Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

OJK Gandeng Pemda dan Swasta Perkuat Akses Keuangan Petani Kakao Luwu Timur

Senin, 17 November 2025 18:15
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi daerah dengan memperluas akses layanan keuangan bagi petani kakao di Kabupaten Luwu Timur


LUMINASIA.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi daerah dengan memperluas akses layanan keuangan bagi petani kakao di Kabupaten Luwu Timur.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, pelaku industri jasa keuangan, dan PT Comextra Majora di Kecamatan Wotu, Sabtu, 15 November 2025.

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan edukasi keuangan untuk meningkatkan literasi masyarakat, khususnya petani kakao sebagai salah satu komoditas unggulan wilayah tersebut.

Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menegaskan bahwa upaya memperkuat akses keuangan harus berjalan seiring dengan peningkatan literasi keuangan di tingkat masyarakat.

“Penguatan hubungan antara sektor jasa keuangan dan sektor riil, seperti pertanian kakao, sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun perlu diingat bahwa akses keuangan harus diiringi kemampuan masyarakat dalam memahami produk keuangan dan risiko yang ada,” ujar Muchlasin dalam sambutan yang diwakili Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Perizinan LJK OJK Sulselbar, Arif Machfoed.

Ia menegaskan bahwa maraknya penipuan berkedok investasi dan kejahatan digital harus menjadi perhatian serius. Karena itu, edukasi dan pendampingan akan terus diperluas agar petani dapat memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan produktif.

“Petani harus memahami cara mengelola keuangan dengan bijak dan waspada terhadap penawaran yang tidak resmi. Inklusi keuangan harus berjalan bersama literasi keuangan,” tegas Muchlasin.

Bupati Luwu Timur yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juana Fachruddin, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama antara OJK, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mempercepat pemerataan ekonomi.

“Kami menilai kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani kakao dan memperkuat aktivitas ekonomi di daerah,” katanya.

Dalam sesi edukasi, OJK bersama pelaku usaha jasa keuangan memberikan pemahaman mengenai produk keuangan formal, tips pengelolaan uang, serta cara menghindari investasi ilegal dan kejahatan digital. Diharapkan petani dapat mengakses pembiayaan, layanan perbankan, hingga asuransi usaha tani secara lebih optimal.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi tonggak baru penguatan inklusi keuangan sektor pertanian di Luwu Timur. OJK menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemitraan antara perbankan dan dunia usaha agar petani tidak lagi kesulitan mengakses layanan keuangan yang terpercaya.

“Sinergi seperti ini harus terus diperluas karena petani adalah pelaku ekonomi utama daerah. Dengan dukungan keuangan yang tepat, mereka bisa meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan,” tutup Muchlasin.

Tags: Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin OJK

Baca Juga

97 Pinjol Terbukti Lakukan Kartel Bunga, KPPU Beri Denda Total Rp775 M
97 Pinjol Terbukti Lakukan Kartel Bunga, KPPU Beri Denda Total Rp775 M
Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
OJK Tegaskan Debitur Bank Bisa Kena Sanksi Pidana
OJK Tegaskan Debitur Bank Bisa Kena Sanksi Pidana
OJK Jatuhkan Sanksi ke Dua Emiten Pasar Modal, Denda hingga Pembekuan Izin
OJK Jatuhkan Sanksi ke Dua Emiten Pasar Modal, Denda hingga Pembekuan Izin
QRIS Sulsel Tembus 1,31 Juta Merchant, Aset Perbankan Capai Rp212 Triliun
QRIS Sulsel Tembus 1,31 Juta Merchant, Aset Perbankan Capai Rp212 Triliun
Sepanjang 2025 Transaksi Saham di Sulsel Capai Rp41 Triliun, Naik 85 Persen Dibanding 2024
Sepanjang 2025 Transaksi Saham di Sulsel Capai Rp41 Triliun, Naik 85 Persen Dibanding 2024

Populer

  • 1
    Pastikan Stok Aman, Bupati Sinjai Minta Warga Tidak Panik dan Beli BBM Sesuai Kebutuhan
  • 2
    Viral! Clara Shinta Ungkap Alexander Assad Selingkuh, Padahal Baru Nikah Agustus 2025
  • 3
    Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April
  • 4
    Sukses Perkuat Koneksi Makassar dan Australia, Kadis Kominfo Makassar M Roem Raih Emerging Leader Award 2026
  • 5
    Israel Ledakkan Markas UNIFIL Lebanon, Satu Personel Penjaga Perdamaian Tewas

Ekonomi

  • Lonjakan Trafik Data XLSMART Tembus 21 Persen Saat Lebaran 2026, Aktivitas Digital Meningkat Tajam
    Lonjakan Trafik Data XLSMART Tembus 21 Persen Saat Lebaran 2026, Aktivitas Digital Meningkat Tajam
  • Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
    Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
  • 1 April 2026 Harga BBM Tetap, Tidak Naik!
    1 April 2026 Harga BBM Tetap, Tidak Naik!

Peristiwa

  • Telkomsel Hadirkan Mode Dasar Instagram untuk SIMPATI, Akses Tetap Jalan Meski Kuota Habis
    Telkomsel Hadirkan Mode Dasar Instagram untuk SIMPATI, Akses Tetap Jalan Meski Kuota Habis
  • Warga Kampung Halaman Bela Bryon Noem, Soroti Dampak Viral dan Privasi Keluarga Pejabat
    Warga Kampung Halaman Bela Bryon Noem, Soroti Dampak Viral dan Privasi Keluarga Pejabat
  • WFH ASN Pemda Setiap Jumat, Pemerintah Dorong Efisiensi Anggaran dan Percepatan Digitalisasi
    WFH ASN Pemda Setiap Jumat, Pemerintah Dorong Efisiensi Anggaran dan Percepatan Digitalisasi
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID