LUMINASIA.ID - PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Wilayah 2 mencatat kinerja keuangan positif hingga Mei 2026.
Anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) itu berhasil membukukan laba bersih sebesar 206,63 persen dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Capaian tersebut diraih meskipun realisasi pendapatan usaha baru mencapai 89,30 persen dari target RKAP. Kondisi ini dipengaruhi sejumlah faktor eksternal, mulai dari perlambatan trafik kapal global hingga penurunan aktivitas bongkar muat di beberapa wilayah operasional.
Baca: Pelindo Jasa Maritim Tebar 23 Sapi dan 7 Kambing Kurban di 13 Provinsi
Selain itu, penurunan juga terjadi pada layanan pemanduan dan penundaan kapal, distribusi komoditas batu bara, serta berkurangnya kunjungan kapal akibat ketidakpastian kondisi geopolitik global.
Meski demikian, PJM Wilayah 2 mampu menjaga profitabilitas melalui penerapan strategi efisiensi dan pengendalian biaya operasional yang ketat. Hingga Mei 2026, realisasi beban usaha tercatat sebesar 85,14 persen dari total anggaran RKAP.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan ketahanan bisnis perusahaan dalam menghadapi tantangan industri maritim.
“Meski menghadapi berbagai tantangan operasional dan dinamika pasar, Wilayah 2 tetap mampu menjaga kinerja keuangan yang sehat. Pencapaian laba bersih yang melampaui target menjadi bukti komitmen seluruh insan PJM dalam menjalankan operasional secara efektif, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Patrick dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Menurut dia, keberhasilan perusahaan menekan biaya operasional menjadi faktor utama yang mendukung peningkatan laba bersih.
Langkah efisiensi dilakukan melalui optimalisasi biaya operasional serta pengendalian berbagai pos pengeluaran strategis, meski terdapat peningkatan pada beban asuransi dan biaya pemeliharaan tertentu.
PJM, lanjut Patrick, akan terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan, meningkatkan kualitas layanan maritim, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Langkah strategis ini kami lakukan untuk mendukung peran Pelindo sebagai penggerak utama dalam ekosistem logistik nasional,” katanya.
PT Pelindo Jasa Maritim merupakan subholding Pelindo yang bergerak di bidang jasa marine, peralatan pelabuhan, galangan kapal, pengerukan, serta layanan utilitas kepelabuhanan. Perusahaan ini memiliki wilayah operasional yang mencakup seluruh Indonesia, mulai dari Malahayati hingga Merauke

