LUMINASIA.ID, Turin - Juventus harus menunggu hingga masa injury time untuk menghindari kekalahan dari AC Milan. Federico Gatti menjadi penyelamat Bianconeri lewat gol yang membuat pertandingan berakhir 1-1.
Duel Juventus kontra Milan berlangsung di Allianz Stadium, Senin (7/9/2026) dini hari WIB. Juventus sebenarnya tampil cukup agresif dan lebih banyak menghasilkan peluang dibandingkan tim tamu.
Namun, dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Milan justru berhasil memanfaatkan peluangnya untuk memimpin melalui Alphadjo Cisse pada menit ke-68.
Juventus kemudian meningkatkan tekanan hingga penghujung laga. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika Gatti mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time.
Pelatih Juventus Luciano Spalletti tetap melihat sisi positif dari penampilan anak asuhnya. Ia menilai keberanian Juventus untuk terus menekan Milan merupakan modal penting untuk pertandingan berikutnya.
Meski demikian, Spalletti tidak menutup mata terhadap kekurangan timnya. Menurut dia, masalah Juventus muncul ketika serangan sudah memasuki area sepertiga akhir lapangan.
Di fase tersebut, pemain Juventus dinilai belum cukup tepat dalam mengambil keputusan untuk membuka pertahanan Milan maupun menyelesaikan peluang.
"Kami perlu memperbaiki pilihan yang kami buat dan tidak menunggu diundang. Kami harus masuk sendiri dan mengambil kendali penuh," ujar Spalletti.
Spalletti juga menilai perbedaan antara peluang yang bisa menghasilkan gol dan peluang yang terbuang terkadang hanya terletak pada detail kecil. Posisi bola maupun kaki yang digunakan untuk menerima atau memainkan bola bisa menentukan hasil akhir sebuah serangan.
Karena itu, hasil imbang melawan Milan belum dianggap sebagai gambaran sempurna dari permainan Juventus. Spalletti melihat timnya sudah memiliki dasar yang baik, tetapi masih membutuhkan peningkatan dalam eksekusi.
"Ini adalah fondasi bagus untuk membangun langkah berikutnya," kata Spalletti.



