Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Jangan Asal Pakai Variasi Cover Radiator di Motor Matic, Ini Risikonya

Selasa, 29 September 2026 15:32
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
vario menggunakan variasi cover radiator

 

LUMINASIA.ID, JAKARTA - Penggunaan cover radiator pada motor matic perlu diperhatikan karena aksesori yang tidak dirancang dengan baik dapat menghambat aliran udara menuju radiator dan berisiko membuat mesin mengalami overheat.

Dilansir wahanahonda untuk tips Honda, kondisi tersebut perlu diwaspadai terutama pada motor matic seperti Honda Vario 160 dan Honda PCX 160 yang menggunakan sistem pendinginan dengan radiator untuk menjaga temperatur mesin tetap dalam batas kerja.

Radiator berfungsi sebagai penukar panas dengan bantuan cairan pendingin atau coolant yang membawa panas dari mesin untuk kemudian didinginkan oleh udara yang melewati sirip-sirip radiator.

Agar proses pendinginan berjalan optimal, radiator membutuhkan suplai udara yang cukup dan tidak terhambat.

Masalah dapat muncul ketika pemilik motor memasang cover radiator variasi yang lebih mengutamakan tampilan dibandingkan fungsi teknis.

Sejumlah cover radiator variasi memiliki celah udara yang sangat sempit atau bahkan tertutup oleh ornamen sehingga aliran udara menuju sirip radiator menjadi terhambat.

Ketika aliran udara berkurang, proses pelepasan panas dari radiator juga dapat terganggu dan membuat mesin bekerja pada temperatur yang lebih tinggi.

Jika kondisi tersebut terus berlangsung, temperatur internal mesin dapat melewati batas toleransi dan memicu overheat.

Gejala awal dapat diketahui melalui indikator suhu pada panel meter digital yang menyala merah atau munculnya lampu MIL atau Malfunction Indicator Lamp.

Ketika indikator tersebut sudah menyala, pengendara tidak disarankan memaksakan motor terus digunakan karena kondisi overheat dapat menyebabkan mesin kehilangan tenaga atau ngempos hingga akhirnya mati.

Kerusakan akibat suhu mesin yang terlalu tinggi juga dapat merembet ke sejumlah komponen mesin.

Suhu ekstrem berisiko menyebabkan kepala silinder melenting, piston macet, hingga kerusakan pada seal mesin.

Biaya perbaikan akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh overheat juga dapat mencapai jutaan rupiah.

Karena itu, pemilik motor yang ingin memodifikasi area radiator tetap perlu memperhatikan fungsi utama sistem pendinginan dan tidak hanya mempertimbangkan desain aksesori.

Wahana Honda menyarankan pemilik motor tetap menggunakan cover radiator standar pabrikan yang telah dirancang dengan memperhatikan kebutuhan aliran udara.

Jika ingin menggunakan aksesori tambahan, pemilik motor dapat memilih Honda Genuine Accessories (HGA) yang dirancang khusus untuk motor Honda.

Aksesori resmi tersebut dibuat dengan mempertimbangkan tampilan dan fungsi, termasuk menyediakan celah udara yang tetap mendukung proses pendinginan serta melalui pengujian durabilitas.

Penggunaan aksesori yang sesuai juga disebut dapat membantu menjaga performa mesin dan tidak menggugurkan klaim garansi mesin.

Pemilik motor juga dapat berkonsultasi dengan mekanik AHASS sebelum melakukan modifikasi pada area radiator untuk memastikan aksesori yang digunakan tidak mengganggu sistem pendinginan.  

LUMINASIA.ID, JAKARTA - Penggunaan cover radiator pada motor matic perlu diperhatikan karena aksesori yang tidak dirancang dengan baik dapat menghambat aliran udara menuju radiator dan berisiko membuat mesin mengalami overheat.

Dilansir wahanahonda untuk tips Honda, kondisi tersebut perlu diwaspadai terutama pada motor matic seperti Honda Vario 160 dan Honda PCX 160 yang menggunakan sistem pendinginan dengan radiator untuk menjaga temperatur mesin tetap dalam batas kerja.

Baca: 7 Tips Merawat Motor Honda saat Musim Kemarau, agar Tetap Prima

Radiator berfungsi sebagai penukar panas dengan bantuan cairan pendingin atau coolant yang membawa panas dari mesin untuk kemudian didinginkan oleh udara yang melewati sirip-sirip radiator.

Agar proses pendinginan berjalan optimal, radiator membutuhkan suplai udara yang cukup dan tidak terhambat.

