Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Krisis Mata Uang Tekan Stabilitas Iran, Presiden Pezeshkian Turun ke Jalan

Selasa, 13 Januari 2026 12:32
Editor: diku
  • Bagikan
Tangkapan layar Presiden Iran turun ke jalan oleh Iribnews

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Krisis nilai tukar mata uang Iran semakin menekan stabilitas ekonomi dan sosial negara tersebut. Anjloknya nilai Rial terhadap dolar Amerika Serikat kini menjadi sorotan utama, bahkan mendorong Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, turun langsung ke jalan untuk bergabung dengan peserta aksi demonstrasi pro-pemerintah di Teheran, Senin waktu setempat, 12 Januari 2026.

Dilansir Metro TV News, langkah Presiden Pezeshkian ini dilakukan di tengah tekanan publik yang kian meningkat akibat merosotnya daya beli masyarakat. Nilai tukar Rial tercatat telah jatuh hingga 2.280,98 persen, dari sebelumnya sekitar 42.000 Rial per dolar AS pada Oktober tahun lalu, menjadi lebih dari 1.000.010 Rial per dolar saat ini.

Kondisi tersebut membuat harga barang impor melonjak tajam dan memperparah inflasi yang kini mencapai 52,6 persen sejak Oktober 2024. Krisis mata uang ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga memicu keresahan sosial di berbagai wilayah Iran.

Dalam aksinya bersama massa, Pezeshkian menyampaikan komitmen pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret. “Kami tidak akan tinggal diam melihat rakyat menderita. Pemerintah akan bekerja keras untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan mengendalikan nilai mata uang,” ujar Pezeshkian di hadapan para demonstran.

Ia juga mengakui bahwa pelemahan Rial telah menjadi beban berat bagi masyarakat. “Saya memahami betul bahwa inflasi dan jatuhnya nilai tukar sangat memberatkan kehidupan sehari-hari rakyat. Ini adalah tanggung jawab kami untuk memperbaikinya,” katanya.

Menurut Pezeshkian, pemerintah akan berkoordinasi dengan para menteri dan otoritas moneter untuk menstabilkan nilai tukar serta menekan laju inflasi. “Kami akan bekerja sama dengan jajaran menteri untuk mengendalikan mata uang dan inflasi,” tegasnya.

Pengamat menilai, krisis Rial kini bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi telah berubah menjadi isu politik yang sensitif. Tekanan terhadap mata uang nasional dianggap sebagai simbol melemahnya kepercayaan publik terhadap kondisi ekonomi, sehingga mendorong pemerintah untuk menunjukkan kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Dengan nilai tukar yang terus terpuruk dan inflasi yang tinggi, tantangan terbesar pemerintahan Pezeshkian saat ini adalah memulihkan stabilitas mata uang. Keberhasilan atau kegagalan dalam mengendalikan Rial dinilai akan sangat menentukan arah kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam waktu dekat.

Tags: Krisis Mata Uang Iran Pezeshkian Internasional Politik Pemerintahan

Baca Juga

Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
Prabowo Kumpulkan Tokoh Diplomasi Senior, Dino Patti Djalal Hadir ke Istana
Prabowo Kumpulkan Tokoh Diplomasi Senior, Dino Patti Djalal Hadir ke Istana
Anwar Usman Tercatat Paling Sering Absen Sidang MK, Alasan Sakit Jadi Sorotan
Anwar Usman Tercatat Paling Sering Absen Sidang MK, Alasan Sakit Jadi Sorotan
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Reformasi Polri Harus Ditempuh Lewat Mekanisme Konstitusional
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Reformasi Polri Harus Ditempuh Lewat Mekanisme Konstitusional
Tersingkir dari Hobart International, Emma Raducanu Bidik Kebangkitan di Australian Open 2026
Tersingkir dari Hobart International, Emma Raducanu Bidik Kebangkitan di Australian Open 2026
Vonis Percobaan Laras Faizati Dinilai Tak Pulihkan Keadilan, Aktivis: 'Ini Preseden Berbahaya bagi Kebebasan Berekspresi'
Vonis Percobaan Laras Faizati Dinilai Tak Pulihkan Keadilan, Aktivis: 'Ini Preseden Berbahaya bagi Kebebasan Berekspresi'

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 3
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 4
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak
  • 5
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Ekonomi

  • OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
    OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
  • Astra Women Network 2026 Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Kepemimpinan
    Astra Women Network 2026 Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Kepemimpinan
  • DJP Sulselbartra Blokir Ribuan Rekening Penunggak Pajak di 16 Bank
    DJP Sulselbartra Blokir Ribuan Rekening Penunggak Pajak di 16 Bank

Peristiwa

  • GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
    GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
  • MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
    MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
  • Pertamina Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir
    Pertamina Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID