LUMINASIA.ID, MAKASSAR - PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) kembali menunjukkan kapabilitasnya dalam mendukung aktivitas industri migas nasional melalui keberhasilan pelayanan pemindahan rig lepas pantai di perairan Balikpapan yang berlangsung aman, lancar, dan sesuai standar keselamatan pelayaran.
Rig tersebut dipindahkan setelah menyelesaikan seluruh kegiatan operasionalnya di perairan Indonesia sebelum selanjutnya diangkut kembali ke negara asal pemiliknya.
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti kesiapan layanan pemanduan dan penundaan (towage) PJM dalam mendukung aktivitas migas lepas pantai sekaligus menjaga kelancaran arus pelayaran di wilayah kerja pelabuhan.
Pelayanan pemindahan rig dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, mulai pukul 07.03 WITA hingga 12.40 WITA.
Kegiatan pemanduan dipimpin oleh pandu Abdul Rahmat yang memastikan seluruh proses pergerakan rig berlangsung sesuai prosedur keselamatan dan ketentuan pelayaran yang berlaku.
Operasi tersebut melibatkan tiga armada kapal tunda, yakni TB Azzura Harbour berkekuatan 4.000 horse power (HP), KT Venus Harbour berkekuatan 2.000 HP, serta TB HTS 18 berkekuatan 4.070 HP.
Kolaborasi ketiga kapal tunda tersebut mendukung manuver pemindahan rig secara efektif, presisi, dan terkendali.
Senior Vice President Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan keberhasilan operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan maritim yang profesional dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
"Pelaksanaan pelayanan kali ini merupakan bagian dari komitmen PJM untuk selalu memberikan service excellence kepada pengguna jasa. PJM tentunya memberikan pelayanan terbaik dengan juga memperhatikan aspek safety," ujar Tubagus Patrick.
Ia menjelaskan, pemindahan rig merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pascaoperasi setelah unit tersebut menyelesaikan seluruh pekerjaannya di wilayah perairan Indonesia sebelum dikembalikan ke negara asal pemiliknya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan PJM dalam menyediakan layanan pemanduan dan penundaan bagi berbagai aktivitas industri migas lepas pantai yang membutuhkan standar keselamatan tinggi.
Apresiasi terhadap kualitas layanan PJM juga datang dari pengguna jasa.
Captain Gilbert dari China Oilfield Services Limited (COSL) menilai kemampuan pandu dan armada kapal tunda PJM berada pada level yang sangat baik.
"Pilot is number one, one of the best in Indonesia, the tugs are also capable enough," ujar Captain Gilbert.
Keberhasilan operasi pemindahan rig ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan para pengguna jasa terhadap layanan maritim PT Pelindo Jasa Maritim yang profesional, andal, serta berorientasi pada keselamatan pelayaran.
Sebagai anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PJM mengelola lima klaster bisnis utama, yakni jasa layanan marine, jasa peralatan pelabuhan, galangan kapal, pengerukan, dan jasa utilitas kepelabuhanan.
Dengan wilayah operasional yang mencakup seluruh Indonesia, PJM terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan maritim terintegrasi untuk mendukung aktivitas logistik, pelabuhan, dan industri strategis nasional.