Masalah dapat muncul ketika pemilik motor memasang cover radiator variasi yang lebih mengutamakan tampilan dibandingkan fungsi teknis.

Sejumlah cover radiator variasi memiliki celah udara yang sangat sempit atau bahkan tertutup oleh ornamen sehingga aliran udara menuju sirip radiator menjadi terhambat.

Ketika aliran udara berkurang, proses pelepasan panas dari radiator juga dapat terganggu dan membuat mesin bekerja pada temperatur yang lebih tinggi.

Jika kondisi tersebut terus berlangsung, temperatur internal mesin dapat melewati batas toleransi dan memicu overheat.

Gejala awal dapat diketahui melalui indikator suhu pada panel meter digital yang menyala merah atau munculnya lampu MIL atau Malfunction Indicator Lamp.

Ketika indikator tersebut sudah menyala, pengendara tidak disarankan memaksakan motor terus digunakan karena kondisi overheat dapat menyebabkan mesin kehilangan tenaga atau ngempos hingga akhirnya mati.

Kerusakan akibat suhu mesin yang terlalu tinggi juga dapat merembet ke sejumlah komponen mesin.

Suhu ekstrem berisiko menyebabkan kepala silinder melenting, piston macet, hingga kerusakan pada seal mesin.

Biaya perbaikan akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh overheat juga dapat mencapai jutaan rupiah.

Karena itu, pemilik motor yang ingin memodifikasi area radiator tetap perlu memperhatikan fungsi utama sistem pendinginan dan tidak hanya mempertimbangkan desain aksesori.

Wahana Honda menyarankan pemilik motor tetap menggunakan cover radiator standar pabrikan yang telah dirancang dengan memperhatikan kebutuhan aliran udara.

Jika ingin menggunakan aksesori tambahan, pemilik motor dapat memilih Honda Genuine Accessories (HGA) yang dirancang khusus untuk motor Honda.

Aksesori resmi tersebut dibuat dengan mempertimbangkan tampilan dan fungsi, termasuk menyediakan celah udara yang tetap mendukung proses pendinginan serta melalui pengujian durabilitas.

Baca: Tips Safety Riding Asmo Sulsel: Posisi Berkendara, Menikung hingga Membonceng

Penggunaan aksesori yang sesuai juga disebut dapat membantu menjaga performa mesin dan tidak menggugurkan klaim garansi mesin.

Pemilik motor juga dapat berkonsultasi dengan mekanik AHASS sebelum melakukan modifikasi pada area radiator untuk memastikan aksesori yang digunakan tidak mengganggu sistem pendinginan. 

Tags: tips honda Honda Vario

Baca Juga

8 Tips Merawat Aki Kering Motor Honda, Bisa Awet hingga 3 Tahun
8 Tips Merawat Aki Kering Motor Honda, Bisa Awet hingga 3 Tahun
Motor Jarang Dipakai? Perhatikan 3 Hal Ini agar Tidak Rusak
Motor Jarang Dipakai? Perhatikan 3 Hal Ini agar Tidak Rusak
Bocoran Harga Honda Vario 125 Street 2026, Sudah Nongol di Dealer
Bocoran Harga Honda Vario 125 Street 2026, Sudah Nongol di Dealer
Suara Klakson Mendadak Cempreng? Jangan Dibiarkan, Bisa Jadi Ada Masalah
Suara Klakson Mendadak Cempreng? Jangan Dibiarkan, Bisa Jadi Ada Masalah
7 Tips Merawat Motor Honda saat Musim Kemarau, agar Tetap Prima
7 Tips Merawat Motor Honda saat Musim Kemarau, agar Tetap Prima
Harga Honda Vario di Asmo Sulsel September 2026, Mulai Rp26 Juta
Harga Honda Vario di Asmo Sulsel September 2026, Mulai Rp26 Juta

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Pelindo Jasa Maritim Evaluasi Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal di Perairan Bontang
  • 3
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan
  • 4
    Deru Mesin Poliwako Bangun Talenta Muda di Tengah Gerak Hilirisasi
  • 5
    PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Tiga Wilayah ke Kriyanusa 2026

Ekonomi

  • Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor
    Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor
  • Bukit Baruga Pertahankan RTH sebagai Ruang Aktivitas Warga di Kawasan Hunian
    Bukit Baruga Pertahankan RTH sebagai Ruang Aktivitas Warga di Kawasan Hunian
  • VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih  BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID