Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Siapa Riza Chalid? Asetnya Uang Asing, Rumah Elit, hingga Kendaraan Mewah Disita Kejagung

Senin, 20 Oktober 2025 14:14
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Siapa Riza Chalid? Sosok Saudagar Minyak yang Asetnya Disita Kejagung

LUMINASIA.ID - Nama Mohammad Riza Chalid kembali menjadi sorotan publik setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset miliknya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero) periode 2018–2023.

Penyitaan dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu pada 5 Agustus, 14 Agustus, dan 18 Oktober 2025, meliputi aset berupa uang tunai, kendaraan mewah, serta tanah dan bangunan di kawasan elit Jakarta Selatan.

Langkah penyitaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Kejagung menelusuri hasil tindak pidana korupsi dan mengembalikan kerugian negara yang ditaksir mencapai triliunan rupiah.

Aset Riza Chalid yang Disita Kejagung

Dilansir kompas.com, pada penyitaan 5 Agustus 2025, tim penyidik menyita kekayaan Riza Chalid dalam bentuk mata uang asing dan rupiah, serta lima mobil mewah, yakni Toyota Alphard, Mini Cooper, dan tiga unit Mercedes-Benz di Tegal Parang, Jakarta Selatan.

Selanjutnya, pada 14 Agustus 2025, Kejagung menyita satu BMW 528 putih, satu Toyota Rush, dan dua Mitsubishi Pajero Sport, yang sebagian besar ditemukan di wilayah Bekasi.

Terakhir, pada 18 Oktober 2025, penyidik menyita tanah dan bangunan seluas 557 meter persegi yang terletak di Jalan Hang Lekir XI Blok H/2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, milik Kanesa Ilona Riza, anak Riza Chalid.

“Telah dilaksanakan penyitaan terhadap satu bidang tanah beserta bangunan yang diduga merupakan hasil dan/atau sarana kejahatan atas nama tersangka MRC,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/10/2025).

Profil Singkat Riza Chalid

Mengutip Wikipedia, Mohammad Riza Chalid (lahir tahun 1960) adalah seorang pengusaha asal Indonesia dengan bisnis yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari ritel mode, perkebunan kelapa sawit, minuman jus, hingga minyak bumi.

Ia dikenal luas dengan julukan “Saudagar Minyak” atau The Gasoline Godfather karena dominasinya dalam bisnis impor minyak melalui PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) — anak perusahaan Pertamina yang berbasis di Singapura.

Dalam berbagai laporan, Riza disebut memiliki pengaruh besar di industri energi nasional dan dijuluki sebagai “penguasa abadi bisnis minyak di Indonesia”. Menurut majalah Globe Asia, nilai bisnis yang terkait dengan jaringan usahanya diperkirakan mencapai USD 30 miliar per tahun, dengan kekayaan pribadi sekitar USD 415 juta, menempatkannya pada posisi ke-88 dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia.

Kehidupan Pribadi

Masih dari Wikipedia, Riza Chalid merupakan anak dari pasangan Chalid bin Abdat dan Siti Hindun binti Ali Alkatiri. Ia menikah dengan Roestriana Adrianti (Uchu Riza) pada tahun 1985, dan memiliki dua anak, Muhammad Kerry Adrianto dan Kenesa Ilona Riza.

Pasangan ini bercerai pada tahun 2012 setelah 27 tahun menikah. Sebagian besar waktu keluarga ini dihabiskan di Singapura, di mana anak-anak mereka bersekolah di United World College of South East Asia (UWC SEA).

Riza dan Uchu dikenal sebagai pendiri Sekolah Islam Al Jabr di Pondok Labu, Jakarta, yang berdiri pada tahun 2004 dan kemudian berkembang menjadi sekolah Islam internasional. Selain itu, mereka juga menjadi investor awal proyek Kidzania Jakarta, taman edukasi anak yang diluncurkan pada tahun 2007 dengan nilai investasi sekitar USD 10 juta.

Karier dan Bisnis

Dalam dunia bisnis, Riza Chalid dikenal sebagai sosok yang memiliki jaringan luas di industri minyak nasional dan internasional. Ia disebut-sebut memiliki atau terlibat dalam sejumlah perusahaan seperti Supreme Energy, Paramount Petroleum, Straits Oil, dan Cosmic Petroleum, beberapa di antaranya berbasis di Singapura dan terdaftar di British Virgin Islands, wilayah yang dikenal sebagai tax haven bagi pebisnis global.

Riza juga pernah muncul dalam laporan-laporan terkait pengadaan pesawat tempur Sukhoi di Rusia pada 1997 melalui perusahaan PT Dwipangga Sakti Prima, serta disebut dalam proyek PT Orbit Terminal Merak yang berkaitan dengan bisnis penyimpanan bahan bakar minyak di Indonesia.

Kontroversi dan Kasus Hukum

Nama Riza Chalid mencuat dalam berbagai kontroversi besar, termasuk kasus “Papa Minta Saham” pada tahun 2015, yang melibatkan mantan Ketua DPR Setya Novanto dan isu perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Dalam kasus tersebut, rekaman pembicaraan yang beredar memperlihatkan Riza berperan sebagai perantara.

Selain itu, ia juga dikaitkan dengan isu politik nasional. Riza disebut pernah mendukung pasangan Prabowo Subianto–Hatta Rajasa pada Pemilihan Presiden 2014, termasuk membantu pendanaan tim kampanye dan penyediaan fasilitas jet pribadi.

Kini, dengan penyitaan berulang terhadap aset miliknya, Riza Chalid kembali menjadi perhatian publik dalam konteks hukum. Kejagung menegaskan bahwa proses penegakan hukum terhadap dugaan korupsi di sektor minyak dan energi ini akan terus berjalan hingga tuntas.

Tags: Riza Chalid kekayaan Riza Chalid Korupsi siapa Riza Chalid KPK

Baca Juga

Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
Pemkab Gowa - KPK Dalami Area Kerawanan Korupsi di Pemerintah Daerah
Pemkab Gowa - KPK Dalami Area Kerawanan Korupsi di Pemerintah Daerah
Bupati OTT di Pekalongan, Ujian Integritas Kepala Daerah di Tahun Politik Lokal
Bupati OTT di Pekalongan, Ujian Integritas Kepala Daerah di Tahun Politik Lokal
Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
Fakta OTT KPK di Bea Cukai: Sita Emas 3 Kg hingga Pejabat Dimutasi
Fakta OTT KPK di Bea Cukai: Sita Emas 3 Kg hingga Pejabat Dimutasi
Pejabat Pajak di Banjarmasin Kena OTT KPK
Pejabat Pajak di Banjarmasin Kena OTT KPK

Populer

  • 1
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • 2
    Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • 4
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir
  • 5
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta

Ekonomi

  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal
    Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Peristiwa

  • Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
    Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
  • Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID