LUMINASIA.ID, BEIJING – Bank sentral China kembali menambah cadangan emas nasional pada Juni 2026, memperpanjang tren akumulasi logam mulia yang kini telah berlangsung selama 20 bulan berturut-turut.
Berdasarkan data yang dirilis People's Bank of China (PBOC) pada Selasa (7/7), cadangan emas negara itu meningkat menjadi 75,44 juta troy ounce pada akhir Juni. Jumlah tersebut naik dari 74,96 juta troy ounce yang tercatat pada akhir Mei.
Meski volume kepemilikan emas bertambah, nilai cadangan emas China justru mengalami penurunan seiring melemahnya harga emas global. Nilai cadangan emas tercatat sebesar US$303,72 miliar pada akhir Juni, lebih rendah dibandingkan US$340,75 miliar pada bulan sebelumnya.
Langkah China yang terus menambah cadangan emas dipandang sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset cadangan devisa serta upaya mengurangi ketergantungan terhadap aset berbasis dolar AS. Tren pembelian emas oleh bank sentral juga masih menjadi fenomena yang terjadi di berbagai negara dalam beberapa tahun terakhir.
Data terbaru tersebut menegaskan bahwa China tetap konsisten meningkatkan kepemilikan emas di tengah dinamika pasar keuangan global dan ketidakpastian ekonomi internasional.

