LUMINASIA.ID, PANGKEP — Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is'ad Kabupaten Pangkep kembali menorehkan prestasi dalam dunia pendidikan.
Sebanyak 81 persen lulusan SMA IT PPMI Shohwatul Is'ad tahun 2026 berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) ternama, sekolah kedinasan, hingga universitas luar negeri.
Capaian tersebut diumumkan dalam acara penamatan dan wisuda santri yang digelar di Auditorium Al Hijrah PPMI Shohwatul Is'ad, Ahad (7/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, AG Prof. Dr. KH. Najamuddin H. Abd. Safa, Lc., M.A., yang membawakan orasi ilmiah di hadapan para santri, guru, dan orang tua.
Kepala Sekolah SMA IT PPMI Shohwatul Is'ad, Rendika Agustianto, Lc., M.A., menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan yang merupakan hasil kerja keras santri, guru, pembina, serta dukungan orang tua.
Selain tingginya tingkat kelulusan ke perguruan tinggi, pihak sekolah juga mencatat prestasi salah seorang santri yang berhasil diterima di lima perguruan tinggi ternama sekaligus, baik di dalam maupun luar negeri.
“Pencapaian yang telah diraih oleh santri tidak terlepas dari kerja keras, kekompakan, dan dedikasi tinggi dari para guru dan pembina di PPMI Shohwatul Is'ad serta doa dari orang tua yang senantiasa menyertai, sesuai dengan motto pesantren One Team, One Spirit, One Goal,” ujar Rendika.
Ia menuturkan, pendidikan berbasis pesantren yang mengharuskan santri hidup jauh dari orang tua menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter, kemandirian, dan ketangguhan menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, AG Prof. Dr. KH. Najamuddin H. Abd. Safa mengingatkan para alumni untuk terus menjaga semangat menuntut ilmu dan tidak melupakan jasa para guru yang telah membimbing selama berada di lingkungan pesantren.
Menurutnya, generasi muda harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi generasi Ulul Albab, yakni generasi yang memiliki keluasan ilmu pengetahuan, keteguhan iman, serta akhlak yang mulia.
“Teruslah belajar dan mengembangkan diri. Jadilah generasi Ulul Albab yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga kuat dalam keimanan dan akhlak,” pesannya.
Prosesi wisuda turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari para santri serta pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi.
Momentum tahunan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pihak pesantren, guru, dan orang tua untuk memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi masa depan. (*)

