Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Hiburan

Film Garapan Sineas Makassar 'Jangan Lupa Bahagia' Tayang di Bioskop, Kisah Perjuangan Anak Sulung Jadi Tulang Punggung Keluarga

Selasa, 8 September 2026 18:57
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Sutradara dan pemeran Jangan Lupa Bahagia berpose dalam Gala Premier film ini di XXI Mall Panakkukang, Makassar, Selasa (8/9/2026)


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Film Indonesia Jangan Lupa Bahagia karya sineas Makassar akhirnya menggelar gala premier setelah empat tahun dinanti sejak proses syuting dilakukan pada 2022.

Film garapan sutradara Andi Burhamzah tersebut mengangkat kisah Mula, anak sulung yang tiba-tiba harus menjadi tulang punggung keluarga dan menghadapi tanggung jawab besar setelah kehilangan kedua orang tuanya.

Dalam perjalanan tersebut, Mula mendapat dukungan dari dua sahabatnya, Tuming dan Abu, yang turut membantu meringankan beban yang dihadapinya.

Kepada media alam Gala Premier yang digelar di XXI Mall Panakkukang Selasa (8/9/2026), Andi Burhamzah mengatakan, sejak awal film tersebut memang dirancang untuk menghadirkan cerita keluarga dengan pendekatan yang berbeda.

Ia mengatakan, saat film tersebut mulai dikembangkan pada 2022, film keluarga belum terlalu banyak sehingga tim ingin menghadirkan sesuatu yang sedikit berbeda.

Pesan mengenai makna kebahagiaan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan cerita film tersebut.

Andi mengatakan, sebelum proses syuting dimulai, tim terlebih dahulu menyusun statement film sebagai dasar pengembangan cerita.

“Kita itu cenderung berpikir bahwa bahagia itu saat cita-cita kita atau keinginan kita bisa tercapai. Padahal, setiap proses seharusnya juga bisa menjadi tempat di mana kebahagiaan itu muncul,” kata Andi.

Menurutnya, pesan tersebut menjadi salah satu gagasan yang ingin disampaikan melalui Jangan Lupa Bahagia.

Film tersebut kemudian menjalani proses produksi dengan melibatkan Tuming dan Abu yang memang telah dirancang sejak awal untuk tampil dalam film.

Sementara pemeran Ulla, Ima, Iqbal dan Aca mengikuti proses casting maupun screen test.

Untuk Aca, proses yang dilakukan hanya berupa screen test untuk melihat kesesuaiannya dengan karakter yang akan dimainkan.

“Kalau Aca, kita cuma screen test, cocok nggak ya Aca memerankan karakter ini? Dan ternyata cocok,” ujar Tuming.

Dalam kesempatan tersebut Tuming juga mengungkapkan alasan dirinya dan Abu sejak awal dirancang untuk menjadi bagian dari film tersebut.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari keinginan tim untuk membuat film yang berbeda ketika pertama kali dikembangkan pada 2022.

“Jujur, dulu memang didesain seperti ini karena kita mau bikin suatu film yang berbeda. Saat itu, tahun 2022, film keluarga belum terlalu banyak,” kata Tuming.

Namun, ketika film tersebut akhirnya hadir pada 2026, kondisi industri film justru menunjukkan bahwa film keluarga tengah menjadi tren.

Tuming mengatakan, situasi tersebut membuat Jangan Lupa Bahagia seolah-olah ikut mengikuti tren film keluarga yang sedang berkembang.

“Nah, pas tahun 2026 ini, ternyata memang sedang tren film-film keluarga. Jadi seakan-akan kita ikut tren. Padahal, dulu niatnya supaya agak berbeda sedikit. Malah sekarang lebih bagus sih. Jadi kita riding the wave,” ujarnya.

Selain menceritakan konsep film, Tuming juga mengungkapkan pengalaman selama proses syuting.

Menurutnya, secara keseluruhan proses produksi berjalan aman, meski sejumlah kendala muncul ketika berada di lapangan.

