LUMINASIA.ID, MAKASSAR — PT Pelindo Jasa Maritim sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan kurban pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Perusahaan yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS) tersebut menyalurkan sebanyak 23 ekor sapi dan 7 ekor kambing kepada masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan, tenaga kerja pendukung, serta pihak-pihak yang membutuhkan.
Program kurban PT Pelindo Jasa Maritim dilaksanakan di 13 provinsi yang tersebar pada 24 kota dan kabupaten di Indonesia.
Di Provinsi Riau, distribusi kurban dilakukan di Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis. Sementara di Provinsi Kepulauan Riau mencakup Kota Batam. Untuk Provinsi Jambi, program berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi, sedangkan di Provinsi Lampung dilaksanakan di Kabupaten Tanggamus.
Selanjutnya di Provinsi Jawa Barat, kegiatan kurban dilakukan di Kabupaten Indramayu dan di Provinsi Jawa Tengah berlangsung di Kabupaten Batang. Adapun di Provinsi Jawa Timur mencakup Kota Surabaya dan Kabupaten Banyuwangi.
Di wilayah Kalimantan Selatan, program dijalankan di Kota Banjarmasin, Kabupaten Kotabaru, dan Kecamatan Batulicin. Sementara di Provinsi Kalimantan Timur, kurban dilaksanakan di Kota Samarinda, Kota Bontang, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Paser.
Untuk wilayah Sulawesi Selatan, kegiatan berlangsung di Kota Makassar. Sedangkan di Provinsi Sulawesi Tengah mencakup Kabupaten Banggai dan Kabupaten Donggala.
Di kawasan timur Indonesia, perusahaan juga melaksanakan kurban di Provinsi Bali yang mencakup Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar, serta di Provinsi Nusa Tenggara Barat tepatnya di Kabupaten Lombok Barat.
Khusus di Kota Makassar, pemotongan hewan kurban dilaksanakan pada 27 Mei 2026 di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Antang dengan melibatkan manajemen, pekerja, dan panitia kurban perusahaan.
SVP Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar wilayah kerja perusahaan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah kerja kami. Tidak hanya itu, kami berharap juga untuk menumbuhkan semangat berbagi di semua pihak yang terlibat pada acara kurban,” ujar Tubagus Patrick.
Ia menambahkan, kegiatan kurban juga menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial di lingkungan perusahaan maupun masyarakat.
Menurutnya, program tersebut merupakan implementasi TJSL yang sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 1, 2, 3, dan 17.

