LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Rantai motor yang putus saat berkendara dapat mengganggu perjalanan dan berisiko terhadap keselamatan pengendara, sehingga penting untuk mengetahui langkah penanganan darurat serta cara merawatnya agar tetap dalam kondisi baik.
Daya Auto melalui artikel yang dipublikasikan Minggu (11/10/2026) membagikan tipd Honda, panduan menangani rantai motor putus di perjalanan. Mulai dari mengamankan kendaraan hingga melakukan perawatan rutin untuk memperpanjang usia pakai rantai.
Rantai merupakan komponen penting pada sepeda motor bertransmisi manual, seperti motor sport dan bebek, yang berfungsi meneruskan tenaga mesin ke roda belakang melalui gir atau sproket depan dan belakang.
Ketika motor melaju, rantai harus mampu menahan tarikan kuat agar performa kendaraan tetap optimal serta mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Seiring pemakaian, kondisi rantai dapat menurun dan menimbulkan sejumlah masalah, seperti suara berisik, rantai kendur, hingga putus saat kendaraan digunakan.
Amankan Motor Terlebih Dahulu
Daya Auto menyarankan pengendara segera menepikan sepeda motor ke tempat yang aman dan rata apabila rantai putus di tengah perjalanan.
Pengendara perlu mematikan mesin dan memeriksa kondisi rantai untuk mengetahui bagian yang mengalami kerusakan.
Rantai dapat putus pada bagian sambungan akibat klip pengunci terlepas atau karena kondisinya sudah aus dan berkarat.
Artikel tersebut juga menjelaskan penggunaan standar tengah untuk menopang motor dan memudahkan pemeriksaan roda belakang, tetapi pemeriksaan harus dilakukan dengan mesin mati dan kendaraan dalam posisi stabil.
Hindari Memaksakan Motor
Salah satu solusi perbaikan darurat yang dijelaskan Daya Auto adalah menggunakan connecting chain atau sambungan rantai yang sesuai dengan jenis rantai motor.
Komponen tersebut terdiri atas pin, pelat luar, dan klip pengunci yang digunakan untuk menyambungkan kembali kedua ujung rantai.
Pemasangan harus memastikan pin masuk dengan benar ke bagian rantai, pelat luar terpasang rapat, dan klip pengunci terkunci sempurna.
Posisi bukaan klip juga perlu dipasang berlawanan dengan arah putaran rantai agar tidak mudah terlepas ketika rantai bergerak.
Daya Auto turut menyebut kawat atau cable ties sebagai alternatif dalam kondisi darurat apabila sambungan rantai tidak tersedia, tetapi cara tersebut tidak disarankan untuk perjalanan jauh maupun kecepatan tinggi.
Penggunaan kawat atau pengikat kabel bukan pengganti perbaikan yang aman, sehingga pengendara sebaiknya tidak memaksakan motor untuk terus berjalan dan meminta bantuan atau membawa kendaraan ke bengkel.
Periksa Ketegangan Rantai
Untuk mencegah rantai putus, pengendara perlu memeriksa ketegangan rantai secara rutin, terutama setelah motor digunakan untuk perjalanan jauh atau membawa beban berat.
Rantai yang terlalu tegang berisiko putus, sedangkan rantai yang terlalu kendur dapat mempercepat keausan dan terlepas dari gir.
Daya Auto menyarankan pengendara memeriksa jarak main bebas rantai dengan mengacu pada stiker di lengan ayun (swing arm) atau buku pedoman pemilik kendaraan karena ukuran setiap model motor dapat berbeda.
Pemeriksaan dilakukan dengan menempatkan motor di permukaan datar, menggunakan standar tengah jika tersedia, mematikan mesin, dan memosisikan transmisi pada gigi netral.
Pengendara kemudian dapat menekan bagian tengah rantai ke atas untuk memeriksa tingkat kekenduran dan mengukurnya menggunakan mistar.
Jika hasil pengukuran berada di luar batas yang ditentukan, rantai perlu disetel sesuai petunjuk pabrikan.
Bersihkan dan Lumasi Rantai
Selain memeriksa ketegangan, kebersihan rantai juga perlu dijaga untuk membantu memperpanjang masa pakai dan mencegah karat.
Daya Auto menyarankan rantai dibersihkan setidaknya sebulan sekali menggunakan air dan sabun untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada rantai dan gir.
Setelah dibersihkan, rantai perlu diberi pelumas agar gesekan dan keausan dapat dikurangi.
Pelumasan disarankan menggunakan produk khusus rantai roda, seperti AHM Oil Chain Lube, dan dilakukan setiap kali rantai selesai dibersihkan.
Pengendara juga diimbau tidak menggunakan oli bekas untuk melumasi rantai karena dapat mengandung kotoran yang berpotensi mempercepat kerusakan komponen.
Daya Auto mengingatkan pemilik sepeda motor untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala di bengkel resmi AHASS agar kondisi kendaraan ditangani mekanik yang berpengalaman.
Pengendara juga dapat memanfaatkan layanan booking service untuk mengatur jadwal servis dan mengurangi waktu tunggu di bengkel.
Sumber: Daya Auto, artikel “Jangan Panik, Lakukan Ini Ketika Rantai Motor Putus Saat di Perjalanan”, dipublikasikan 11 Oktober 2026.




