Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Kronologi Lengkap dan Penyebab KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo, Pelatih Valencia B dan 3 Anaknya Tewas di Perairan Pulau Komodo

Minggu, 28 Desember 2025 14:19
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (26/12/2025) malam, menewaskan Fernando Martin Carreras, pelatih Tim B Putri klub Liga Spanyol Valencia, yang meninggal dunia bersama tiga anaknya.

LUMINASIA.ID - Tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (26/12/2025) malam, menewaskan empat wisatawan mancanegara warga negara Spanyol.

Salah satu korban diketahui bernama Fernando Martin Carreras, pelatih Tim B Putri klub Liga Spanyol Valencia, yang meninggal dunia bersama tiga anaknya.

Fernando Martin Carreras merupakan mantan pemain sepak bola profesional berusia 44 tahun. Semasa aktif bermain, ia pernah memperkuat Cultural Reonesa dan Cartagena. Pada musim ini, Carreras baru dipercaya menangani Valencia B Putri sebelum akhirnya menjadi korban dalam kecelakaan laut tragis di kawasan Taman Nasional Komodo.

Insiden kapal tenggelam tersebut terjadi di sekitar perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, sekitar pukul 21.00 Wita. Berdasarkan laporan Kementerian Perhubungan, kapal wisata KM Putri Sakinah mengangkut total 11 orang yang terdiri atas wisatawan, awak kapal, dan pemandu wisata. Kapal tersebut berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sekitar pukul 20.00 Wita untuk perjalanan wisata.

Sekitar 30 menit berlayar, kapal mengalami mati mesin di tengah kondisi gelombang laut yang cukup tinggi, lebih dari dua meter. Akibatnya, kapal kehilangan kendali dan akhirnya terbalik hingga tenggelam di perairan Selat Padar.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan bahwa keempat korban meninggal dunia merupakan satu keluarga. “Keempat korban tersebut merupakan wisatawan mancanegara, warga negara Spanyol, yang berdasarkan data awal berada dalam satu rombongan keluarga,” kata Stephanus, dikutip dari Antara melalui Kompas.com.

BMKG setempat menjelaskan bahwa kondisi perairan Labuan Bajo saat kejadian memang berpotensi berbahaya. Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Seran, menyebutkan bahwa perairan tersebut dipengaruhi bibit siklon 96S yang memicu gelombang tinggi. Menurutnya, KM Putri Sakinah diduga diterjang gelombang alun atau swell, yakni gelombang kiriman dari pusat badai.

Maria menjelaskan bahwa gelombang swell dapat menjalar hingga ke perairan sempit di kawasan kepulauan seperti Taman Nasional Komodo dan menyebabkan ketinggian gelombang meningkat secara signifikan. Ia menambahkan bahwa saat kejadian, kondisi angin tidak tergolong kuat, sehingga faktor utama diduga berasal dari gelombang kiriman tersebut.

BMKG juga memperingatkan bahwa dampak bibit siklon 96S masih berpotensi berlangsung hingga akhir Desember 2025. Tinggi gelombang di wilayah perairan selatan diperkirakan berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter dan dapat meningkat sewaktu-waktu, terutama saat hujan disertai petir.

Setelah menerima laporan tenggelamnya kapal, KSOP Kelas III Labuan Bajo langsung berkoordinasi dan mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, serta instansi terkait lainnya untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Berdasarkan hasil evakuasi sementara, tujuh orang penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Mereka terdiri atas dua wisatawan mancanegara warga negara Spanyol, empat orang awak kapal, dan satu pemandu wisata. Seluruh korban selamat telah dievakuasi ke Labuan Bajo dan berada dalam kondisi aman.

Sementara itu, empat korban lainnya yang merupakan satu keluarga warga negara Spanyol dinyatakan meninggal dunia. Hingga kini, peristiwa tersebut masih menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi sorotan terhadap keselamatan pelayaran wisata di kawasan Labuan Bajo.

BMKG mengimbau masyarakat, pelaku wisata, dan wisatawan untuk terus memantau informasi resmi cuaca dan peringatan dini dari otoritas terkait demi menghindari risiko kecelakaan laut serupa.

Tags: Labuan Bajo KM Putri Sakinah Labuan Bajo kapal tenggelam valencia kapal laut

Baca Juga

5 Purnawirawan TNI Terombang-ambing di Laut Makassar Akibat Mesin Rusak di Tengah Ombak Tinggi, Berhasil Selamat
5 Purnawirawan TNI Terombang-ambing di Laut Makassar Akibat Mesin Rusak di Tengah Ombak Tinggi, Berhasil Selamat
Tragedi Liburan Natal di Indonesia, Pelatih Valencia Putri B, Fernando Martin Carreras Tewas dalam Kecelakaan Kapal
Tragedi Liburan Natal di Indonesia, Pelatih Valencia Putri B, Fernando Martin Carreras Tewas dalam Kecelakaan Kapal
45 Pekerja Bangunan di Labuan Bajo Ikut Temu Tukang Semen Tonasa, Perkuat Kemitraan dan Edukasi
45 Pekerja Bangunan di Labuan Bajo Ikut Temu Tukang Semen Tonasa, Perkuat Kemitraan dan Edukasi
Luhut Kecam Keras Sikap Istana Cabut ID Pers CNN, Sebut Pengkhianatnya Demokrasi
Luhut Kecam Keras Sikap Istana Cabut ID Pers CNN, Sebut Pengkhianatnya Demokrasi
Segera Pesan! Kuota Diskon 50 Persen Tiket Kapal PELNI Masih Ada, Tapi Sisa 11 Persen
Segera Pesan! Kuota Diskon 50 Persen Tiket Kapal PELNI Masih Ada, Tapi Sisa 11 Persen
Kuota Diskon Tiket Kapal PELNI Terserap 40 Persen dalam 15 Hari, Berkah Musim Liburan Sekolah
Kuota Diskon Tiket Kapal PELNI Terserap 40 Persen dalam 15 Hari, Berkah Musim Liburan Sekolah

Populer

  • 1
    Stephen Curry Ungkap Peran Keluarga di Balik Ketangguhan Kariernya di NBA
  • 2
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 4
    Strategi Sony Menahan PS6: PS5 Masih Jadi Andalan, Generasi Baru Datang 2028?
  • 5
    Harga Emas Hari Ini, Antam Jadi Rp2,95 Juta

Ekonomi

  • Saham Grup Bakrie Menguat, BUMI Pimpin Lonjakan Transaksi Sepekan
    Saham Grup Bakrie Menguat, BUMI Pimpin Lonjakan Transaksi Sepekan
  • Donor Darah OJK Kolaborasi FKIJK Sulselbar Sukses Kumpul 140 Kantong
    Donor Darah OJK Kolaborasi FKIJK Sulselbar Sukses Kumpul 140 Kantong
  • Daftar 10 Saham Top Losers Pekan Ini: HILL Terkoreksi Hingga 33,3 Persen
    Daftar 10 Saham Top Losers Pekan Ini: HILL Terkoreksi Hingga 33,3 Persen

Peristiwa

  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Diguyur Hujan, Program PSI Sulsel Tetap Salurkan Jumat Berkah ke Mariso
    Diguyur Hujan, Program PSI Sulsel Tetap Salurkan Jumat Berkah ke Mariso
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID