Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Perusahaan Banyak Memutus Kontrak Karyawan Gen Z di Awal Masa Kerja, Ini Faktor Penyebabnya

Kamis, 7 Mei 2026 18:54
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi Karyawan Gen Z Dipecat

LUMINASIA.ID, NASIONAL — Fenomena perusahaan yang mengakhiri hubungan kerja dengan karyawan Generasi Z (Gen Z) dalam waktu singkat setelah perekrutan semakin menjadi sorotan. Temuan terbaru dari survei Intelligent menunjukkan bahwa sekitar 60 persen perusahaan memilih memberhentikan pekerja Gen Z hanya dalam beberapa bulan pertama masa kerja mereka.

Dilansir Kompas, Profesor dari New York University (NYU), Suzy Welch, menilai kondisi ini mencerminkan adanya ketidaksesuaian nilai antara generasi muda dan kebutuhan dunia kerja saat ini. Ia menggunakan alat analisis bernama The Values Bridge untuk memetakan prioritas hidup individu berdasarkan nilai, minat, dan kemampuan.

“Data menunjukkan hanya 2 persen dari Generasi Z yang memiliki nilai-nilai yang diinginkan dan dicari oleh manajer perekrutan. Dari 98 persen yang tidak memiliki nilai-nilai tersebut, hanya sebagian kecil yang sesuai, dan itu angka yang sangat besar,” ujar Welch, seperti dikutip dari USA Today, Kamis (7/5/2026).

Riset tersebut melibatkan sekitar 200.000 responden dalam satu tahun terakhir. Hasilnya menunjukkan bahwa tiga nilai utama yang dijunjung Gen Z adalah kesejahteraan diri (self-care), kebebasan berekspresi secara autentik, dan keinginan untuk memberi dampak positif bagi orang lain.

Di sisi lain, perusahaan memiliki prioritas berbeda. Welch menjelaskan bahwa manajer perekrutan umumnya mencari kandidat dengan orientasi pada pencapaian, fokus tinggi terhadap pekerjaan, serta keinginan untuk terus berkembang melalui pengalaman dan tantangan baru.

“Nilai nomor satu yang dicari adalah prestasi, keinginan untuk menang. Kedua adalah fokus pada pekerjaan, dan ketiga adalah keinginan untuk belajar serta berkembang melalui pengalaman,” jelasnya.

Perbedaan orientasi ini menjadi salah satu faktor utama yang memicu ketidaksesuaian antara ekspektasi perusahaan dan realitas di lapangan. Banyak pekerja muda menilai pola kerja generasi sebelumnya tidak selalu menghasilkan stabilitas hidup, sehingga mereka lebih menekankan keseimbangan hidup dan kesehatan mental dibandingkan ambisi karier semata.

“Gen Z pada dasarnya mengatakan, ‘Saya tidak suka aturan-aturan itu. Itu nilai generasi sebelumnya dan tidak selalu berhasil. Saya tidak akan menerimanya,’” kata Welch.

Meski demikian, Welch menegaskan bahwa nilai-nilai yang dianut Gen Z tidak bisa dianggap salah. Ia menilai generasi muda berhak mempertahankan prinsip hidup mereka, meskipun harus menghadapi konsekuensi dalam dunia kerja.

“Jika mereka mempertahankan prinsip tersebut, tidak ada yang salah. Namun mereka harus memahami konsekuensinya, termasuk kemungkinan tidak mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka,” ujarnya.

Sejumlah perusahaan bahkan mengaku kesulitan menemukan kandidat yang sesuai dengan standar yang mereka harapkan. Mereka harus bersaing untuk mendapatkan kelompok kecil pekerja yang dinilai memenuhi kriteria.

Sementara itu, data dari Federal Reserve Bank of New York pada akhir 2025 menunjukkan bahwa tingkat pengangguran lulusan baru di Amerika Serikat mencapai 5,7 persen, atau lebih tinggi sekitar 1,5 poin dibandingkan kelompok usia lainnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan struktur industri serta perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI).

Dalam situasi tersebut, lulusan baru disarankan untuk lebih fleksibel dalam memilih pekerjaan. Tidak hanya terpaku pada bidang studi saat kuliah, tetapi juga terbuka terhadap peluang lain yang dapat menjadi batu loncatan dalam karier.

Fenomena ini menegaskan bahwa dunia kerja sedang mengalami pergeseran besar, di mana perusahaan dan generasi muda sama-sama perlu beradaptasi untuk menemukan titik temu antara produktivitas dan kesejahteraan individu.

Tags: Gen Z

Baca Juga

Sinopsis Asmara Gen Z Hari Ini 6 Februari 2025 di SCTV, Seru dan Haru!
Sinopsis Asmara Gen Z Hari Ini 6 Februari 2025 di SCTV, Seru dan Haru!
Jadwal SCTV Selasa 30 Desember 2025: Asmara Gen Z Jadi Sorotan, FTV hingga Film Layar Lebar Lengkapi Malam Anda
Jadwal SCTV Selasa 30 Desember 2025: Asmara Gen Z Jadi Sorotan, FTV hingga Film Layar Lebar Lengkapi Malam Anda

Populer

  • 1
    Tazkiyah Tour Salurkan Nilai Manfaat Dana Haji hingga Rp12 Juta per Jemaah
  • 2
    Krakatau Osaka Steel Tutup, Industri Baja Domestik Tertekan Gempuran Produk Impor China
  • 3
    Jadwal Pencairan Bansos Mei 2026: Tahapan Penyaluran, Besaran PKH-BPNT, dan Cara Cek Status Penerima
  • 4
    Guru Non-ASN Terancam Dilarang Mengajar 2027, DPR Sebut Bukan Tenaga Sementara
  • 5
    Akibat Fitnah Rumah Warga Samata Diserbu Massa Bawa Batu, Korban Lapor ke Polres Gowa

Ekonomi

  • Pendiri KoinWorks Ditahan Kejaksaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Kredit Rp600 Miliar
    Pendiri KoinWorks Ditahan Kejaksaan dalam Kasus Dugaan Korupsi Kredit Rp600 Miliar
  • XLSMART for BUSINESS Perkuat Peran sebagai Enabler Ekosistem Digital, Siap Replikasi Smart City ke Daerah
    XLSMART for BUSINESS Perkuat Peran sebagai Enabler Ekosistem Digital, Siap Replikasi Smart City ke Daerah
  • SPJM Perkuat Standar Keselamatan Pelayaran Lewat Sharing Session Nasional
    SPJM Perkuat Standar Keselamatan Pelayaran Lewat Sharing Session Nasional

Peristiwa

  • KPAI Soroti Kasus Pemotongan Rambut Siswi SMKN 2 Garut, Minta Evaluasi Metode Disiplin Sekolah
    KPAI Soroti Kasus Pemotongan Rambut Siswi SMKN 2 Garut, Minta Evaluasi Metode Disiplin Sekolah
  • Letjen TNI Robi Herbawan Resmi Jabat Kabais TNI
    Letjen TNI Robi Herbawan Resmi Jabat Kabais TNI
  • Perusahaan Banyak Memutus Kontrak Karyawan Gen Z di Awal Masa Kerja, Ini Faktor Penyebabnya
    Perusahaan Banyak Memutus Kontrak Karyawan Gen Z di Awal Masa Kerja, Ini Faktor Penyebabnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID