Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Israel Ledakkan Markas UNIFIL Lebanon, Satu Personel Penjaga Perdamaian Tewas

Senin, 30 Maret 2026 14:47
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
pasukan Indonesia di UNIFIL Lebanon

LUMINASIA.ID, BEIRUT – Insiden mematikan terjadi di wilayah Lebanon selatan pada Senin (30/3/2026) pagi waktu setempat. Misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon atau UNIFIL melaporkan satu personel tewas dan satu lainnya mengalami luka serius akibat ledakan proyektil di area penugasan.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Adshit al-Qusayr, Distrik Marjayoun, yang merupakan salah satu titik penempatan pasukan penjaga perdamaian, termasuk kontingen dari Indonesia.

Dalam pernyataan resminya, UNIFIL mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelidiki sumber ledakan yang menyebabkan jatuhnya korban.

“Kami belum dapat memastikan asal proyektil tersebut. Penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kejadian,” demikian pernyataan UNIFIL.

Lebih lanjut, UNIFIL menegaskan bahwa korban tewas merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian yang tengah menjalankan tugas di kawasan konflik.

“Seorang penjaga perdamaian meninggal secara tragis ketika sebuah proyektil meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr. Seorang lainnya mengalami luka kritis. Tidak seorang pun seharusnya kehilangan nyawa dalam menjalankan tugas demi perdamaian,” lanjutnya.

UNIFIL juga menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban serta memastikan korban luka tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

“UNIFIL menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, teman, dan rekan kerja korban. Doa kami juga menyertai penjaga perdamaian yang terluka,” tulis pernyataan tersebut.

Sementara itu, laporan dari media resmi Lebanon menyebutkan bahwa ledakan tersebut diduga terkait dengan serangan militer Israel yang terjadi sehari sebelumnya.

Serangan artileri dilaporkan menyasar area yang menjadi markas kontingen Indonesia yang bertugas di bawah misi PBB. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Indonesia terkait identitas korban yang meninggal dunia.

Ketegangan di kawasan Lebanon selatan memang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Militer Israel dilaporkan semakin intensif melakukan serangan dengan alasan menargetkan kelompok Hizbullah, yang sebelumnya melancarkan serangan sebagai bentuk dukungan terhadap Iran.

Konflik yang terus meluas ini juga ditandai dengan pengerahan pasukan darat Israel ke wilayah Lebanon selatan. Sejumlah laporan menyebutkan telah terjadi korban di kedua belah pihak dalam bentrokan tersebut.

Di tengah situasi tersebut, Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, turut menjadi sorotan setelah menyerukan pencaplokan wilayah Lebanon selatan.

UNIFIL menegaskan bahwa setiap serangan terhadap personel penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

“Serangan yang disengaja terhadap penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB,” tegas UNIFIL.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian masih dalam pemantauan, sementara penyelidikan terkait insiden tersebut terus berlangsung.

Tags: UNIFIL Israel Israel serang UNIFIL Lebanon

Baca Juga

Joe Pyfer Tumbangkan Israel di UFC Seattle, Deretan KO Warnai Laga Sengit
Joe Pyfer Tumbangkan Israel di UFC Seattle, Deretan KO Warnai Laga Sengit
Ketegangan Geopolitik Bayangi Piala Dunia 2026, Iran Mundur dari Turnamen
Ketegangan Geopolitik Bayangi Piala Dunia 2026, Iran Mundur dari Turnamen
Intelijen AS: Rusia Bantu Iran dalam Perang Melawan Amerika dan Israel
Intelijen AS: Rusia Bantu Iran dalam Perang Melawan Amerika dan Israel
Penerbangan Rute Jeddah-Makassar di Bandara Sultan Hasanuddin Tetap Normal di Tengah Situasi Timur Tengah
Penerbangan Rute Jeddah-Makassar di Bandara Sultan Hasanuddin Tetap Normal di Tengah Situasi Timur Tengah
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
Perang Timur Tengah Bayangi Industri Nikel, PT Vale Fokus Tekan Cost Produksi
Perang Timur Tengah Bayangi Industri Nikel, PT Vale Fokus Tekan Cost Produksi

Populer

  • 1
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • 2
    Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • 4
    Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
  • 5
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta

Ekonomi

  • Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April
    Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April
  • Showroom Motoplex Resmi Hadir di Makassar, Tawarkan Penjualan dan Servis Motor Vespa, Piaggio, Aprilia, dan Moto Guzzi
    Showroom Motoplex Resmi Hadir di Makassar, Tawarkan Penjualan dan Servis Motor Vespa, Piaggio, Aprilia, dan Moto Guzzi
  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge

Peristiwa

  • Israel Ledakkan Markas UNIFIL Lebanon, Satu Personel Penjaga Perdamaian Tewas
    Israel Ledakkan Markas UNIFIL Lebanon, Satu Personel Penjaga Perdamaian Tewas
  • Sinkronnya Penetapan Idul Adha 2026 Jadi Momentum Persatuan Umat
    Sinkronnya Penetapan Idul Adha 2026 Jadi Momentum Persatuan Umat
  • Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
    Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID