Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Camat Panakkukang Bakal Tertibkan UMKM CFD Boulevard, Jumlahnya Capai 800

Minggu, 12 April 2026 15:38
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
UMKM dan keramaian CFD Boulevard Makassar


LUMINADIA.ID, MAKASSAR — Aktivitas ekonomi masyarakat di ruang publik Kota Makassar terus menunjukkan tren positif, salah satunya di kawasan Car Free Day (CFD) Boulevard, Kecamatan Panakkukang, yang menjadi pusat pergerakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setiap akhir pekan.

Di tengah tingginya aktivitas masyarakat yang berolahraga dan bersantai, kawasan ini berkembang menjadi ruang ekonomi terbuka yang dimanfaatkan para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan.

Camat Panakkukang, Syahril, turun langsung memantau aktivitas di kawasan Boulevard Makassar, Minggu (12/4/2026), dan menilai tingginya partisipasi UMKM menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

“Animo berdagang UMKM bertambah, dan banyak masyarakat yang berbelanja ini betul-betul bagus. Tapi kami akan terus melakukan pembenahan dan penataan agar lebih baik lagi,” ujarnya.


Baca: Penataan Kota Makassar Dapat Dukungan Publik, Sukses Jaga Ketertiban dan Lindungi Hak Warga


Sejak pagi, deretan lapak kuliner, kerajinan, hingga berbagai layanan jasa dipadati pengunjung. Interaksi antara pedagang dan pembeli menciptakan ekosistem ekonomi yang dinamis, bahkan mampu mencatat perputaran uang hingga puluhan juta rupiah dalam waktu singkat.

“Setiap Minggu pagi, CFD dipadati puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah. Ini membuktikan adanya dampak ekonomi bagi UMKM yang berjualan di sini,” tambahnya.

Berdasarkan data terbaru, jumlah pelaku usaha yang terdaftar di kawasan CFD Boulevard telah mencapai lebih dari 800 tenant. Meski demikian, jumlah tersebut bersifat fluktuatif karena tidak semua pedagang hadir secara rutin setiap pekan.

“Data terbaru sekitar 800 lebih tenant, tetapi memang tidak semuanya hadir setiap minggu. Namun secara umum, animo masyarakat sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan dengan lokasi lain,” katanya.

Keberadaan CFD dinilai memberikan ruang usaha yang strategis bagi UMKM tanpa beban biaya operasional tinggi, sekaligus memudahkan masyarakat mengakses produk lokal dengan harga terjangkau.

Syahril menilai kondisi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat perkotaan.


Baca: Jukir Liar Pantai Losari Ditindak, PKL Ditata


Ia juga mengapresiasi tingkat kedisiplinan pelaku usaha yang mulai meningkat, serta peran pengelola dalam mengatur aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah pelaku usaha sudah mulai tertib. Pengelolaan memang sudah dilimpahkan ke pihak pengelola, tetapi kecamatan tetap melakukan pengawasan dan pendampingan,” ujarnya.

Pemerintah kecamatan berencana melakukan evaluasi lanjutan melalui koordinasi dengan pengelola untuk memperbaiki aspek yang masih perlu ditata.

“Kami akan menggelar rapat dengan pengelola untuk membahas hal-hal yang masih perlu ditata dengan lebih baik,” lanjutnya.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga membuka peluang bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima yang terdampak penertiban di sejumlah lokasi untuk berjualan di CFD Boulevard.

Pedagang yang sebelumnya beraktivitas di kawasan Pantai Losari telah difasilitasi untuk bergabung, termasuk penyediaan lapak dengan nomor yang telah ditentukan.

“Kami sudah memberikan imbauan kepada UMKM yang terdampak penertiban agar bisa berjualan di sini,” jelasnya.

Tidak hanya sebagai pusat ekonomi, CFD Boulevard juga dimanfaatkan sebagai ruang pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan gratis dari puskesmas di wilayah Kecamatan Panakkukang.

Layanan tersebut dilakukan secara bergilir oleh lima puskesmas, dengan pelaksanaan terbaru oleh Puskesmas Tamamaung.

“Ini bagian dari edukasi kesehatan sekaligus pelayanan bagi masyarakat yang beraktivitas di CFD,” katanya.

