Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Peserta TPN XI Presentasikan Inovasi, Salah Satunya 'Dari Desah jadi Rindu'

Minggu, 21 Juli 2024 22:14
Editor: Admin
  • Bagikan
TPN XI menampilkan pembicara yang telah menyelesaikan misi guru di tpn.gurubelajar.org. Acara ini mengusung sesi berbagi inovasi dan solusi praktis untuk dunia pendidikan.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) bekerja sama dengan Yayasan Guru Belajar (YGB) menyelenggarakan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XI. Acara ini diadakan di Sekolah Islam Athirah pada 14 Juli 2024.

TPN XI menampilkan pembicara yang telah menyelesaikan misi guru di tpn.gurubelajar.org. Acara ini mengusung sesi berbagi inovasi dan solusi praktis untuk dunia pendidikan.

Kelas Pendidik pertama dipandu oleh Arief Permana. Guru Taufiqurrahman dari SMP Muhammadiyah 11 Tello Baru membawakan "Penerapan Perilaku Disiplin Positif kepada Siswa." Materi ini membahas pentingnya kesepakatan kelas untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Guru Muhammad Agus, SPd dari SD Negeri Pongtiku 1, dengan materi "Dari Resah Menjadi Rindu," mengupas kolaborasi antara guru penjas, bahasa Indonesia, dan seni untuk membangun keakraban siswa.

Guru Ayu Rezky Pratiwi dari SMPN 8 Makassar menjelaskan kesepakatan kelas untuk disiplin positif yang melibatkan siswa dalam menjaga ketertiban kelas. Guru Ida Wahyuni dari SMPN 1 Makassar dengan "Guru Heboh: Trik Nakal Bikin Siswa Fokus 100%," menekankan penggunaan attention getter untuk menciptakan atmosfer kelas yang kondusif.

Guru Aan Kurniawan, SPd, MArs dari SMKN 2 Makassar menutup sesi dengan "Mendisiplinkan dengan Hati: Pendekatan Baru di Kelas," yang fokus pada identifikasi penyebab stres dan emosi untuk mendukung pertumbuhan lingkungan belajar.

Kelas Pendidik kedua dipandu oleh Andi Mirnawari. Guru Indrayani dari Rumah Sekolah Cendekia Gowa membawakan "Perbedaan yang Menyatukan," tentang berbagi pengalaman mengajar di kelas khusus. Guru Ika Amelia dari SMPN 17 Makassar membahas ADNK untuk meminimalisir perilaku bullying.

Guru Nurul Hidayah dari Madrasah Ibtidaiyah Abu Hurairah memaparkan "Dari Jari-Jari Kerang ke Sukses Belajar."

Kelas Pendidik ketiga dipandu oleh Nurul Hikmah. Guru Reski Indah Sari dari SDN Panaikang 1 Makassar membawakan "Menjadi Guru dan Penyuluh Antikorupsi."

Guru Satang, SPd, MHum dari Pesantren IMMIM Putra Makassar mengajak peserta untuk mempraktikkan "The Power of Imperfect Writing."

Sesi ini juga menampilkan guru Anggraeni Latif, SPd dari SD Inpres Hartaco Indah dengan "Pensil Harindah," dan guru Rahmawati S, SPd, MPd dari SD Inpres Tello Baru 2 dengan "Keju (Kotak Kejujuran)."

Kelas Pendidik keempat dipandu oleh Rienda Noor Asysyfa. Guru Mentari Catur Damayanti dari SD Inpres Tamamaung 4 dengan "Detektif Cerdas." Guru Nasrullah Muh.

Nur, SPd, MPd dari SMAN 3 Pangkep dengan "Estafet Game Mengatasi Kebosanan Siswa dalam Belajar di Kelas."

Sesi ini juga menampilkan Inayah Ridhayanti Qarimah, mahasiswi Pascasarjana Universitas Negeri Makassar, dengan materi "E for B! (Empathy for Bullying)," dan guru Erni Marlina, SPd, MPd dari SMKN 7 Makassar dengan praktik baik konselingnya yang diberi judul "Black Box."

Kelas Pendidik kelima dipandu oleh Dewi Sartika, SPd, MPd, dari SDN Bawakaraeng 3. Guru Hasbillah dari SDN 1 Mawas berbicara tentang mengembangkan karir guru sebagai narasumber. Guru Asriani Geno dari SDN Sudirman 4 berbagi tentang Pohon Literasi Bermakna (Polibek).

Sakina Amaliah Pratiwi, mahasiswi Pascasarjana Universitas Negeri Makassar, membahas praktik baiknya selama PPL yang berjudul "Impekful (Implementasi Teknik Mindfulness)."

