LUMINASIA.ID, JAKARTA – Baki debet kredit buy now pay later (BNPL) atau paylater yang dilaporkan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) mencapai Rp31,41 triliun pada Agustus 2026, dengan jumlah rekening tercatat sekitar 34 juta.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaparkan perkembangan tersebut dalam rilis hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan September 2026 setelah konferensi pers yang digelar Senin (5/10/2026).
Nilai kredit BNPL tersebut setara dengan 0,34 persen dari total kredit perbankan, tetapi pertumbuhannya masih tergolong tinggi, yakni 29,10 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).
Pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 31,22 persen secara tahunan.
Dari sisi jumlah rekening, kredit BNPL meningkat dari sekitar 33,50 juta rekening pada Juli 2026 menjadi 34 juta rekening pada Agustus 2026.
Data OJK memperlihatkan nilai baki debet BNPL dan jumlah rekeningnya masih bertambah, meskipun laju pertumbuhan tahunannya melambat dibandingkan bulan sebelumnya.




