LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Mulia, Ray Suryadi Arsyad, mendorong Pemerintah Kota Makassar memberi perhatian terhadap kondisi dermaga di sejumlah pulau di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Menurut Ray, dermaga merupakan infrastruktur penting bagi masyarakat kepulauan karena menjadi akses utama untuk mobilitas warga dari dan menuju pulau, termasuk untuk memperoleh layanan pendidikan, pekerjaan hingga kesehatan.
Baca: Legislator Makassar Tenri Uji Dorong Percepat Kepastian Nasib 6.000 PPPK
“Bukan hanya air bersih, tetapi dermaga juga harus menjadi perhatian. Karena masyarakat kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut,” ujar Ray, Rabu (7/10/2026), dilansir menitnews.
Ia menilai keberadaan dermaga yang layak tidak hanya berkaitan dengan aktivitas transportasi sehari-hari, tetapi juga berperan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Akses laut dengan dukungan dermaga yang memadai, kata Ray, dapat membantu mempercepat mobilitas warga ketika membutuhkan pelayanan kesehatan maupun penanganan kondisi darurat lainnya.
Ray sebelumnya juga mengapresiasi rencana Pemerintah Kota Makassar menyediakan air bersih dan air minum bagi masyarakat kepulauan melalui teknologi desalinasi air laut berbasis tenaga surya.
Teknologi tersebut dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan sumber air tawar di sejumlah pulau, seperti Barrang Lompo, Barrang Caddi, Kodingareng, Lumu-Lumu, Bonetambu dan Langkai.
Baca: DPRD Makassar Dorong Perda HIV Tak Berujung Stigma, Utamakan Pembinaan
“Desalinasi itu adalah proses air asin yang kemudian difilter menjadi air tawar atau siap minum. Ini memang salah satu hal yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Namun, Ray mengingatkan penyediaan fasilitas desalinasi perlu diikuti dengan perhatian terhadap keberlanjutan operasional dan pemeliharaannya.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan ketersediaan anggaran untuk operasional dan perawatan perangkat tersebut agar fasilitas dapat berfungsi dalam jangka panjang.
Peralatan yang bersentuhan langsung dengan air laut, kata Ray, memiliki risiko korosi sehingga membutuhkan perawatan secara berkala.
Di sisi lain, ia mendorong pembangunan dan perbaikan dermaga dilakukan melalui perencanaan yang berkelanjutan.
Ray juga mendorong adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menangani kebutuhan infrastruktur di wilayah kepulauan.
Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintahan diperlukan karena pembangunan infrastruktur di wilayah laut tidak seluruhnya menjadi kewenangan pemerintah kota.
Ia berharap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kepulauan dilakukan secara terpadu, mulai dari penyediaan air bersih hingga penguatan akses transportasi laut.
“Air bersih penting, tetapi akses transportasi juga harus dipastikan. Dermaga merupakan kebutuhan dasar masyarakat kepulauan karena menjadi penghubung utama mereka dengan wilayah daratan,” pungkasnya.