Guru Roslina dari SMA Cokroaminoto Tamalanrea mengulas "Seledri (Selalu Refleksi Diri)." Guru Maemunah dari SMPN 10 Makassar menutup sesi dengan "Membentuk Karakter Murid melalui Penerapan Segitiga Restitusi."

Zaid Buri Prahastyo, penggerak KGBN Makassar, menyampaikan bahwa TPN XI adalah wadah yang luar biasa untuk berbagi dan belajar dari praktik baik sesama guru. Ini adalah langkah penting untuk memperkuat komunitas pendidikan.

Adelia Octoryta, kurator praktik baik TPN XI, juga memberikan komentarnya bahwa kegiatan ini menunjukkan betapa banyaknya inovasi yang dapat dilakukan oleh para pendidik.

Berbagi praktik baik ini adalah cara efektif untuk menginspirasi dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Para peserta juga mengungkapkan antusiasme mereka. Salah satu peserta menyampaikan bahwa ia sangat senang bisa belajar dari rekan-rekan guru yang lain.

Setiap materi memberikan wawasan baru yang sangat berguna untuk diterapkan di sekolahnya.

Dengan beragam materi dan pembicara inspiratif, TPN XI di Athirah sukses menjadi ajang berbagi pengetahuan dan pengalaman. Acara ini juga memperkuat jejaring antar pendidik serta mendorong inovasi dalam dunia pendidikan.

Tags: Kalla Temu Pendidik Nusantara

Baca Juga

Program Tukar Tambah Kalla Toyota Ramadan 2026, DP Bisa Dicicil 2 Kali dan Gratis Angsuran 5 Kali
Program Tukar Tambah Kalla Toyota Ramadan 2026, DP Bisa Dicicil 2 Kali dan Gratis Angsuran 5 Kali
Penjualan Toyota Agya, Calya, dan Rush Naik di Januari 2026, Kalla Toyota Catat Tren Positif
Penjualan Toyota Agya, Calya, dan Rush Naik di Januari 2026, Kalla Toyota Catat Tren Positif
Tukar Tambah Banyak Untungnya, Program Spesial Kalla Toyota Bikin Ramadan 2026 Lebih Tenang
Tukar Tambah Banyak Untungnya, Program Spesial Kalla Toyota Bikin Ramadan 2026 Lebih Tenang
Kantongi SK Bupati Pangkep, Program CSR Aksi Mangrove Lestari KALLA Resmi Ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi
Kantongi SK Bupati Pangkep, Program CSR Aksi Mangrove Lestari KALLA Resmi Ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi
Kalla Toyota Raih Kalla Award 2025
Kalla Toyota Raih Kalla Award 2025
Bugis Waterpark Adventure Raih Best Kallafriends Implementation 2025
Bugis Waterpark Adventure Raih Best Kallafriends Implementation 2025

Populer

  • 1
    Stephen Curry Ungkap Peran Keluarga di Balik Ketangguhan Kariernya di NBA
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 3
    Harga Emas Hari Ini: Antam Turun Rp7.000, Mulai Rp1,52 Juta
  • 4
    Menteri Amran Sulaiman, Rosan Roeslani, dan Bahlil Lahadalia Bakal Hadiri Sidang Dewan Pleno HIPMI 2026 di Makassar
  • 5
    Strategi Sony Menahan PS6: PS5 Masih Jadi Andalan, Generasi Baru Datang 2028?

Ekonomi

  • Donor Darah OJK Kolaborasi FKIJK Sulselbar Sukses Kumpul 140 Kantong
    Donor Darah OJK Kolaborasi FKIJK Sulselbar Sukses Kumpul 140 Kantong
  • Daftar 10 Saham Top Losers Pekan Ini: HILL Terkoreksi Hingga 33,3 Persen
    Daftar 10 Saham Top Losers Pekan Ini: HILL Terkoreksi Hingga 33,3 Persen
  • Tukar Uang Lebaran 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftar Online via pintar.bi.go.id Mulai 13 Februari
    Tukar Uang Lebaran 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftar Online via pintar.bi.go.id Mulai 13 Februari

Peristiwa

  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Diguyur Hujan, Program PSI Sulsel Tetap Salurkan Jumat Berkah ke Mariso
    Diguyur Hujan, Program PSI Sulsel Tetap Salurkan Jumat Berkah ke Mariso
  • Pelindo Regional 4 Tegaskan Komitmen K3 dalam Upacara Bulan K3 Nasional Sulsel
    Pelindo Regional 4 Tegaskan Komitmen K3 dalam Upacara Bulan K3 Nasional Sulsel
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID