Harga Emas Hari Ini 25 Februari 2026 Turun Rp45.000, Cek Rinciannya
LUMINASIA.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu (25/2/2026) tercatat turun dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.
Berdasarkan pembaruan harga Logam Mulia pukul 08.30 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp3.023.000 atau turun Rp45.000 dari Selasa (24/2/2026) yang dipatok Rp3.068.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada hampir seluruh pecahan. Untuk ukuran 0,5 gram hari ini dijual Rp1.561.500, turun dari Rp1.584.000. Sementara ukuran 5 gram berada di harga Rp14.890.000 dari sebelumnya Rp15.115.000.
Berikut perbandingan harga emas Antam 24 dan 25 Februari 2026 (harga dasar):
-
0,5 gram: Rp1.584.000 → Rp1.561.500
-
1 gram: Rp3.068.000 → Rp3.023.000
-
2 gram: Rp6.076.000 → Rp5.986.000
-
3 gram: Rp9.089.000 → Rp8.954.000
-
5 gram: Rp15.115.000 → Rp14.890.000
-
10 gram: Rp30.175.000 → Rp29.725.000
-
25 gram: Rp75.312.000 → Rp74.187.000
-
50 gram: Rp150.545.000 → Rp148.295.000
-
100 gram: Rp301.012.000 → Rp296.512.000
-
1.000 gram: Rp3.008.600.000 → Rp2.963.600.000
Harga tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 0,25 persen untuk pembelian dengan NPWP.
Untuk produk Gift Series, harga 1 gram hari ini berada di Rp3.173.000, turun dari Rp3.218.000 sehari sebelumnya. Edisi khusus seperti Selamat Idul Fitri 5 gram kini dijual Rp15.863.000 dari sebelumnya Rp16.088.000.
Meski terkoreksi hari ini, secara year to date (YtD) harga emas masih lebih tinggi dibanding posisi awal Januari 2026 di level Rp2.488.000 per gram. Adapun rekor harga tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) masih berada di Rp3.168.000 per gram yang tercapai pada 29 Januari 2026.
Sebagai informasi, transaksi buyback emas di atas Rp10 juta mengacu pada PMK Nomor 34/PMK.10/2017, dengan ketentuan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP, yang dipotong langsung dari nilai transaksi.
Pergerakan harga emas hari ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang masih fluktuatif, di mana emas tetap menjadi salah satu instrumen lindung nilai yang diminati investor.

