Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Asia Tenggara Dapat Tanggapan Kritis dari Komentator AS

Sabtu, 19 April 2025 17:27
Editor: Admin
  • Bagikan
Komentator AS Bill Oreilly (AFP/Dimitrios)

Luminasia, Internasional – Lawatan Presiden China, Xi Jinping, ke tiga negara Asia Tenggara, yaitu Vietnam, Malaysia, dan Kamboja, mendapat tanggapan tajam dari komentator politik konservatif Amerika Serikat, Bill O’Reilly.

Dalam sebuah video yang diunggah ke kanal YouTube miliknya pada Selasa (15/4/2025), O’Reilly secara terang-terangan meremehkan potensi ekonomi negara-negara tersebut. Ia berpendapat bahwa masyarakat di Vietnam, Malaysia, dan Kamboja “tidak memiliki daya beli” untuk membeli produk dari China.

“Presiden Xi, izinkan saya memberi tahu Anda. Masyarakat di sana tidak punya uang. Mereka takkan bisa membantu Anda, mereka tidak akan membeli barang-barang Anda,” kata O’Reilly.

Dilansir dari Kompas.com, O’Reilly juga menyindir Xi Jinping dengan menyatakan bahwa kunjungan ini bisa jadi merupakan cara untuk mengalihkan produk China menggunakan label negara lain demi menghindari bea masuk tinggi dari Amerika Serikat.

“Mungkin dia ingin menyelundupkan produk China lewat label Vietnam, tapi itu mudah diketahui. Jika China kehilangan pasar Amerika, tamat sudah,” ujarnya sambil tertawa.

Dalam komentarnya tersebut, O’Reilly juga menyanjung perekonomian Amerika yang menurutnya jauh lebih kuat dengan daya beli yang tinggi, berbeda dengan negara-negara Asia Tenggara.

“Kami (AS) punya uang, karena itu kami membeli produk-produk tersebut. Orang Melayu tidak akan membeli barang-barang Anda. Mereka tidak memiliki uang,” tambahnya.

Pernyataan O’Reilly ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan dalam perang dagang antara China dan Amerika Serikat, menyusul diberlakukannya tarif baru oleh Presiden Donald Trump terhadap barang-barang impor dari China hingga mencapai 245 persen.

Sebagai tanggapan, Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan diplomatik ke tiga negara Asia Tenggara guna memperkuat kerja sama perdagangan dan mencari pasar alternatif. Xi memulai lawatannya dari Vietnam pada 14–15 April 2025, di mana ia disambut oleh Presiden Luong Cuong.

Tags: Xi Jinping China Perang Dagang Amerika Serikat

Baca Juga

Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi
Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump

Populer

  • 1
    PT ITSEC Asia Tbk Latih Pimpinan Organisasi hingga Pemangku Kepentingan di Makassar Tangani Krisis Siber
  • 2
    Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis, untuk Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri
  • 3
    LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Mulai Juli 2026
  • 4
    SPBU di Parepare Perketat Pengawasan BBM Subsidi, QR Code dan STNK Kini Dicek Sebelum Pengisian
  • 5
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming

Ekonomi

  • Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
    Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
  • Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
    Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
  • Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun
    Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun

Peristiwa

  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Asmo Sulsel Edukasi Warga Kassi-Kassi tentang Safety Riding dan Keselamatan Berboncengan
    Asmo Sulsel Edukasi Warga Kassi-Kassi tentang Safety Riding dan Keselamatan Berboncengan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID