LUMINASIA.ID - Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, sebagian masyarakat masih mencari informasi mengenai tanggal 9 Maret 2026 merupakan hari puasa ke berapa.
Perhitungan tersebut dapat berbeda tergantung pada penetapan awal Ramadan yang diikuti oleh umat Muslim di Indonesia.
Di Indonesia, awal Ramadan 1447 H memang ditetapkan berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah. Perbedaan ini menyebabkan perhitungan jumlah hari puasa pada tanggal tertentu juga tidak sama.
Berdasarkan penetapan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui sidang isbat, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dengan demikian, Senin, 9 Maret 2026 merupakan hari ke-19 pelaksanaan ibadah puasa bagi umat Islam yang mengikuti keputusan pemerintah.
Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan lebih dahulu, yakni pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan perhitungan tersebut, tanggal 9 Maret 2026 bertepatan dengan puasa hari ke-20.
Perbedaan penentuan awal Ramadan ini terjadi karena metode yang digunakan tidak sama. Muhammadiyah menggunakan metode hisab, yakni perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan sebagai penanda awal bulan Hijriah.
Adapun pemerintah menggunakan metode rukyatul hilal, yaitu pengamatan langsung terhadap hilal atau bulan sabit yang kemudian diputuskan melalui sidang isbat.
Meski terdapat perbedaan dalam penentuan awal Ramadan, umat Islam tetap menjalankan ibadah puasa dengan semangat yang sama. Perbedaan tersebut juga tidak memengaruhi makna dan esensi ibadah Ramadan yang dijalankan selama sebulan penuh.
Dengan demikian, pada 9 Maret 2026 umat Islam di Indonesia menjalankan puasa hari ke-19 menurut pemerintah, dan puasa hari ke-20 menurut Muhammadiyah.

