Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

OJK Catat Dana IPO dan Penawaran Umum Capai Rp186,03 Triliun hingga September 2026

Senin, 5 Oktober 2026 21:53
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan September 2026, Senin (5/10/2026)


LUMINASIA.ID, JAKARTA – Penghimpunan dana korporasi melalui penawaran umum di pasar modal mencapai Rp186,03 triliun secara kumulatif sejak awal tahun hingga akhir September 2026, berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 September 2026.

Dipaparkn dalam rilis usai konfrensi pers Senin (5/10/2026) dana tersebut dihimpun melalui tujuh penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), 18 penawaran umum terbatas (PUT), 11 penawaran umum efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS), serta 123 penawaran umum berkelanjutan EBUS.

Selain penawaran yang telah terealisasi, terdapat 29 rencana penawaran umum dalam pipeline dengan total nilai indikatif Rp26,47 triliun.

OJK mencatat realisasi penghimpunan dana sepanjang 2026 masih dapat dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk dinamika pasar, minat investor, serta pertimbangan emiten dalam menentukan waktu penerbitan dan biaya pendanaan.

OJK terus mencermati perkembangan tersebut dan mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan dunia usaha, dengan tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi dan pelindungan investor.

Di luar penawaran umum, penghimpunan dana melalui securities crowdfunding (SCF) juga terus berjalan. Sepanjang September 2026, terdapat 15 efek baru dan sembilan penerbit baru yang menghimpun dana sebesar Rp22,92 miliar.

Dengan perkembangan tersebut, total dana yang dihimpun melalui SCF secara agregat mencapai Rp2,06 triliun.

Pada pasar keuangan derivatif, sejak 10 Januari 2025 hingga 30 September 2026, sebanyak 113 pihak telah memperoleh persetujuan prinsip dari OJK.

Volume transaksi derivatif tercatat sebanyak 42.718 lot pada September 2026. Dengan demikian, total volume transaksi sepanjang Januari-September 2026 mencapai 395.571 lot.

Sementara itu, Bursa Karbon mencatat 160 pengguna jasa terdaftar sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 30 September 2026.

Secara agregat, volume transaksi Bursa Karbon mencapai 1,98 juta ton setara karbon dioksida (tCO2e), dengan akumulasi nilai transaksi sebesar Rp93,97 miliar.

Untuk menjaga integritas pasar, meningkatkan kepatuhan, dan melindungi investor, OJK juga memperkuat pengawasan serta penegakan hukum di bidang pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon (PMDK).

Secara kumulatif hingga 30 September 2026, OJK menjatuhkan sanksi administratif atas pemeriksaan kasus berupa denda Rp112,79 miliar kepada 136 pihak, dua pencabutan izin, satu pembatalan Surat Tanda Terdaftar (STTD), enam pembekuan izin, 18 peringatan tertulis, serta lima perintah tertulis.

OJK juga menjatuhkan denda atas keterlambatan sebesar Rp277 miliar kepada 699 pihak dan 222 sanksi peringatan tertulis. Untuk pelanggaran non-kasus selain keterlambatan, OJK mengenakan denda Rp500 juta serta 196 sanksi peringatan tertulis.

Khusus sepanjang September 2026, OJK mengenakan denda Rp8,5 miliar atas pelanggaran ketentuan perundang-undangan di bidang PMDK serta menjatuhkan lima sanksi administratif berupa peringatan tertulis.

Tags: OJK IPO

Baca Juga

Kemenhaj dan OJK Bahas Rekening Penampungan untuk Lindungi Dana Jemaah Umrah
Kemenhaj dan OJK Bahas Rekening Penampungan untuk Lindungi Dana Jemaah Umrah
OJK Cabut Izin Tiga BPR dan BPRS Sepanjang September 2026
OJK Cabut Izin Tiga BPR dan BPRS Sepanjang September 2026
OJK Minta Bank Periksa dan Blokir Hampir 39 Ribu Rekening Judi Online
OJK Minta Bank Periksa dan Blokir Hampir 39 Ribu Rekening Judi Online
Deposito Mulai Dilirik Lagi! Tumbuh 13,10 Persen per Agustus 2026
Deposito Mulai Dilirik Lagi! Tumbuh 13,10 Persen per Agustus 2026
Wow! Rekening Paylater di Indonesia Capai 34 Juta, Nilai Capai Rp31 T
Wow! Rekening Paylater di Indonesia Capai 34 Juta, Nilai Capai Rp31 T
Kredit Perbankan Tembus Rp9.178 Triliun, Kredit Investasi Tumbuh Tertinggi
Kredit Perbankan Tembus Rp9.178 Triliun, Kredit Investasi Tumbuh Tertinggi

Populer

  • 1
    Tawakkal Kahar Nahkodai MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar
  • 2
    Hujan Deras Guyur Tajuncu Soppeng, Warga Bersyukur Setelah Berbulan-bulan Panas
  • 3
    BMKG Peringatkan Cuaca Hari Ini Jumat 9 Oktober 2026, Panas dan Angin Kencang Gowa Terasa hingga 45 Derajat
  • 4
    Pelindo Jasa Maritim Siapkan Layanan STS di Nipah, Mitra Usaha Siap Kembali
  • 5
    XLSMART Resmikan Tiga XL Center Baru di Makassar

Ekonomi

  • Kemenhaj dan OJK Bahas Rekening Penampungan untuk Lindungi Dana Jemaah Umrah
    Kemenhaj dan OJK Bahas Rekening Penampungan untuk Lindungi Dana Jemaah Umrah
  • OJK Cabut Izin Tiga BPR dan BPRS Sepanjang September 2026
    OJK Cabut Izin Tiga BPR dan BPRS Sepanjang September 2026
  • OJK Minta Bank Periksa dan Blokir Hampir 39 Ribu Rekening Judi Online
    OJK Minta Bank Periksa dan Blokir Hampir 39 Ribu Rekening Judi Online

Peristiwa

  • Tawakkal Kahar Nahkodai MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar
    Tawakkal Kahar Nahkodai MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar
  • Siap-siap! Mulai 2027 Siswa Bisa Tak Naik Kelas Lagi
    Siap-siap! Mulai 2027 Siswa Bisa Tak Naik Kelas Lagi
  •  Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
    Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID