan Enzo Fernandez yang mencetak gol kemenangan lewat sundulan pada masa injury time, memastikan Argentina membalikkan keadaan menjadi 3-2 sekaligus mengamankan tiket ke babak perempat final.
Usai mencetak gol penyeimbang, Messi melakukan selebrasi penuh emosi di hadapan pendukung Argentina. Selebrasi tersebut merupakan luapan perasaan setelah sebelumnya merasa bersalah akibat kegagalannya mengeksekusi penalti.
Kapten Argentina itu mengaku sempat merasa telah mengecewakan tim karena gagal memanfaatkan peluang dari titik putih. Namun, ia mampu bangkit dan memberikan kontribusi penting dalam keberhasilan Argentina membalikkan keadaan.
Kemenangan dramatis tersebut kembali menegaskan peran sentral Messi dalam perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 sekaligus menjaga asa Albiceleste untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen.

