Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Kinerja Perbankan Sulsel Tetap Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp214,32 Triliun

Sabtu, 8 Agustus 2026 14:43
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) Moch Muchlasin dalam Media Briefing Perkembangan Sektor Jasa Keuangan Periode Data Juni 2026 yang digelar di Hall Learning Center Lantai 2, Kantor OJK Sulselbar, Kompleks KOMS, Jalan Sultan Hasanuddin Nomor 3–5, Makassar, Senin (3/8/2026).


LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Industri perbankan di Sulawesi Selatan hingga posisi Juni 2026 tetap menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika perekonomian nasional dengan mencatatkan pertumbuhan positif pada aset, dana pihak ketiga (DPK), maupun penyaluran kredit.

Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas intermediasi perbankan di Sulawesi Selatan masih berjalan dengan baik sehingga mampu menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung pembiayaan berbagai sektor ekonomi di daerah.


Baca: Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak


Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, dalam media update beberapa waktu lalu mengatakan kinerja industri perbankan hingga pertengahan tahun ini masih berada dalam tren yang positif.

"Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan pada posisi Juni 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset, DPK, dan kredit perbankan tumbuh masing-masing sebesar 5,99 persen, 5,71 persen, dan 5,27 persen secara year on year," kata Muchlasin.

Ia menjelaskan total aset perbankan Sulawesi Selatan kini telah mencapai Rp214,32 triliun atau meningkat dibandingkan posisi Juni 2025 yang sebesar Rp200,37 triliun.

Dari sisi penghimpunan dana masyarakat, DPK tumbuh menjadi Rp149,77 triliun dari sebelumnya Rp141,69 triliun.

Sementara itu, penyaluran kredit juga meningkat menjadi Rp176,30 triliun dibandingkan Rp167,47 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.


Baca: OJK Kukuhkan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Sumut, Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan


Muchlasin menilai pertumbuhan tersebut menunjukkan fungsi intermediasi perbankan masih berjalan optimal dalam mendukung kebutuhan pembiayaan masyarakat maupun dunia usaha.

"Kinerja intermediasi relatif cukup tinggi dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 117,71 persen namun tetap didukung dengan kualitas kredit atau Non Performing Loan (NPL) yang terkendali di level 3,70 persen," ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kemampuan perbankan menjaga keseimbangan antara penyaluran kredit dengan penghimpunan dana masyarakat tanpa mengabaikan aspek kehati-hatian.

Dari struktur penghimpunan dana, tabungan masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai mencapai Rp92,03 triliun atau sekitar 61,45 persen dari total DPK.

Sementara deposito tercatat sebesar Rp33,96 triliun atau sekitar 22,68 persen dan giro sebesar Rp23,77 triliun atau sekitar 15,87 persen.

Di sisi penyaluran kredit, kredit produktif masih mendominasi dengan nilai Rp91,89 triliun atau sekitar 52,28 persen dari total kredit.

Sedangkan kredit konsumsi mencapai Rp82,50 triliun atau sekitar 47,72 persen.

Muchlasin optimistis kondisi perbankan Sulawesi Selatan akan tetap terjaga seiring meningkatnya aktivitas ekonomi daerah dan tetap kuatnya fungsi intermediasi perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Tags: Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin Otoritas Jasa Keuangan OJK

Baca Juga

Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak
Perempuan Sulsel Paling Sering Tertipu Investasi Ilegal, Modus Jasa Periklanan Berkedok Deposit Terbanyak
300 Personel Lanud Sultan Hasanuddin dan Keluarga Belajar Perkuat Ketahanan Finansial di Era Digital
300 Personel Lanud Sultan Hasanuddin dan Keluarga Belajar Perkuat Ketahanan Finansial di Era Digital
OJK Kukuhkan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Sumut, Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
OJK Kukuhkan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Sumut, Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
OJK Cabut Izin 10 BPR hingga Juli 2026, Ini Daftar Lengkapnya
OJK Cabut Izin 10 BPR hingga Juli 2026, Ini Daftar Lengkapnya
10 BPR Ditutup hingga Juli 2026, OJK Cabut Izin Usaha Terbaru di Depok
10 BPR Ditutup hingga Juli 2026, OJK Cabut Izin Usaha Terbaru di Depok

Populer

  • 1
    McDonald's Tunjuk Skye Anderson sebagai Presiden McDonald's AS
  • 2
    Permintaan Tukar Tambah Toyota Baru Meningkat, Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan pada Juli 2026
  • 3
    Beli Honda Beat hingga PCX160 Makin Mudah. Uang Muka Mulai Rp700 Ribuan
  • 4
    Pencairan PIP Termin II 2026 Berlangsung hingga September, Begini Cara Cek dan Mencairkan Dana
  • 5
    KSAD Pimpin Sertijab Danpuspomad dan Dansecapaad, Tiga Yonif Resmi Masuk Jajaran Kostrad

Ekonomi

  • Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial Harmonis di Regional 4
    Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial Harmonis di Regional 4
  • AVOCE Celebes Rayakan Anniversary Pertama dengan Jalan Santai dan Bakti Sosial di Bulukumba
    AVOCE Celebes Rayakan Anniversary Pertama dengan Jalan Santai dan Bakti Sosial di Bulukumba
  • Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
    Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran

Peristiwa

  • Peresmian Gedung Balaputradewa Tandai Komitmen Nalanda Tingkatkan Mutu Pendidikan
    Peresmian Gedung Balaputradewa Tandai Komitmen Nalanda Tingkatkan Mutu Pendidikan
  • OpenAI Ungkap AI Agent Berkolaborasi Lakukan Peretasan Saat Uji Keamanan Siber
    OpenAI Ungkap AI Agent Berkolaborasi Lakukan Peretasan Saat Uji Keamanan Siber
  •  Tsunami Jepang 2011 Jadi Pelajaran Dunia: Salah Estimasi Gelombang Berujung Tragedi 18.500 Korban Jiwa
    Tsunami Jepang 2011 Jadi Pelajaran Dunia: Salah Estimasi Gelombang Berujung Tragedi 18.500 Korban Jiwa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID