LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga mengikuti Defile Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026).
Defile tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 yang mempertemukan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai daerah, kementerian, dan lembaga di Indonesia.
Kegiatan diawali penampilan Tari Pakkarena Muri-Muriang yang dibawakan kelompok binaan Dinas Kebudayaan Kota Makassar.
Penampilan tersebut menjadi suguhan budaya sekaligus bentuk penyambutan Pemerintah Kota Makassar kepada para kafilah yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.
Setelah tari tradisional, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan marching band binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar.
Marching band membuka barisan sebelum 117 kafilah mengikuti iring-iringan defile sesuai rute yang telah ditentukan.
Masing-masing kafilah membawa identitas provinsi, kementerian, maupun lembaga yang mereka wakili dalam MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
Defile dimulai dari depan Kantor Makassar Government Center (MGC) dan dilanjutkan menuju Halaman Kantor Wali Kota Makassar.
Dalam perjalanan, para kafilah melintas di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sulaiman Sudirman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan.
Para peserta tampak menyapa dan melambaikan tangan kepada para pejabat yang menyambut iring-iringan tersebut.
Setelah melewati rangkaian penyambutan, para kafilah melanjutkan perjalanan sekitar 1,7 kilometer menuju Lapangan Karebosi yang menjadi lokasi pembukaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr Andi Zulkifly, mengatakan Kota Makassar dipercaya menjadi lokasi pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional yang diawali dengan defile seluruh peserta.
Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti defile tidak hanya berasal dari pemerintah daerah, tetapi juga kementerian dan lembaga dari seluruh Indonesia.
“Untuk pembukaan itu di Kota Makassar. Sebentar di Lapangan Karebosi, insya Allah ini hari kita lakukan defile dulu untuk para peserta lomba yang ikut di semua se-Indonesia. Bukan hanya kabupaten/kota, tetapi kementerian juga yang ikut,” jelasnya.
Menurut Zulkifly, setelah defile, rangkaian pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional dijadwalkan berlangsung pada malam hari di Lapangan Karebosi.
Sementara itu, pelaksanaan perlombaan akan berlangsung di sejumlah lokasi yang telah disiapkan di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
“Nah, sebentar malam pembukaannya. Kemudian perlombaannya itu nanti ada di beberapa tempat, termasuk di Pangkep dan Makassar. Kalau di Makassar itu kita siapkan di Balai Kota ada, kemudian di Mall Pelayanan Publik juga kita siapkan, kemudian ada juga di Asrama Haji Sudiang. Nah, itu di situ perlombaannya,” katanya.
Zulkifly menambahkan, rangkaian MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 nantinya akan ditutup di Kabupaten Pangkep.
“Penutupannya di Kota Pangkep, Kabupaten Pangkep. Iya, insya Allah nanti berakhir di sana,” ujarnya.
Pelaksanaan defile menjadi salah satu momentum penting dalam penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.
Selain menjadi bagian dari rangkaian pembukaan, kegiatan tersebut juga memperlihatkan keberagaman peserta yang berasal dari berbagai daerah serta kementerian dan lembaga di Indonesia.
Kehadiran ribuan peserta di Makassar dan Pangkep sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah agenda nasional yang menggabungkan nilai keagamaan, kebersamaan, serta silaturahmi antaraparatur dari seluruh Indonesia.



