LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar Muhammad Nasir Rurung bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba melalui kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan VII.
Kegiatan yang mengusung tema Peran Pemerintah untuk Menjaga Kualitas Generasi Muda Jauh dari Lingkungan Bahaya dan Peredaran Narkoba di Kota Makassar tersebut berlangsung di Hotel Grand Town Makassar, Jalan Pengayoman, Kompleks Pasar Segar Blok E Nomor 9B, Kecamatan Panakkukang, Senin (20/7/2026), dan diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Muhammad Nasir Rurung menegaskan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar membangun sistem pencegahan yang berkelanjutan melalui edukasi, penguatan peran keluarga, serta kolaborasi lintas sektor.
"Melindungi generasi muda dari bahaya narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat," ujar Muhammad Nasir Rurung.
Ia mengatakan kegiatan pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan berbagai program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan pengawasan ini, kami ingin memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan produktif bagi generasi penerus bangsa," katanya.
Pada kesempatan yang sama, narasumber Alifian Mudhary menjelaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga.
Menurutnya, pembinaan karakter, pengawasan orang tua, serta edukasi sejak usia dini menjadi fondasi utama dalam membentengi anak-anak dan remaja dari pengaruh negatif lingkungan.
"Pencegahan akan lebih efektif apabila masyarakat memiliki kepedulian untuk saling mengingatkan dan berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya," ujar Alifian Mudhary.
Ia juga menilai generasi muda perlu diberikan ruang yang lebih luas untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan positif.
"Generasi muda harus diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas, prestasi, dan kegiatan positif agar tidak mudah terjerumus dalam pergaulan yang merusak masa depan," tambahnya.
Sementara itu, narasumber lainnya, Dedy Kurniawan, mengingatkan bahwa peredaran narkoba kini berkembang dengan berbagai modus yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan media sosial.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan agar mampu mengenali berbagai bentuk ancaman yang dapat menyasar kalangan pelajar maupun generasi muda.
"Kesadaran masyarakat menjadi benteng pertama dalam memutus rantai peredaran narkoba, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan," ujar Dedy.
Ia menambahkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar upaya pencegahan dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
"Sinergi antara pemerintah, aparat, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar upaya pencegahan berjalan secara menyeluruh dan berkesinambungan," katanya.
Diskusi yang dipandu moderator Ir Mukbil M Nur berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dalam sesi tanya jawab mengenai langkah konkret menghadapi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.
Para narasumber menjelaskan bahwa masyarakat yang menemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba sebaiknya melaporkan melalui jalur resmi kepada aparat berwenang dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong kolaborasi dengan sekolah, komunitas, organisasi kepemudaan, serta berbagai program pembinaan keterampilan, olahraga, seni, dan kewirausahaan untuk memberikan ruang bagi generasi muda mengembangkan potensi secara positif.
Melalui kegiatan tersebut, DPRD Kota Makassar bersama Kesbangpol berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa menjaga kualitas generasi muda merupakan investasi penting bagi masa depan Kota Makassar.


