Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Pembangunan Jembatan Kaccia Barombong Dijadwalkan Maret 2026, Anggaran Rp1,04 Miliar Disiapkan

Kamis, 5 Februari 2026 11:56
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau Jembatan Kaccia di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kamis (5/2/2026).

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menindaklanjuti aspirasi warga dengan memprioritaskan pembangunan Jembatan Kaccia di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.

Infrastruktur penghubung antarwilayah ini dinilai krusial bagi keselamatan dan mobilitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turun langsung meninjau kondisi jembatan tersebut pada Kamis (5/2/2026). Peninjauan dilakukan sebagai respons atas keluhan warga yang selama bertahun-tahun menyampaikan kondisi jembatan kayu yang telah lapuk dan berisiko membahayakan pengguna.

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Zuhaelsi Zubir dan Camat Tamalate, Munafri melihat langsung kondisi jembatan yang menghubungkan RW 06 dan RW 09 di Kelurahan Barombong. Jembatan tersebut setiap hari dilalui warga dan pelajar yang beraktivitas menuju sekolah maupun pusat permukiman.

Munafri mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat segera direalisasikan.

“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga,” ujar Munafri di lokasi.

Ia menilai kondisi jembatan saat ini sudah tidak layak, terlebih jembatan tersebut menjadi akses utama anak-anak sekolah. Karena itu, Pemerintah Kota Makassar menetapkan pembangunan Jembatan Kaccia sebagai prioritas dan ditargetkan mulai dikerjakan pada Maret 2026.

“Ini jembatan yang setiap hari dilalui anak-anak sekolah dan warga. Kondisinya sudah sangat tidak layak dan harus segera ditangani,” katanya.

Munafri menambahkan, anggaran pembangunan jembatan tersebut telah masuk dalam perencanaan sejak tahun sebelumnya dan siap direalisasikan tahun ini.

“Anggarannya sudah direncanakan sejak tahun lalu dan insya Allah tahun ini segera dikerjakan,” ucapnya.

Selama ini, warga terpaksa melintasi jembatan dengan kehati-hatian, terutama saat hujan dan debit air sungai meningkat. Di sekitar lokasi jembatan terdapat permukiman padat penduduk serta akses menuju SMA Negeri 20 Makassar, sehingga jalur ini memiliki peran vital dalam aktivitas harian masyarakat.

Secara geografis, kawasan Jembatan Kaccia berada di ujung Kelurahan Barombong, berdekatan dengan wilayah Kejenjeng dan Kanjilo, serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa yang dipisahkan oleh aliran sungai.

Dalam peninjauan tersebut, Munafri tampak berjalan kaki sekitar 200 meter menuju lokasi jembatan di tengah kondisi hujan. Ia juga meniti jembatan kayu sepanjang kurang lebih 20 meter itu dengan hati-hati untuk merasakan langsung kondisi yang selama ini dihadapi warga.

Selain jembatan, Munafri turut mencermati kondisi infrastruktur di sekitar lokasi, termasuk ruas jalan dan kawasan bantaran sungai yang dinilai perlu penataan berkelanjutan. Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan penerangan jalan umum untuk mendukung keamanan dan kenyamanan warga, khususnya pada malam hari.

“Selain jembatan, kita juga memperhatikan kondisi jalan, bantaran sungai, dan penerangan jalan. Semua ini akan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Makassar Zuhaelsi Zubir memastikan pembangunan Jembatan Kaccia akan segera direalisasikan sesuai perencanaan. Ia mengungkapkan, pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp1.040.430.000 atau lebih dari Rp1 miliar.

“Anggaran sudah kami siapkan. Dengan pagu tersebut, pekerjaan fisik jembatan akan segera dilaksanakan,” kata Zuhaelsi.

Saat ini, Dinas PU tengah menyiapkan tahapan administrasi dan kelengkapan dokumen pengadaan. Seluruh dokumen teknis dan perencanaan konstruksi akan segera dimasukkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“Paling lambat akhir bulan ini dokumen pengadaan sudah kami masukkan ke ULP. Setelah itu proses lelang berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, pembangunan fisik Jembatan Kaccia ditargetkan dimulai pada Maret 2026.

“Target kami, Maret sudah mulai pekerjaan konstruksi di lapangan,” tegas Zuhaelsi.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan konektivitas wilayah, keselamatan pengguna, serta mendukung aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat di Kelurahan Barombong dan sekitarnya.

“Sesuai arahan Wali Kota, kami memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Tags: Munafri Arifuddin Pemkot Makassar JEMBATAN BAROMBONG


Baca Juga

Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Banggar DPRD Makassar Minta BPKAD Koordinasikan Data Anggaran KUPA-PPAS Perubahan Makassar
Banggar DPRD Makassar Minta BPKAD Koordinasikan Data Anggaran KUPA-PPAS Perubahan Makassar
Makassar Siapkan Dua Greenhouse Berbasis IoT, Munafri Ajak Teknik Elektro Terlibat
Makassar Siapkan Dua Greenhouse Berbasis IoT, Munafri Ajak Teknik Elektro Terlibat
PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa
PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa
Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas
Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas
Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU dan Dewan Lingkungan Kolaborasi Atasi Sampah
Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU dan Dewan Lingkungan Kolaborasi Atasi Sampah

Populer

  • 1
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
  • 2
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 3
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 4
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 5
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel

Ekonomi

  • Dari Hutan Desa Nuha ke Tangan Gen Z, Anyaman Teduhu Selamat dari Kepunahan
    Dari Hutan Desa Nuha ke Tangan Gen Z, Anyaman Teduhu Selamat dari Kepunahan
  • Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
    Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID