LUMINASIA.ID, BOLA - Piala Dunia 2026 kini hanya menyisakan empat tim terbaik yang sama-sama pernah meraih gelar juara dunia, yakni Argentina, Prancis, Spanyol, dan Inggris. Keempat negara memastikan tiket ke semifinal dengan karakter permainan yang berbeda-beda, menghadirkan persaingan menarik menuju partai puncak.
Pada babak semifinal, Prancis akan menghadapi Spanyol, sementara juara bertahan Argentina ditantang Inggris dalam perebutan tiket menuju final.
Prancis tampil sebagai satu-satunya semifinalis yang menyapu bersih enam pertandingan tanpa harus melalui perpanjangan waktu. Tim asuhan Didier Deschamps mencatat 16 gol dan hanya dua kali kebobolan sepanjang turnamen, termasuk tiga clean sheet beruntun di fase gugur.
Dilansir Antara, Kylian Mbappe menjadi bintang utama Les Bleus dengan torehan delapan gol dan tiga assist. Bersama Ousmane Dembele yang telah mencetak lima gol, keduanya menjadi duet paling produktif Prancis. Namun, kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay menunjukkan Prancis masih bisa kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan.
Di sisi lain, Spanyol kembali menembus semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjuarai edisi 2010. Tim besutan Luis de la Fuente mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin dengan hanya kebobolan satu gol dalam enam pertandingan.
Mikel Oyarzabal menjadi pencetak gol terbanyak La Roja dengan empat gol. Selain itu, kontribusi pemain pelapis juga menjadi senjata penting, termasuk Mikel Merino yang dua kali mencetak gol kemenangan sebagai pemain pengganti di fase gugur. Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah Spanyol setelah beberapa kali hanya menang dengan selisih satu gol.
Inggris melanjutkan tren positif dengan mencapai semifinal Piala Dunia untuk keempat kalinya sepanjang sejarah. Tim asuhan Thomas Tuchel masih menjaga asa mengakhiri penantian gelar dunia yang telah berlangsung sejak 1966.
Jude Bellingham dan Harry Kane menjadi motor serangan Three Lions dengan masing-masing mengoleksi enam gol. Keduanya menyumbang 12 dari total 13 gol Inggris sepanjang turnamen. Mentalitas menjadi nilai lebih Inggris setelah beberapa kali bangkit dari ketertinggalan, meski Tuchel mengakui timnya masih sering melakukan kesalahan teknis dan kurang konsisten dalam permainan.
Sementara itu, Argentina datang sebagai tim paling produktif di antara empat semifinalis dengan koleksi 17 gol. Tim racikan Lionel Scaloni juga mempertahankan rekor sempurna dengan enam kemenangan, walaupun dua di antaranya harus diraih melalui perpanjangan waktu.
Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan Albiceleste pada usia 39 tahun. Sang kapten telah mencetak delapan gol, menyamai torehan Mbappe di puncak daftar pencetak gol sementara. Selain produktif, Argentina juga menunjukkan mental juara setelah mampu bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk mengalahkan Mesir pada babak 16 besar.
Meski demikian, sektor pertahanan menjadi perhatian utama Argentina. Albiceleste telah kebobolan lima gol dalam tiga laga fase gugur dan dua kali dipaksa memainkan perpanjangan waktu, menunjukkan masih adanya celah yang bisa dimanfaatkan lawan.
Dengan kekuatan dan keunggulan masing-masing, empat semifinalis dipastikan menghadirkan persaingan sengit dalam perebutan dua tiket menuju final Piala Dunia 2026.

