LUMINAISA.ID — Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kegiatan strategis ini dihadiri para pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, wakil kepala daerah, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, Rakornas menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pembangunan nasional.
Menurut Munafri, Rakornas 2026 bertujuan menjelaskan secara komprehensif arah, target, dan indikator Program Prioritas Presiden, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala pelaksanaan di daerah agar setiap kebijakan dapat dieksekusi secara tepat sasaran, efektif, efisien, dan akuntabel.
“Hari ini kami menghadiri Rakornas 2026 yang dibuka langsung oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Ini sangat penting untuk memperkuat semangat kebersamaan seluruh jajaran pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada negara dan masyarakat,” ujar Munafri.
Rakornas 2026 merupakan rakornas kedua yang diselenggarakan dalam rangka implementasi Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Kegiatan ini diikuti sekitar 4.473 peserta yang terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, kepala dan wakil kepala daerah, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda.
Munafri menilai pertemuan nasional tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan nasional dengan implementasinya di daerah. Tingginya animo kepala daerah yang hadir menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam mendukung agenda pembangunan nasional lima tahun ke depan.
“Apa yang dipaparkan Bapak Presiden menekankan pentingnya memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menyelaraskan pelaksanaan program pembangunan nasional dengan kebutuhan, karakteristik, dan kondisi masing-masing daerah,” jelasnya.
Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dalam Rakornas 2026 menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung agenda pembangunan nasional, sekaligus memastikan kebijakan pusat dapat diimplementasikan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk berkolaborasi dan mendukung penuh program prioritas Presiden Prabowo Subianto, serta menjalankan arahan yang disampaikan dalam Rakornas tersebut.
Sejumlah program prioritas yang menjadi perhatian, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Koperasi Merah Putih, pengentasan kemiskinan, serta program Zero Waste atau bebas sampah yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Sebagai pemerintah daerah, kami siap menjalankan arahan Bapak Presiden. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen mendukung dan mengimplementasikan program prioritas nasional, seperti MBG, Koperasi Merah Putih, serta pengentasan kemiskinan,” tuturnya.
Dalam arahannya saat membuka Rakornas, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya keselarasan visi pembangunan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Presiden juga menekankan pemahaman peran dan tugas aparatur pemerintahan sebagai pemimpin rakyat.
Presiden menyampaikan bahwa rakyat Indonesia mengharapkan hadirnya pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“Harapan semua rakyat kita dan hari ini bagi saya adalah suatu kesempatan yang baik bahwa saya bisa bertatap muka dengan hampir bisa dikatakan 99 persen pemerintah Republik Indonesia dari tingkat pusat hingga daerah,” kata Prabowo.
Selain itu, Presiden Prabowo mengungkapkan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI, sebuah gerakan nasional yang menekankan pembangunan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah. Menurut Presiden, ASRI bukan sekadar slogan, melainkan gerakan yang harus diwujudkan melalui perubahan nyata di lapangan.
Gerakan tersebut akan difokuskan pada pembenahan lingkungan secara menyeluruh, mulai dari kebersihan kawasan permukiman hingga penataan ruang publik. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia di mata wisatawan.
Dalam pelaksanaannya, Presiden menekankan peran aktif seluruh instansi pemerintah sebagai teladan, termasuk melalui pelaksanaan kerja bakti secara rutin dan serentak dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk sekolah.
“Kegiatan bersih-bersih tidak harus memakan waktu lama. Namun, jika dilakukan secara masif dan berkesinambungan, dampaknya akan sangat signifikan bagi kebersihan dan kerapian lingkungan,” ungkap Presiden.
Pemerintah juga akan menyiapkan sarana pendukung seperti gerobak sampah dan truk pengangkut untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih efektif. Selain itu, Presiden meminta agar penataan kawasan perkotaan dilakukan secara lebih rapi dan terintegrasi, termasuk penertiban kabel semrawut serta penyesuaian tampilan bangunan usaha agar selaras dengan lingkungan sekitar.
“Keindahan kota merupakan bagian penting dari citra bangsa, sekaligus faktor penunjang kenyamanan masyarakat dan daya tarik pariwisata nasional,” tuturnya. ()