Untuk menjaga kenyamanan kawasan, pihak kecamatan bersama PD Parkir dan Dinas Perhubungan akan melakukan evaluasi terhadap titik-titik yang masih memerlukan penataan, khususnya terkait pelanggaran parkir kendaraan.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan aktivitas di kawasan CFD Boulevard tetap tertib, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ada beberapa hal yang perlu kami benahi, terutama terkait kendaraan yang mulai masuk dalam dua minggu terakhir ini, itu menjadi fokus penataan kami,” tutupnya.

Tags: CFD Boulevard UMKM Camat Panakkukang Pemkot Makassar Munafri Arifuddin

Baca Juga

Muslim LifeFair Makassar 2026 Siap Digelar, Targetkan 20 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp6 Miliar
Muslim LifeFair Makassar 2026 Siap Digelar, Targetkan 20 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp6 Miliar
GMTD Libatkan UMKM dalam Program Jumat Berbagi, Dorong Dampak Sosial dan Ekonomi di Tanjung Bunga
GMTD Libatkan UMKM dalam Program Jumat Berbagi, Dorong Dampak Sosial dan Ekonomi di Tanjung Bunga
Pemkot Makassar Resmi Buka Seleksi Kepala Puskesmas di 15 Kecamatan
Pemkot Makassar Resmi Buka Seleksi Kepala Puskesmas di 15 Kecamatan
Munafri Tegaskan Dukungan Program MBG di Makassar, Dampak Gizi dan Ekonomi Dinilai Nyata
Munafri Tegaskan Dukungan Program MBG di Makassar, Dampak Gizi dan Ekonomi Dinilai Nyata
Cerita Dainichi Sukses Kuasai 80 Persen Pasar Gula Aren di Indonesia Timur, Didukung Shopee Jualan dari Makassar hingga Papua
Cerita Dainichi Sukses Kuasai 80 Persen Pasar Gula Aren di Indonesia Timur, Didukung Shopee Jualan dari Makassar hingga Papua
Pelindo dan Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Taman Km 0 hingga Penataan Parkir Truk Jadi Fokus
Pelindo dan Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Taman Km 0 hingga Penataan Parkir Truk Jadi Fokus

Populer

  • 1
    Heboh Pengadaan Motor MBG, Ternyata Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Pernah Diperiksa KPK
  • 2
    Cerita Dainichi Sukses Kuasai 80 Persen Pasar Gula Aren di Indonesia Timur, Didukung Shopee Jualan dari Makassar hingga Papua
  • 3
    Heboh Motor Trail Listrik MBG, Ini Profil PT Yasa Artha Trimanunggal dan Sorotan Anggaran Rp49,95 Juta per Unit
  • 4
    OJK Sultra Gencarkan Edukasi Keuangan di Kepulauan Buton, Sasar 428 Peserta
  • 5
    Pemkab Gowa Fokus Ciptakan Lingkungan yang Ramah Bagi Anak

Ekonomi

  • Dirut Semen Tonasa Bicara Kepemimpinan di Tengah Persaingan Ketat pada Makassar Talent Expo 2026
    Dirut Semen Tonasa Bicara Kepemimpinan di Tengah Persaingan Ketat pada Makassar Talent Expo 2026
  • Mantan Aggota DPR Asal Sulsel Akbar Faizal Keluhkan Mobil Listrik BYD Miliknya 4 Bulan Rusak, Bakal Kirim Somasi
    Mantan Aggota DPR Asal Sulsel Akbar Faizal Keluhkan Mobil Listrik BYD Miliknya 4 Bulan Rusak, Bakal Kirim Somasi
  • OJK Sultra Gencarkan Edukasi Keuangan di Kepulauan Buton, Sasar 428 Peserta
    OJK Sultra Gencarkan Edukasi Keuangan di Kepulauan Buton, Sasar 428 Peserta

Peristiwa

  • Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi
    Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi
  • Transformasi Jembatan Cirahong: Dari Sorotan Pungli ke Proyek Wisata Bernilai Ekonomi
    Transformasi Jembatan Cirahong: Dari Sorotan Pungli ke Proyek Wisata Bernilai Ekonomi
  • Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional
    Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID