LUMINASIA.ID, Barcelona — Espanyol terhindar dari kekalahan setelah mencetak gol pada menit-menit akhir untuk menahan Sevilla 1-1 dalam lanjutan La Liga di Stadion Cornella-El Prat, Senin (7/9) dini hari WIB.
Pertandingan berlangsung ketat dan semakin menarik setelah Sevilla harus bermain dengan 10 pemain. Bek mereka, Sangante, mendapat kartu merah pada menit ke-55 sehingga tuan rumah memiliki keuntungan jumlah pemain.
Espanyol sebenarnya sempat memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol. Omar El Hilali menjebol gawang Sevilla pada menit ke-61. Namun, keunggulan itu tidak bertahan karena VAR menyatakan El Hilali berada dalam posisi offside. Gol pun dibatalkan.
Sevilla yang bermain dengan satu pemain lebih sedikit justru mampu mengejutkan tuan rumah. Pada menit ke-84, pemain pengganti Lucas Stassin memanfaatkan bola liar di sekitar mulut gawang untuk membuka keunggulan sekaligus mencatatkan gol pertamanya bersama Sevilla.
Espanyol tidak menyerah. Tuan rumah terus meningkatkan tekanan hingga akhirnya memperoleh hasil pada masa injury time.
Memasuki menit ke-97 atau 90+7, Marcos Fernandez menjadi penyelamat Espanyol. Ia menyambar bola rebound setelah tembakan sebelumnya mengenai mistar gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Kiper Espanyol, Marko Dmitrovic, juga memiliki peran penting sepanjang pertandingan. Sejumlah penyelamatan yang dilakukannya membantu tuan rumah tetap bertahan hingga akhirnya mampu mencetak gol penyama kedudukan.
Hasil tersebut membuat Sevilla harus puas membawa pulang satu poin setelah nyaris mengamankan kemenangan meski bermain dengan 10 pemain. Sementara bagi Espanyol, gol di penghujung laga menjadi bukti kegigihan mereka untuk menghindari kekalahan di hadapan pendukung sendiri.



