Luminasia.id, Makassar – Sekolah Islam Athirah berhasil meraih dua sertifikasi internasional, ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu dan ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan, berkat pemenuhan 11 aspek penting.
Keberhasilan ini dicapai setelah melalui proses intensif selama dua setengah tahun, termasuk verifikasi dan audit oleh PT Decra Group Indonesia.
Direktur PT Decra Group Indonesia, Amanda Di Fauzi Satyawenda ST MBA, menjelaskan bahwa 11 aspek tersebut mencakup fokus pada peserta pendidik dan penerimanya, kepemimpinan visioner, keterlibatan orang, pendekatan berbasis proses baik utama maupun pendukung, perbaikan, manajemen hubungan, tanggung jawab sosial, kesetaraan, tindakan etis, pendidikan, hingga perlindungan data siswa.
"Sekolah Islam Athirah menjadi sekolah pertama di Sulsel yang berhasil meraih dua sertifikasi ini. Ini menunjukkan komitmen mereka terhadap kualitas pendidikan," ujar Amanda.
Sertifikasi ini berlaku untuk jenjang TK, SD, SMP, dan SMA di tiga wilayah Sekolah Islam Athirah, yaitu Kajaolalido, Baruga, dan Bone.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan (LPMP) Sekolah Islam Athirah, Yauri M Idrus SPd MM, menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak di sekolah.
"Proses ini dimulai dari tahap belajar mandiri hingga audit implementasi. Semua unit di tiga wilayah Athirah telah memenuhi standar ISO," jelas Yauri, yang bertanggung jawab atas pengembangan dan penjaminan mutu di sekolah tersebut.
Direktur Sekolah Islam Athirah, H Syamril ST MPd, mengungkapkan bahwa proses untuk mendapatkan dua sertifikasi ini bukanlah hal yang mudah.
"Butuh proses kurang lebih dua setengah tahun, yang harus dijalani dan itu merupakan tantangan tersendiri. Perencanaan yang matang dan terukur diperlukan sebagai upaya mendapatkan pengakuan tersebut," katanya.
Syamril menekankan bahwa pencapaian ini adalah langkah awal untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Tentunya ini bukan akhir tetapi ini baru permulaan, tinggal kita mengawal ini dengan baik. Kami juga diberi amanah agar apa yang dicapai ini bisa disampaikan dan diajarkan ke sekolah lain,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan pentingnya menjaga standar yang telah dicapai.
"Tantangan terbesar adalah menjaga standar ini secara konsisten. Kami siap menjadi pusat ISO di Indonesia Timur dan membantu sekolah lain untuk meraih sertifikasi serupa," ujar Syamril.
Dalam konferensi pers yang digelar Jumat (10/1/2024) di Sekolah Athirah Kajaolalido, Makassar, sertifikat ISO secara simbolis diserahkan oleh PT Decra Group Indonesia kepada Syamril.
Menurut Amanda, proses sertifikasi melibatkan lima tahapan, mulai dari persiapan dokumen hingga audit eksternal.
Yauri menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Sekolah Islam Athirah dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas tinggi.
"Semua ini adalah hasil kerja keras bersama dari seluruh tim yang terlibat," tutupnya.

