Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Kabut Asap Karhutla Indonesia Memburuk, Singapura Minta Warga Siaga

Minggu, 6 September 2026 22:58
Editor: ina iku
  • Bagikan
Kabut Asap di Singapura (Detik)

LUMINASIA.ID, SINGAPURA — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mulai berdampak serius terhadap kualitas udara di Singapura. Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (NEA) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan setelah sejumlah wilayah mencatat kualitas udara dalam kategori tidak sehat.

Pada Sabtu (5/9), indeks standar polutan atau PSI 24 jam di kawasan tengah Singapura sempat mencapai angka 103 pada pukul 19.00 waktu setempat. Angka tersebut sudah masuk kategori tidak sehat yang berada pada rentang 101-200.

Kondisi serupa sebelumnya terjadi di wilayah barat dan timur. Pada pukul 06.00, PSI di kedua kawasan masing-masing tercatat 103 dan 102.

Meski kemudian membaik, kualitas udara di sejumlah wilayah masih berada pada tingkat yang perlu diwaspadai. Pada malam hari, PSI wilayah barat turun menjadi 91 dan timur menjadi 83. Sementara itu, kawasan utara dan selatan masing-masing mencatat PSI 78 dan 79, yang masih tergolong sedang.

Kategori tidak sehat ini menjadi perhatian karena PSI Singapura terakhir kali menembus level tersebut pada 8 Oktober 2023.

Asap dari Sumatra dan Kalimantan Terbawa Angin

NEA menyebut kondisi cuaca kering di Singapura dan kawasan sekitarnya turut memperbesar potensi kabut asap bertahan dalam beberapa hari mendatang.

Gumpalan asap dengan intensitas sedang hingga pekat terpantau di sejumlah wilayah Sumatra bagian selatan dan tengah serta Kalimantan. Angin yang dominan bergerak dari arah selatan dan tenggara kemudian membawa asap menuju Singapura.

Jika kebakaran hutan di Indonesia masih berlangsung, Singapura diperkirakan tetap mengalami dampak kabut asap lintas batas. NEA memperkirakan PSI 24 jam dapat berada di batas atas kategori sedang hingga batas bawah kategori tidak sehat.

Karena kondisi tersebut, NEA mulai mengeluarkan peringatan kabut asap secara rutin sejak Jumat. Peringatan tersebut dilengkapi prakiraan PSI untuk 24 jam berikutnya sehingga masyarakat dapat mempertimbangkan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

PM2,5 Jadi Perhatian Utama

Selain PSI 24 jam, masyarakat juga diminta memperhatikan konsentrasi PM2,5, yakni partikel udara berukuran sangat kecil dengan diameter maksimal 2,5 mikrometer.

Partikel tersebut menjadi salah satu polutan utama ketika terjadi kabut asap dan dapat berdampak terhadap kesehatan.

PSI 24 jam sendiri dihitung berdasarkan enam jenis polutan, yakni PM2,5, PM10, ozon, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan karbon monoksida.

Berbeda dengan PSI 24 jam yang menggambarkan rata-rata kualitas udara selama 24 jam terakhir, pembacaan PM2,5 per jam menunjukkan kondisi polusi pada waktu tertentu.

Berdasarkan klasifikasi PSI Singapura, angka 201-300 masuk kategori sangat tidak sehat, sedangkan angka di atas 300 dikategorikan berbahaya.

NEA bersama lembaga-lembaga yang tergabung dalam Satuan Tugas Kabut Asap (HTF) juga telah menjalankan sejumlah langkah dan imbauan untuk mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Peringatan harian yang dikeluarkan NEA akan terus memuat prakiraan PSI 24 jam sebagai panduan bagi warga dalam menentukan aktivitas mereka selama satu hari ke depan.

Tags: Kabut Asap Singapura


Populer

  • 1
    Direksi XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan, Ditindaklanjuti di Hari yang Sama
  • 2
    Tunjangan Reses Kena Potongan Pajak PPh 21, Pimpinan hingga Anggota DPRD Jeneponto Datangi Kantor DJP Sulselbartra
  • 3
    BPKAD Makassar Pastikan Revitalisasi Karebosi Masuk Perencanaan Anggaran 2027
  • 4
    Ari Lasso Ungkap Pengalaman Naik Garuda yang Pecah Ban Saat Mendarat di Makassar
  • 5
    Ini Penyebab Jembatan di Kabupaten Pangandaran Miring Saat Peresmian, TNI AD Ungkap Hasil Investigasi

Ekonomi

  • Hari Pelanggan Nasional, Pelindo Perkuat WBS dan GCG untuk Jaga Layanan Logistik Tetap Bersih
    Hari Pelanggan Nasional, Pelindo Perkuat WBS dan GCG untuk Jaga Layanan Logistik Tetap Bersih
  • Pembiayaan Asuransi Didorong Makin Murah, OJK Kolaborasi Kemenkes
    Pembiayaan Asuransi Didorong Makin Murah, OJK Kolaborasi Kemenkes
  • Kalla Toyota Padukan Kearifan Lokal dan Kepedulian Lingkungan di Hari Pelanggan Nasional
    Kalla Toyota Padukan Kearifan Lokal dan Kepedulian Lingkungan di Hari Pelanggan Nasional

Peristiwa

  • Jet Tempur Yunani Jatuh Saat Air Show, Dua Pilot Tewas
    Jet Tempur Yunani Jatuh Saat Air Show, Dua Pilot Tewas
  • Kabut Asap Karhutla Indonesia Memburuk, Singapura Minta Warga Siaga
    Kabut Asap Karhutla Indonesia Memburuk, Singapura Minta Warga Siaga
  • Kepala Sekolah di Pekalongan Dicopot Usai Rekaman CCTV Viral
    Kepala Sekolah di Pekalongan Dicopot Usai Rekaman CCTV Viral
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID