Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Viral

Viral Balita Menangis Sendirian Ditinggal Orangtua ke Puncak Gunung Prau, Ini Kronologi Lengkap dan Pengakuan Ayah

Sabtu, 17 Oktober 2026 19:43
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
viral balita menangis ditinggal orangtuanya ke p uncak gunung

 

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Video balita menangis sendirian di dalam tenda kawasan Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, viral di media sosial setelah kedua orang tuanya melanjutkan perjalanan menuju puncak saat anak tersebut sedang tertidur.

Peristiwa balita ditinggal di tenda Gunung Prau itu terjadi pada Kamis (15/10/2026) dan menjadi perhatian setelah tangisan anak tersebut terdengar oleh pendaki lain yang berada di sekitar lokasi perkemahan.

Setelah video tersebut ramai diperbincangkan, ayah balita itu menyampaikan permintaan maaf dan mengakui kelalaiannya dalam menjaga anaknya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @ranger_prau pada Sabtu (17/10/2026), sang ayah mengakui kesalahannya karena meninggalkan anak saat melanjutkan perjalanan menuju puncak.

“Saya selaku orang tua di video tersebut, memohon maaf atas kelalaian saya dalam menjaga anak saya,” ujar sang ayah dalam video tersebut, seperti dikutip dari Rehat Kopi.

Ia mengatakan kejadian itu akan menjadi pelajaran agar lebih baik dalam menjaga anak-anaknya.

“Ini akan menjadi pembelajaran buat saya dalam menjaga anak-anak saya dengan lebih baik lagi,” lanjutnya.

Sang ayah juga menyampaikan terima kasih kepada pendaki yang membantu menenangkan anaknya ketika terbangun dan menangis sendirian di dalam tenda.

“Saya juga berterima kasih kepada kakaknya yang telah menjaga anak saya, dengan kejadian ini menjadi teguran bagi saya selaku orang tua. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” sambungnya.

Kronologi Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau

Pengelola Basecamp Gunung Prau via Patak Banteng, Solichun, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut kedua orang tua balita telah mendatangi basecamp pada Sabtu (17/10/2026) untuk memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf.

“Jadi, intinya kejadian itu memang benar dan anak itu sekarang sudah bersama orang tuanya,” kata Solichun, Sabtu (17/10/2026), seperti dikutip dari Kompas.com.

Menurut Solichun, rombongan pendaki asal Semarang itu mulai mendaki pada Rabu (14/10/2026) dan turun pada Kamis (15/10/2026).

Rombongan tersebut terdiri dari kedua orang tua, seorang balita, serta sejumlah teman mereka.

Kejadian bermula ketika kedua orang tua balita mendapat informasi dari sesama pendaki bahwa perjalanan menuju puncak hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Saat itu, anak mereka sedang tertidur di dalam tenda sehingga kedua orang tua memutuskan melanjutkan perjalanan menuju puncak.

Sebelum berangkat, mereka disebut telah menitipkan anaknya kepada seorang teman yang berkemah di tenda sebelah.

Namun, ketika balita tersebut terbangun, orang yang dititipi untuk menjaganya ternyata juga sedang tertidur.

Balita itu kemudian menangis karena tidak menemukan orang tuanya, hingga tangisannya terdengar oleh pendaki lain yang berada di sekitar lokasi perkemahan.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam unggahan akun @ranger_prau, pendaki lain kemudian membantu menenangkan anak tersebut.

Pengelola basecamp memastikan balita itu kini telah kembali bersama orang tuanya.

Tags: Viral

Baca Juga

VIRAL Disebut Menikah dengan Umi Pipik, Ini Kata Ustaz Maulana
VIRAL Disebut Menikah dengan Umi Pipik, Ini Kata Ustaz Maulana
Ini Penyebab Jembatan di Kabupaten Pangandaran Miring Saat Peresmian, TNI AD Ungkap Hasil Investigasi
Ini Penyebab Jembatan di Kabupaten Pangandaran Miring Saat Peresmian, TNI AD Ungkap Hasil Investigasi
Yuk Cicipi Somtum Asli Thailand, Cempedak Goreng, hingga Jajanan Seblak dan Chi Chong Tan Viral di Mall Phinisi Point
Yuk Cicipi Somtum Asli Thailand, Cempedak Goreng, hingga Jajanan Seblak dan Chi Chong Tan Viral di Mall Phinisi Point
Jajal Pallubasa Samelang dan Sop Kepala Ikan di Kampoeng Sawah Kalibone Pangkep, Gurih Kelapa dan Potongan Pisang Jadi Ciri Khas
Jajal Pallubasa Samelang dan Sop Kepala Ikan di Kampoeng Sawah Kalibone Pangkep, Gurih Kelapa dan Potongan Pisang Jadi Ciri Khas
Viral Indomaret Tutup Ada Apa?
Viral Indomaret Tutup Ada Apa?
Beredar di Medsos Anggaran Rp10 Miliar Makan Minum Wali Kota Makassar, Pemkot Tegaskan Hoax
Beredar di Medsos Anggaran Rp10 Miliar Makan Minum Wali Kota Makassar, Pemkot Tegaskan Hoax

Populer

  • 1
    Orangtua Viralkan Surat Terbuka untuk Bupati Maros soal Asap Karhutla, Desak Perlindungan Anak Sekolah
  • 2
    Pakai Telkomsel Bisa Dapat Mobil BYD atau NMAX, Ini Cara Ikutnya
  • 3
    Beredar Aturan Ganjil-Genap Pertalite di Makassar, Pertamina Sebut Pesan Berantai Tidak Benar
  • 4
    Telkomsel Tawarkan Bundling iPhone 18 Pro dan Pro Max, Ada Potongan hingga Rp1 Juta
  • 5
    Munafri Pantau Kabut Asap di BMKG, Siapkan Langkah Lindungi Warga Makassar

Ekonomi

  • OJK Edukasi Warga Bone soal Investasi Ilegal, Ingatkan Bahaya Janji Untung Tinggi
    OJK Edukasi Warga Bone soal Investasi Ilegal, Ingatkan Bahaya Janji Untung Tinggi
  • Toyota Trust Tawarkan Innova Reborn 2025 Rp370 Juta di Toyota Auto Show MaRI
    Toyota Trust Tawarkan Innova Reborn 2025 Rp370 Juta di Toyota Auto Show MaRI
  • Khusus Warga Luwu Raya, Palopo, dan Toraja! DP Motor Bebek Honda hanya Rp600 Ribu
    Khusus Warga Luwu Raya, Palopo, dan Toraja! DP Motor Bebek Honda hanya Rp600 Ribu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID