LUMINASIA.ID, MAKASSAR – DPD II Partai Golkar Kota Makassar menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Balai Manunggal, Gedung M. Jusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin, dan dihadiri jajaran pengurus DPD I Golkar Sulawesi Selatan, ketua dan pengurus DPD II kabupaten/kota se-Sulsel, pengurus internal partai, serta anggota Fraksi Golkar DPRD Makassar. Sekitar 1.500 kader dan simpatisan hadir dalam kegiatan tersebut.
Munafri mengatakan agenda buka puasa bersama merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Ramadan untuk mempererat silaturahmi antar kader. “Kegiatan hari ini kami mengundang DPD I, elemen internal dan eksternal partai, termasuk ketua DPD II kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang sempat hadir,” ujarnya.
Ia menegaskan momentum Ramadan juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi internal partai menghadapi agenda politik mendatang. “Roda mesin politik ini kembali akan kita putar pasca-Idulfitri. Golkar Makassar akan terus menjadi lokomotif dalam memberikan kontribusi bagi proses pembangunan, khususnya di Kota Makassar,” katanya.
Menurutnya, fokus partai ke depan adalah mendukung jalannya pemerintahan di tingkat pusat, provinsi, dan Kota Makassar. Ia juga meminta kader yang duduk di DPRD terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. “Teman-teman di DPRD Fraksi Partai Golkar harus terus menjadi bagian dalam membangun kebijakan yang tujuannya untuk kemaslahatan masyarakat Kota Makassar bersama pemerintah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Munafri turut menyinggung dinamika internal partai terkait Musyawarah Daerah Golkar Sulawesi Selatan. Ia meminta kader tetap mengikuti mekanisme yang ditetapkan DPP Partai Golkar. “Biarkan ini berjalan sesuai aturan dan ketetapan DPP Partai Golkar. Kita di daerah selalu hormat dan patuh kepada pimpinan,” ucapnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas dan menghindari kegaduhan yang dapat memecah belah partai. “Kita tidak ingin membuat Partai Golkar terpecah. Golkar harus tetap solid karena kekompakan dan solidaritas itulah kekuatan partai,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan ajakan menjaga kebersamaan dan solidaritas kader dalam mendukung pembangunan Kota Makassar.

