Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Lembaga Pembiayaan Dongkrak Ekonomi Nasional, Rp265 Triliun Mengalir ke UMKM

Minggu, 12 Oktober 2025 20:02
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
ilustrasi UMKM


LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Industri pembiayaan di Indonesia memegang peran penting sebagai penggerak aktivitas ekonomi riil, pendukung pembiayaan produktif, sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, dalam rilisnya Minggu (12/10/2025) mengungkapkan bahwa hingga Agustus 2025, sektor pembiayaan telah memiliki portofolio aset mencapai Rp1.046,94 triliun dan telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp967,59 triliun kepada masyarakat.

Salah satu porsi terbesar disalurkan kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dari total pembiayaan tersebut, Rp265,22 triliun atau 26,65 persen mengalir ke sektor UMKM.

Agusman menekankan bahwa angka ini menunjukkan betapa pentingnya peran lembaga pembiayaan dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.

“Salah satu yang terpenting tentunya adalah usaha mikro atau UMKM kita. Kalau kita lihat, datanya mencapai Rp265,22 triliun atau 26,65 persen untuk UMKM dari total Rp1.046,94 triliun itu. Itu besar, dan kami tentu saja berharap ini terus meningkat, karena baik sekali untuk negeri ini,” ujar Agusman.

Ia menjelaskan bahwa lembaga pembiayaan berfungsi membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan modal untuk berkembang. Kontribusi sektor pembiayaan juga memperkuat ekosistem UMKM melalui berbagai skema pembiayaan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing segmen usaha.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno turut hadir untuk mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sam Ratulangi, mengapresiasi kolaborasi ini sebagai langkah konkret meningkatkan literasi keuangan mahasiswa.

“Kegiatan kuliah ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa, yang menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh para generasi muda agar dapat mengambil keputusan finansial yang cerdas di masa mendatang,” ujarnya.

Arthur juga melaporkan bahwa sepanjang 2025, OJK telah melakukan 274 kegiatan edukasi keuangan dengan jangkauan lebih dari 273 ribu peserta di Sulawesi Utara. Dari jumlah tersebut, 119 kegiatan ditujukan untuk segmen pelajar dan mahasiswa dengan total 6.990 peserta.

Selain itu, tahun ini telah terbentuk 29 Duta Literasi Keuangan, dengan 10 di antaranya berasal dari Unsrat, sebagai bagian dari komitmen mencetak agen perubahan literasi keuangan di kalangan muda.

Melalui program edukasi ini, OJK berharap generasi muda semakin memahami peran strategis lembaga pembiayaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Literasi keuangan yang kuat juga diharapkan mampu membentuk generasi yang cerdas, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.

Tags: UMKM OJK Otoritas Jasa Keuangan

Baca Juga

Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor
Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor
OJK Dorong Satu Pintu Pelaporan untuk Perangi Penipuan Digital
OJK Dorong Satu Pintu Pelaporan untuk Perangi Penipuan Digital
OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional
OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional
OJK Terbitkan Aturan Baru EBA-SP, Perkuat Pembiayaan Sekunder Perumahan
OJK Terbitkan Aturan Baru EBA-SP, Perkuat Pembiayaan Sekunder Perumahan
Judi Online Makin Mudah Diakses, Pelajar Harus Lebih Waspada!
Judi Online Makin Mudah Diakses, Pelajar Harus Lebih Waspada!
Meski Pendapatan Tak Menentu, Nelayan Diingatkan Bahaya Investasi dengan Iming-Iming Untung Cepat
Meski Pendapatan Tak Menentu, Nelayan Diingatkan Bahaya Investasi dengan Iming-Iming Untung Cepat

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Pelindo Jasa Maritim Evaluasi Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal di Perairan Bontang
  • 3
    PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Tiga Wilayah ke Kriyanusa 2026
  • 4
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 5
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan

Ekonomi

  • Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
    Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
  • LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
    LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
  • RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan
    RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID