Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Rumor 'Kudeta' Menguat, Iran Dihantam Perpecahan antara Ulama Garis Keras dan Pejabat

Minggu, 26 Juli 2026 20:09
Editor: diku
  • Bagikan
Presiden Iran Masoud Pezeshklan (AFP)

LUMINASIA.ID, JAKARTA – Iran menghadapi gejolak politik internal setelah muncul ketegangan antara kelompok ulama garis keras dan para pejabat pemerintahan yang memimpin negara pascaperang dengan Amerika Serikat. Perpecahan tersebut memicu spekulasi mengenai adanya upaya "kudeta lunak" di tubuh Republik Islam.

Ketegangan mulai terlihat saat prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada awal Juli. Alih-alih memberikan penghormatan kepada mendiang pemimpin, sebagian pelayat justru meneriakkan slogan "Mati bagi para kompromis!" ketika Presiden Masoud Pezeshkian berjalan di samping peti jenazah.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dilaporkan terpaksa meninggalkan lokasi pemakaman setelah dilempari batu oleh massa yang menuduhnya sebagai "pengkhianat yang menjual negara." Araghchi sebelumnya memimpin negosiasi dengan Amerika Serikat yang menghasilkan pelonggaran sebagian sanksi internasional terhadap Iran.

Menurut laporan CNN, insiden tersebut mencerminkan meningkatnya pengaruh faksi ultra-garis keras yang menilai para pejabat pemerintahan telah mengkhianati nilai-nilai Revolusi Islam dengan menyepakati kesepakatan bersama Amerika Serikat.

Kecurigaan semakin berkembang karena Pemimpin Tertinggi yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei, hampir tidak pernah tampil di hadapan publik sejak menggantikan ayahnya. Sebagian kalangan meyakini ia sengaja menghindari sorotan karena alasan keamanan, sementara pihak lain berspekulasi mengenai kondisi kesehatannya.

Kelompok garis keras menilai para pejabat pemerintahan justru menyerah kepada Amerika Serikat melalui kesepakatan yang dianggap bertentangan dengan arahan Mojtaba Khamenei. Meski demikian, pemerintahan tetap berjalan dengan Presiden Pezeshkian, Ketua Negosiator Mohammad Bagher Ghalibaf, dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menjadi tokoh paling aktif mewakili Iran dalam berbagai proses diplomasi.

Tuduhan mengenai kudeta semakin menguat setelah anggota parlemen garis keras Mahmoud Nabavian menuliskan peringatan di platform X.

"Peringatan kepada rakyat Iran: apakah sebuah kudeta sedang berlangsung?" tulis Nabavian.

Beberapa hari kemudian ia kembali menegaskan sikapnya.

"Dalam momen perpisahan dengan Imam Syahid (Khamenei), kami mengangkat panji pembalasan atas darahnya dan berdiri teguh melawan kudeta," ujarnya.

Pakar Iran yang berbasis di Amerika Serikat, Arash Azizi, menilai tuduhan tersebut muncul karena kelompok ultra-garis keras tidak memiliki akses langsung kepada Mojtaba Khamenei.

"Absennya Mojtaba membuat mereka tidak bisa berhubungan langsung dengannya, sementara Ghalibaf dan sekutunya secara efektif menjalankan negara. Karena itu kelompok ultra-garis keras menuduh Ghalibaf dan Pezeshkian merancang kudeta terhadap Mojtaba," kata Azizi kepada CNN.

Situasi semakin memanas ketika tokoh religius Mohammad Ali Bakhshi, yang dikenal dekat dengan aparat keamanan Iran, melontarkan ancaman terbuka kepada Presiden Pezeshkian dalam sebuah acara.

"Tuan Presiden, jika syarat-syarat Pemimpin tidak dipenuhi, maka kamilah pisaunya dan lehermu adalah sasarannya. Kami akan membuat hidupmu seperti neraka," ujar Bakhshi.

Ancaman tersebut menuai kecaman luas. Namun hingga kini belum diketahui apakah otoritas Iran akan mengambil langkah hukum terhadap Bakhshi.

Perkembangan ini memperlihatkan bahwa ketegangan politik di Iran tidak hanya dipengaruhi konflik eksternal dengan Amerika Serikat, tetapi juga persaingan kekuatan di dalam negeri yang semakin terbuka setelah pergantian kepemimpinan tertinggi negara tersebut.

Tags: Iran Masoud Pezeshklan

Baca Juga

Sukses Juara Konfederasi Bola Voli Asia, Reidel Toiran Resmi Jadi Pelatih Timnas Voli Indonesia hingga Asian Games 2026
Sukses Juara Konfederasi Bola Voli Asia, Reidel Toiran Resmi Jadi Pelatih Timnas Voli Indonesia hingga Asian Games 2026
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Teheran Tegaskan Belum Ada Jadwal Penandatanganan
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Teheran Tegaskan Belum Ada Jadwal Penandatanganan
Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Rusak Diserang Iran, Kerugian Tembus USD25 Miliar
16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Rusak Diserang Iran, Kerugian Tembus USD25 Miliar
Perang Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Biaya Belanja Harian Ikut Naik
Perang Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Biaya Belanja Harian Ikut Naik
Diplomasi di Ujung Tanduk: Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Arena Tarik Ulur Strategi
Diplomasi di Ujung Tanduk: Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Arena Tarik Ulur Strategi

Populer

  • 1
    SD Islam Athirah Bone Sukses Torehkan 24 Prestasi hingga Tingkat Nasional
  • 2
    IKA SMANSA Makassar Semarakkan HUT ke-76, Gelar SMAnSA Run dan Gerak Jalan Santai
  • 3
    Dharma Wanita Distaru Dorong Budaya Pilah Sampah dari Rumah, Dukung Aturan Baru Pemkot Makassar
  • 4
    Datang ke Resepsi Nathalie Holscher, Dinar Candy Doakan Pernikahan Terakhir Sahabatnya
  • 5
    Resmi! Harga BBM di Seluruh SPBU RI Berlaku 24 Juli 2026

Ekonomi

  • Achmad Muhammad Menangi BYD Seal Performance, Kalla Property Tegaskan Pengundian Shop & Greet Berlangsung Transparan
    Achmad Muhammad Menangi BYD Seal Performance, Kalla Property Tegaskan Pengundian Shop & Greet Berlangsung Transparan
  • Gelar Upskilling Media, PT Vale Paparkan Strategi Perkuat Hilirisasi Nikel dan Pemberdayaan Masyarakat
    Gelar Upskilling Media, PT Vale Paparkan Strategi Perkuat Hilirisasi Nikel dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Tips Aman Antar Jemput Anak Sekolah, Jangan Remehkan Jarak Dekat!
    Tips Aman Antar Jemput Anak Sekolah, Jangan Remehkan Jarak Dekat!

Peristiwa

  • Rumor 'Kudeta' Menguat, Iran Dihantam Perpecahan antara Ulama Garis Keras dan Pejabat
    Rumor 'Kudeta' Menguat, Iran Dihantam Perpecahan antara Ulama Garis Keras dan Pejabat
  • DPR Desak Tak Ada Perlakuan Istimewa bagi Febrie Adriansyah Selama Ditahan
    DPR Desak Tak Ada Perlakuan Istimewa bagi Febrie Adriansyah Selama Ditahan
  • AS Panggil Dubes Malaysia Terkait Kebijakan Larangan Masuk Warga Israel
    AS Panggil Dubes Malaysia Terkait Kebijakan Larangan Masuk Warga Israel
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID