Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Piala Dunia 2030 Digelar di Enam Negara, Simak Jadwal, Tuan Rumah, dan Format Turnamen

Senin, 20 Juli 2026 19:46
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi Stiadion Piala Dunia 2030

LUMINASIA.ID, BOLA - Piala Dunia FIFA 2030 dipastikan akan menjadi edisi paling unik dalam sejarah turnamen sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya, ajang empat tahunan tersebut akan digelar di enam negara yang tersebar di tiga benua, sekaligus menjadi peringatan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia sejak edisi perdana pada 1930.

Enam negara yang akan menjadi tuan rumah adalah Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Argentina, dan Paraguay. Sebagian besar pertandingan akan berlangsung di Spanyol, Portugal, dan Maroko, sementara Uruguay, Argentina, dan Paraguay masing-masing mendapat kehormatan menjadi tuan rumah satu laga pembuka sebagai bagian dari perayaan satu abad Piala Dunia.

Berdasarkan jadwal yang diusulkan FIFA, pertandingan pembuka peringatan 100 tahun akan dimainkan pada 8–9 Juni 2030 di Uruguay, Argentina, dan Paraguay. Setelah itu, seluruh peserta akan berpindah ke Eropa dan Afrika untuk melanjutkan kompetisi.

Upacara pembukaan utama di Spanyol, Portugal, dan Maroko diperkirakan berlangsung pada 13–14 Juni 2030, sedangkan partai final dijadwalkan digelar pada 21 Juli 2030. Hingga kini, FIFA masih menyusun jadwal pertandingan secara lengkap.

Tim yang tampil pada tiga pertandingan pembuka di Amerika Selatan akan memperoleh waktu tambahan untuk melakukan perjalanan menuju Eropa dan Afrika, sekaligus beristirahat sebelum menjalani laga berikutnya di fase grup. Sementara tim lain yang berada dalam grup yang sama diperkirakan memulai pertandingan pada 15–16 Juni, dengan laga kedua berlangsung pada 21–22 Juni 2030.

Penunjukan Uruguay sebagai salah satu tuan rumah pembuka memiliki makna historis karena negara tersebut menjadi penyelenggara sekaligus juara Piala Dunia pertama pada 1930. Argentina juga mendapat kesempatan serupa sebagai penghormatan atas statusnya sebagai finalis pada edisi perdana. Adapun Paraguay dipilih karena menjadi lokasi markas Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL), konfederasi sepak bola tertua yang telah berdiri sejak awal sejarah Piala Dunia.

Seluruh enam negara tuan rumah otomatis lolos ke putaran final. Sementara itu, 42 tiket lainnya akan diperebutkan melalui babak kualifikasi di masing-masing konfederasi.

FIFA juga memastikan Piala Dunia 2030 masih menggunakan format 48 peserta, sama seperti yang diterapkan pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meski demikian, sempat muncul usulan agar jumlah peserta diperluas menjadi 64 tim, namun hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai perubahan tersebut.

Dengan konsep lintas tiga benua dan enam negara, Piala Dunia 2030 diproyeksikan menjadi salah satu penyelenggaraan paling bersejarah sekaligus paling kompleks dalam sejarah sepak bola dunia.

Tags: Piala Dunia 2030

Populer

  • 1
    Serunya Lomba Balance Bike di Pekan Olahraga NIPAH, DIikuti 95 Atlet Cilik
  • 2
    The Rinra Makassar Rayakan Satu Dekade dengan Aksi Sosial untuk Lansia dan Anak Panti
  • 3
    Rem Blong Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Maut Sibolangit, Polisi Selidiki Unsur Kelalaian
  • 4
    ALVA Sambut Positif Rencana Motor Listrik Nasional Prabowo
  • 5
    Anwar Ibrahim Tegaskan Warga Israel yang Ditemukan di Malaysia Akan Dideportasi

Ekonomi

  • Asmo Sulsel Perkuat UMKM Binaan KT Cokonuri yang Ubah Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai
    Asmo Sulsel Perkuat UMKM Binaan KT Cokonuri yang Ubah Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai
  • Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dijual Rp2,61 Juta per Gram
    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dijual Rp2,61 Juta per Gram
  • Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juli 2026
    Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juli 2026

Peristiwa

  • Polisi Bantah Kriminalisasi Eks Wakapolri Oegroseno, Penyelidikan Kasus Lahan Ciputat dan Lembang Masih Berjalan
    Polisi Bantah Kriminalisasi Eks Wakapolri Oegroseno, Penyelidikan Kasus Lahan Ciputat dan Lembang Masih Berjalan
  • Baharuddin Lopa Pilih Naik Angkot demi Jaga Integritas, Tolak Gunakan Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi
    Baharuddin Lopa Pilih Naik Angkot demi Jaga Integritas, Tolak Gunakan Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi
  • Demokrasi Armenia Hadapi Ancaman Internal di Tengah Perebutan Pengaruh Rusia dan Uni Eropa
    Demokrasi Armenia Hadapi Ancaman Internal di Tengah Perebutan Pengaruh Rusia dan Uni Eropa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID