LUMINASIA.ID, BANDUNG — Pertandingan Persib Bandung kontra PSM Makassar diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan tiga poin, tetapi juga momentum mempererat hubungan antarsuporter.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan secara khusus meminta Bobotoh memberikan sambutan positif kepada pendukung PSM Makassar yang datang ke Bandung untuk menyaksikan pertandingan.
Farhan mengajak Bobotoh memperlakukan suporter tim tamu layaknya saudara yang berkunjung ke rumah sendiri. Menurutnya, atmosfer pertandingan harus tetap dijaga agar tidak berubah menjadi konflik di luar lapangan.
“Saya mengimbau agar siapapun tamu yang datang kita jadikan sebagai saudara yang datang ke rumah kita. Untuk para tamu yang datang, kami sambut dengan tangan terbuka,” ujar Farhan.
Pesan tersebut disampaikan menjelang laga kandang perdana Persib pada kompetisi Super League musim 2026/2027.
Selain mengingatkan soal keamanan, Farhan juga berharap pertandingan dapat menjadi contoh bagaimana rivalitas dalam sepak bola tetap berjalan beriringan dengan sportivitas.
Ia meminta seluruh pihak ikut menjaga situasi selama pertandingan. Menurutnya, kemenangan sebuah tim tidak seharusnya dibayar dengan kerugian masyarakat akibat kericuhan.
“Kita sama-sama menjaga, jangan sampai justru pertandingan ini nanti malah jadi satu hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Di sisi lain, Farhan menyadari PSM bukan lawan yang bisa dianggap remeh oleh Persib. Meski menilai kondisi PSM saat ini belum optimal, ia tetap meminta Maung Bandung bermain serius.
“Lawan PSM ini berat sekali. Kita tahu PSM memang sedang dalam keadaan yang tidak terlalu sehat, tapi bukan berarti kita bisa anggap remeh,” ucapnya.
Persib juga membawa target besar pada musim ini. Manajemen klub telah memasang sasaran menjadi juara sehingga setiap pertandingan dinilai memiliki arti penting.
“Pak manajer sudah menargetkan ingin menjadi juara. Jadi harus menang,” tegas Farhan.
Meski demikian, bagi Farhan, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Ia ingin laga Persib kontra PSM tetap dikenang sebagai pertandingan yang berlangsung aman, sportif, dan memperlihatkan kedewasaan suporter dalam mendukung klub masing-masing.