Ia menyebut lokasi syuting menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi tim karena proses produksi dilakukan di daerah utara.

“Betul, paling itu lokasi-lokasi. Karena kami ini syuting di daerah utara. Alhamdulillah, semua bisa teratasi,” kata Tuming.

Menurutnya, berbagai kejadian tak terduga juga beberapa kali muncul ketika proses pengambilan gambar.

“Pokoknya di lokasi syuting memang banyak rintangannya. Saat action, tiba-tiba ada yang lewat, ada suara booming, dan hal-hal tak terduga lainnya,” ujarnya.

Meski menghadapi berbagai kendala, Tuming mengatakan proses produksi tetap dapat berjalan lancar karena kekompakan seluruh tim.

“Tapi selama proses syuting, alhamdulillah timnya semua kompak dan alhamdulillah lancar. Banyak support juga,” katanya.

Sementara itu, pemeran Ulla, Alghifahri Jasin, mengungkapkan tantangan tersendiri ketika harus berada satu frame dengan Tuming dan Abu.

Menurut Alghifahri, sebagian penonton sudah mengenal Tuming dan Abu sebagai sosok yang selama ini menghibur dan membuat penonton tertawa.

Karena itu, ia harus menghilangkan terlebih dahulu bayangan tentang figur Tuming dan Abu yang selama ini dikenal penonton ketika menjalani adegan bersama keduanya.

“Jadi saya perlu menyingkirkan figur Tuming dan Abu dulu di kepala saya yang selama ini kita tonton sama-sama,” kata Alghifahri.

Ia juga harus mampu menahan tawa ketika menghadapi improvisasi yang dilakukan Tuming dan Abu selama proses akting.

“Tapi rasa-rasanya ketika action, saya harus sadar betul, ‘Oke, saya harus tahan ketawa,’ apa pun improvisation-nya ini,” ujarnya.

Bagi Alghifahri, kesempatan bekerja bersama para pemain dan kru film tersebut juga menjadi sebuah kehormatan.

Terlebih, ia menilai Tuming dan Abu sebagai sosok yang telah bertahun-tahun menghibur masyarakat.

“Apalagi beliau berdua ini adalah legend menurut saya, yang bertahun-tahun menghibur dan membuat kita tertawa,” katanya.

Alghifahri mengatakan karakter Ulla merupakan anak sulung yang memiliki dua adik, salah satunya Akif yang merupakan anak paling bungsu.

Ulla tidak menyangka akan menghadapi perubahan besar dalam hidupnya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Kondisi tersebut membuat tanggung jawab ekonomi keluarga dan peran sebagai tulang punggung berpindah kepada anak pertama.

“Ditinggal oleh kedua orang tuanya, lalu tiba-tiba tanggung jawab ekonomi dan menjadi tulang punggung kemudian berpindah kepada anak yang pertama,” kata Alghifahri.


Baca: Pelukan Haru Penonton Makassar untuk Fanny Kondoh, Usai Nobar Tayang Perdana Baby Udon Bareng Denny Sumargo


Dalam menghadapi situasi tersebut, Ulla mendapat dukungan dari Tuming dan Abu yang selalu menemaninya menjalani perjalanan hidup.

“Nah, syukurnya Ulla punya dua teman, Tuming dan Abu, yang kemudian selalu menemani Ulla dalam perjalanan ini,” ujarnya.

Andi berharap Jangan Lupa Bahagia dapat menjangkau lebih banyak penonton setelah memasuki tahap gala premier.

“Harapannya, film ini bisa menjangkau lebih banyak penonton supaya cita-cita filmnya bisa lebih besar dan bisa bertemu dengan lebih banyak orang,” kata Andi.


Baca: Film Uang Passolo Angkat Tradisi Rumit Pernikahan Bugis Makassar, Gala Premier Dihadiri Wawali Makassar hingga Fenny Frans


Film drama keluarga Jangan Lupa Bahagia akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 10 September 2026. 

Film iIndonesia ni akan menampilkan Alghifahri Jasin yang berperan sebagai Ulla, Jasmin Risach sebagai Imma, dan M Aqif Difullah sebagai Ikbal. Sejumlah aktor lain turut terlibat, di antaranya Tumming, Abu, Andi Batari Bintang, Adhy Basto, Jade Thamrin, dan Arman Dewarti.

 

Tags: film indonesia film makassar jangan lupa bahagia Tumming Abu


Baca Juga

Pelukan Haru Penonton Makassar untuk Fanny Kondoh, Usai Nobar Tayang Perdana Baby Udon Bareng Denny Sumargo
Pelukan Haru Penonton Makassar untuk Fanny Kondoh, Usai Nobar Tayang Perdana Baby Udon Bareng Denny Sumargo
Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda
Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda
Nobar di Makassar Meriah, Animasi Garuda Di Dadaku Angkat Perjuangan Pesepak Bola Cilik Mengejar Mimpi
Nobar di Makassar Meriah, Animasi Garuda Di Dadaku Angkat Perjuangan Pesepak Bola Cilik Mengejar Mimpi
Badut Gendong Hadirkan Teror Hantu Perempuan di Perkebunan Tebu, Film Berdarah yang Jadi Jembatan ke Semesta Qodrat
Badut Gendong Hadirkan Teror Hantu Perempuan di Perkebunan Tebu, Film Berdarah yang Jadi Jembatan ke Semesta Qodrat
Raffi Ahmad Sapa Penonton Pelangi di Mars di Nipah XXI Makassar, Film Sci-Fi Hadirkan Pesan Kuatnya Perempuan, Sains, dan Mimpi Anak Indonesia
Raffi Ahmad Sapa Penonton Pelangi di Mars di Nipah XXI Makassar, Film Sci-Fi Hadirkan Pesan Kuatnya Perempuan, Sains, dan Mimpi Anak Indonesia

Populer

  • 1
    Asuransi Astra Hadir di Toyota Serbu Makassar, Veloz dan Yaris Cross Dapat Tanggungan 2 Tahun
  • 2
    Viral Soal Wajib Tunjukkan STNK untuk Beli BBM Subsidi, Pertamina Beri Klarifikasi
  • 3
    Kepala Sekolah di Pekalongan Dicopot Usai Rekaman CCTV Viral
  • 4
    Pemkot Tangerang Minta Warga Waspadai Abu Vulkanik, Masker Dipakai Secukupnya
  • 5
    Haaland Capai 300 Gol, Rekornya Hanya Kalah dari Messi

Ekonomi

  • PJM Perkuat Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Pelabuhan Banten dan Panjang
    PJM Perkuat Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Pelabuhan Banten dan Panjang
  • Telkomsel IndonesiaNEXT Antarkan Talenta Sulsel Tembus Panggung Nasional, Alya Raih Best Hustler 2026
    Telkomsel IndonesiaNEXT Antarkan Talenta Sulsel Tembus Panggung Nasional, Alya Raih Best Hustler 2026
  • Asuransi Astra Hadir di Toyota Serbu Makassar, Veloz dan Yaris Cross Dapat Tanggungan 2 Tahun
    Asuransi Astra Hadir di Toyota Serbu Makassar, Veloz dan Yaris Cross Dapat Tanggungan 2 Tahun

Peristiwa

  • Pemkot Tangerang Minta Warga Waspadai Abu Vulkanik, Masker Dipakai Secukupnya
    Pemkot Tangerang Minta Warga Waspadai Abu Vulkanik, Masker Dipakai Secukupnya
  • Wall Street Tutup Hari Ini, Investor AS Kembali Berdagang Selasa
    Wall Street Tutup Hari Ini, Investor AS Kembali Berdagang Selasa
  • Gas SO2 Anak Krakatau Meluas, BMKG Ingatkan Warna Peta Satelit Bukan Indikator Bahaya di Permukaan
    Gas SO2 Anak Krakatau Meluas, BMKG Ingatkan Warna Peta Satelit Bukan Indikator Bahaya di Permukaan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID