Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Pedagang Kelapa Muda Fort Rotterdam Direlokasi, Pemkot Makassar Siapkan Pasar Kampung Baru di Kecamatan Ujung Pandang

Kamis, 11 Juni 2026 21:13
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
rencana relokasi pedagang kelapa muda yang selama ini berjualan di sekitar kawasan Benteng Fort Rotterdam dan sekitar kantor RRI, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan solusi bagi puluhan pedagang kelapa muda yang selama ini berjualan di kawasan Benteng Fort Rotterdam dan sekitar Kantor RRI.

Alih-alih sekadar melakukan penertiban, pemerintah menyiapkan lokasi usaha baru di Pasar Kampung Baru yang akan dikembangkan menjadi sentra kuliner di pusat kota.

Sebanyak 18 pedagang akan direlokasi sebagai bagian dari program penataan kawasan wisata sejarah Fort Rotterdam.

Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar dan drainase sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan representatif bagi warga maupun wisatawan.

Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar Raya, Rusli Patara, menegaskan bahwa relokasi tidak bertujuan menghilangkan mata pencaharian pedagang, melainkan memberikan tempat usaha yang lebih layak dan memiliki kepastian hukum.

"Kami memastikan para pedagang tetap dapat berusaha dan mencari nafkah. Relokasi bukan untuk mematikan usaha mereka, tetapi memberikan tempat berjualan yang lebih tertib, aman, dan memiliki kepastian hukum," kata Rusli, Kamis (11/6/2026).

Untuk mendukung relokasi tersebut, Perumda Pasar telah menyiapkan sekitar 20 los di kawasan Pasar Kampung Baru. Lokasi itu berada di bagian depan pasar dan menghadap langsung ke jalan utama sehingga dinilai strategis untuk aktivitas perdagangan.

Tidak hanya menyediakan lapak, pemerintah juga akan melengkapi kawasan tersebut dengan tenda kerucut serta fasilitas penyimpanan kelapa yang dirancang lebih rapi dan tidak mengganggu estetika kota.

"Tempatnya sudah kami siapkan. Ada tenda, ada tempat penyimpanan kelapa yang tertata baik. Jadi pedagang bisa langsung beraktivitas dengan lebih nyaman," ujarnya.

Rusli optimistis relokasi tidak akan menurunkan potensi penjualan para pedagang. Pasalnya, Pasar Kampung Baru berada di kawasan pusat kota dan berdekatan dengan Benteng Fort Rotterdam maupun Pantai Losari yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Bahkan, kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat kuliner baru yang akan menampung berbagai pedagang kaki lima dari sejumlah titik di Kota Makassar. Perumda Pasar juga tengah menyiapkan konsep pasar kuliner malam dengan penataan tenda, pencahayaan dekoratif, dan fasilitas pendukung lainnya.

"Kami ingin menjadikan Pasar Kampung Baru sebagai sentra kuliner baru di Kota Makassar," tutur Rusli.

Sementara itu, Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, mengatakan proses relokasi telah melalui tahapan sosialisasi dan komunikasi dengan para pedagang selama hampir dua pekan. Pemerintah juga telah memberikan surat peringatan kepada pedagang yang berjualan di atas trotoar maupun saluran drainase.

Menurut Nanin, Pasar Kampung Baru dipilih karena lokasinya masih berada di pusat kota dan hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi usaha para pedagang saat ini.

"Ke depan juga akan dikembangkan menjadi pusat kuliner sehingga peluang usaha para pedagang justru bisa semakin terbuka," katanya.

Ia menegaskan bahwa penataan kawasan bukan hanya berlaku di sekitar Fort Rotterdam, melainkan akan dilakukan secara bertahap di berbagai titik kota yang memanfaatkan fasilitas umum dan fasilitas sosial secara tidak sesuai peruntukan.

Meski demikian, pemerintah memastikan pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan solusi dan perlindungan terhadap keberlangsungan usaha masyarakat.

"Pemerintah tidak mematikan ekonomi masyarakat. Justru kami menyiapkan tempat baru yang lebih layak dan lebih tertata agar usaha mereka bisa berjalan dengan baik dalam jangka panjang," tegas Nanin.

Rencananya, proses relokasi akan mulai dilakukan pekan depan setelah seluruh tahapan sosialisasi, administrasi, dan penyiapan fasilitas selesai. Pemerintah berharap penataan kawasan Fort Rotterdam dapat berjalan beriringan dengan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat melalui hadirnya sentra kuliner baru di kawasan Pasar Kampung Baru.

Tags: penertiban pkl Fort Rotterdam Pemkot Makassar Munafri Arifuddin Pasar Kampung Baru

Baca Juga

Pete-pete Laut Makassar Resmi Uji Coba, Layani Rute Pulau Barrang Lompo hingga Bonetambu
Pete-pete Laut Makassar Resmi Uji Coba, Layani Rute Pulau Barrang Lompo hingga Bonetambu
Munafri Siapkan Hadiah Rp100 Juta untuk RT yang Sukses Ajak Warga Makassar Pilah Sampah dari Rumah
Munafri Siapkan Hadiah Rp100 Juta untuk RT yang Sukses Ajak Warga Makassar Pilah Sampah dari Rumah
Wali Kota Makassar Targetkan TPA Antang Beralih ke Sanitary Landfill, Progres Pembenahan Capai 40 Persen
Wali Kota Makassar Targetkan TPA Antang Beralih ke Sanitary Landfill, Progres Pembenahan Capai 40 Persen
Munafri Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Tegaskan Komitmen Makassar Jaga Kerukunan dan Toleransi
Munafri Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Tegaskan Komitmen Makassar Jaga Kerukunan dan Toleransi
Pemkot Makassar Siap Biayai Anak Tak Lolos Sekolah Negeri ke Swasta di SPMB 2026
Pemkot Makassar Siap Biayai Anak Tak Lolos Sekolah Negeri ke Swasta di SPMB 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kecamatan Wajo Jadi Pusat Gerakan Pilah Sampah dari Sumber di Makassar
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kecamatan Wajo Jadi Pusat Gerakan Pilah Sampah dari Sumber di Makassar

Populer

  • 1
    104 Pertandingan Piala Dunia 2026 Bisa Disaksikan di MAXStream TV, Harga Paket Mulai Rp25 Ribu
  • 2
    Buktikan Hubungan Wakaf Uang dan Kebahagiaan, Hendriansyah Raih Gelar Doktor di UIKA Bogor
  • 3
    Mahasiswa Seni Kuliner Poltekpar Makassar Sulap Limbah Pangan Jadi Produk Bernilai Ekonomi
  • 4
    Wabup Gowa: Data Sensus Ekonomi 2026 Penting untuk Kebijakan yang Tepat Sasaran
  • 5
    Tegaskan Komitmen Bangun Tempat Kerja Berpusat pada Manusia, PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia 2026

Ekonomi

  • Tring It Up dari Pegadaian Hadir di MaRI, Tawarkan Kemudahan Investasi Emas Digital Lewat Aplikasi Tring!
    Tring It Up dari Pegadaian Hadir di MaRI, Tawarkan Kemudahan Investasi Emas Digital Lewat Aplikasi Tring!
  • BI Sulsel Dorong Penerapan Ekonomi Syariah dalam Kehidupan Sehari-hari
    BI Sulsel Dorong Penerapan Ekonomi Syariah dalam Kehidupan Sehari-hari
  •  SMARTFREN Tegaskan Transformasi Brand dan Perkuat Posisi sebagai “Jagoan Sinyal Se-Indonesia”
    SMARTFREN Tegaskan Transformasi Brand dan Perkuat Posisi sebagai “Jagoan Sinyal Se-Indonesia”

Peristiwa

  • Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Sidang Kasus Suap Bea Cukai, Hotman Paris Siapkan Klarifikasi
    Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Sidang Kasus Suap Bea Cukai, Hotman Paris Siapkan Klarifikasi
  • KPK Tangkap Lima ASN BPK dalam Pengembangan Kasus Suap Pengadaan Smart Board di Muara Enim
    KPK Tangkap Lima ASN BPK dalam Pengembangan Kasus Suap Pengadaan Smart Board di Muara Enim
  • Prabowo Ungkap Alasan Ingin Menjadi Presiden, Nilai Indonesia Pernah Berjalan ke Arah yang Keliru
    Prabowo Ungkap Alasan Ingin Menjadi Presiden, Nilai Indonesia Pernah Berjalan ke Arah yang Keliru
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID