LUMINASIA.ID - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meningkatkan pengawasan pangan nasional dengan melakukan inspeksi langsung ke pabrik roti dan kue kering PT Mustika Citra Rasa (Holland Bakery) di Jalan Karang Bolong Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (9/3/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan keamanan, mutu, dan kepatuhan industri pangan terhadap penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), terutama di tengah lonjakan permintaan produk bakery selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, hadir didampingi Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Direktur Pengawasan Produksi Pangan Olahan, Direktur Registrasi Pangan Olahan, Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Pelaku Usaha Pangan Olahan, serta Kepala Balai Besar POM di Jakarta.
Taruna Ikrar menekankan pentingnya pengawasan selama Ramadan hingga Idulfitri karena periode ini merupakan masa dengan lonjakan produksi dan konsumsi pangan yang tinggi.
“Menjelang Idulfitri, permintaan terhadap roti dan kue kering meningkat signifikan. Produsen memiliki tanggung jawab utama memastikan keamanan dan kualitas produknya. BPOM hadir untuk memastikan standar keamanan pangan dijalankan secara konsisten hingga produk sampai ke tangan konsumen,” ujar Taruna Ikrar.
Dalam kunjungan tersebut, BPOM juga memantau tindak lanjut Corrective Action and Preventive Action (CAPA) dari hasil pemeriksaan sebelumnya pada 4 Maret 2026, untuk memastikan setiap temuan ditangani secara sistematis dan konsisten.
Rombongan melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari penerimaan bahan baku, penimbangan, pencampuran adonan (mixing), pembentukan adonan (molding), pemanggangan (cooking), hingga pengemasan (packing) di pabrik Holland Bakery.
Taruna Ikrar mengapresiasi komitmen PT Mustika Citra Rasa, perusahaan bakery nasional yang beroperasi sejak 1978 dan kini memiliki ratusan gerai di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, perusahaan seperti Holland Bakery memiliki peran strategis dalam menyediakan pangan aman dan bermutu sekaligus membuka lapangan kerja luas.
“Industri pangan nasional berkontribusi besar terhadap perekonomian dan kesehatan masyarakat. Dengan penerapan standar keamanan pangan yang disiplin, industri tidak hanya menjaga kualitas produk, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen secara berkelanjutan,” jelasnya.
Seiring meningkatnya produksi dan distribusi pangan, BPOM juga memperkuat pengawasan di sarana peredaran, termasuk produk berbuka puasa (takjil), parsel Lebaran, dan berbagai pangan olahan lainnya. Langkah ini memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi sekaligus melindungi masyarakat dari produk berisiko, seperti tanpa izin edar, kedaluwarsa, atau rusak.
Taruna Ikrar menambahkan bahwa pengawasan pangan tidak hanya melalui inspeksi, tetapi juga melalui kemitraan dan komunikasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Dengan keterbukaan, komitmen, dan perbaikan berkelanjutan, sistem keamanan pangan nasional akan semakin kuat. Hal ini penting untuk mendorong inovasi, meningkatkan daya saing industri pangan, sekaligus memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat,” tuturnya.
BPOM menyampaikan apresiasi kepada PT Mustika Citra Rasa (Holland Bakery) atas komitmen dan kerja sama dalam menjaga standar mutu dan keamanan produk pangan. Sinergi antara regulator dan industri diharapkan mampu menjaga keamanan pangan nasional, sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadan dan Idulfitri dengan lebih tenang, sehat, dan bahagia.

