LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Musim kemarau mendorong peningkatan perhatian terhadap ketersediaan LPG 3 Kg di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pasokan LPG 3 Kg di sejumlah daerah yang mengalami peningkatan kebutuhan, terutama Wajo, Sidrap, Soppeng, Parepare, Barru, dan Pinrang.
Penguatan pasokan dilakukan melalui mekanisme extra dropping secara selektif selama minggu ketiga hingga minggu keempat Agustus 2026.
Baca: Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 34 Persen di Empat Daerah Sulsel
Langkah tersebut dilakukan setelah Pertamina memantau perkembangan konsumsi dan kondisi stok LPG 3 Kg di masing-masing wilayah.
Tambahan pasokan tidak diberikan secara seragam, melainkan diarahkan ke daerah yang berdasarkan pemantauan membutuhkan penguatan distribusi.
Selain extra dropping, penyaluran LPG 3 Kg tetap berjalan selama periode libur 17 dan 25 Agustus.
Pada dua periode libur tersebut, realisasi penyaluran mencapai 200 persen dari alokasi normal harian.
Kebijakan itu dilakukan untuk memastikan distribusi tetap berjalan ketika aktivitas masyarakat masih berlangsung meski memasuki hari libur.
Di luar penyaluran reguler tersebut, Pertamina kembali memberikan extra dropping ke sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan.
Secara keseluruhan, dukungan pasokan LPG 3 Kg pada periode tersebut mencapai 229 persen dari rata-rata alokasi harian.
Baca: 392.910 Tabung LPG 3 Kg Ditambah Pertamina Sulawesi untuk Libur Long Weekend
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penguatan distribusi dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
"Kami terus memetakan kebutuhan LPG 3 Kg di wilayah Sulselbar, termasuk daerah yang terdampak kondisi kemarau. Tambahan pasokan diberikan secara selektif dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi stok serta perkembangan konsumsi di masing-masing wilayah," ujar Lilik.
Menurut Lilik, kelancaran distribusi juga bergantung pada koordinasi antara Pertamina dengan jaringan agen dan pangkalan.
Pemantauan dilakukan hingga tingkat lembaga penyalur untuk memastikan tambahan pasokan yang diberikan dapat segera diterima dan disalurkan kepada masyarakat.
"Penyaluran kami kawal bersama jaringan agen dan pangkalan agar tambahan pasokan dapat diterima masyarakat sesuai kebutuhan. Kami akan terus melakukan evaluasi dan menyesuaikan pola distribusi apabila terdapat perubahan kebutuhan di lapangan," tambah Lilik.
Penguatan pasokan ini menjadi bagian dari upaya Pertamina menjaga ketahanan energi masyarakat di tengah perubahan kebutuhan selama musim kemarau.
Pola distribusi akan terus disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, termasuk apabila terjadi peningkatan konsumsi yang dipengaruhi faktor cuaca maupun aktivitas masyarakat.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan LPG 3 Kg secara bijak dan sesuai peruntukannya.
Masyarakat diminta membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi dapat berlangsung merata serta menjangkau masyarakat yang berhak.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau kondisi stok dan penyaluran LPG 3 Kg di seluruh wilayah Sulselbar.
Evaluasi secara berkala akan menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan tambahan pasokan sekaligus memastikan layanan energi tetap berjalan optimal.
Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Pertamina maupun menemukan kendala atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran LPG dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135.
Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.



