LUMINASIA.ID - Sebagai wujud nyata kepedulian antardaerah, Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan solidaritasnya terhadap wilayah terdampak bencana.
Atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, BPBD Makassar mengirimkan bantuan dan 10 personel relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu penanganan pascabencana di Provinsi Aceh dan selanjutnya ke wilayah Sumatra.
Tim bergerak sejak Selasa lalu dengan misi kemanusiaan yang mencakup evakuasi, asesmen, dan distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir serta tanah longsor di Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur.
Pengiriman bantuan lanjutan ke Provinsi Sumatra juga telah dijadwalkan sebagai bentuk keberlanjutan misi kemanusiaan Pemkot Makassar.
“Waktu Selasa lalu, kami BPBD Makassar resmi memberangkatkan 10 personel terbaik menuju Provinsi Aceh untuk melaksanakan misi kemanusiaan pascabencana banjir dan tanah longsor,” kata Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, Jumat (12/12/2025).
Ia menegaskan bahwa keberangkatan tersebut adalah tindak lanjut arahan langsung Wali Kota Makassar sebagai bentuk empati kepada masyarakat Aceh dan Sumatra yang sedang menghadapi masa sulit.
“Ini adalah instruksi langsung dari Bapak Wali Kota sebagai wujud rasa solidaritas kita kepada saudara-saudara di Aceh dan juga Sumatra,” ujarnya.
Fadli menjelaskan bahwa tim TRC ditugaskan membantu penganganan di tiga titik terdampak, yakni Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur.
Tiga tugas utama mereka meliputi pendistribusian bantuan logistik kebutuhan dasar kepada warga terdampak.
Lalu, terlibat dalam penanganan darurat seperti penyelamatan, pertolongan, dan evakuasi di lokasi yang masih membutuhkan dukungan tenaga.
“Kehadiran personel BPBD Makassar diharapkan dapat mempercepat pemulihan awal kondisi masyarakat,” tuturnya.
Tugas ketiga adalah melakukan asesmen lapangan menyeluruh untuk memetakan kondisi terbaru dan kebutuhan riil warga.
Hasil asesmen tersebut menjadi dasar bagi Pemkot Makassar dalam mempersiapkan bantuan lanjutan agar lebih tepat sasaran.
Fadli menyebut bahwa hasil asesmen akan menjadi acuan pelepasan bantuan tahap kedua yang direncanakan dilepas langsung oleh Wali Kota Makassar pekan depan.
“Dengan demikian, setiap bantuan yang dikirimkan dapat menjawab kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan pesan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang menegaskan bahwa kepedulian ini merupakan bagian dari komitmen Makassar dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Duka Aceh dan Sumatra adalah duka kita semua, termasuk duka Pemerintah Kota Makassar,” kutip Fadli.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini bukan sekadar respons moral, tetapi juga bentuk solidaritas sesama anak bangsa.
BPBD Makassar menjalankan misi kemanusiaan dengan semangat, empati, dan kesiapsiagaan tinggi.
Misi ini menjadi bukti bahwa Makassar bukan hanya hadir untuk warganya, tetapi juga untuk Indonesia.
“Semoga seluruh personel yang bertugas diberi kekuatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah ini. Makassar untuk Indonesia. Makassar untuk Aceh dan Sumatra,” harap Fadli.

