LUMINASIA.ID, BOLA - Erling Haaland menjalani laga yang jauh dari performa terbaiknya saat Timnas Norwegia harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 1-2 pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7/2026) WIB.
Striker berusia 25 tahun itu gagal memberikan pengaruh signifikan sepanjang pertandingan. Setelah tampil kesulitan menghadapi lini belakang Inggris, Haaland akhirnya ditarik keluar oleh pelatih Stale Solbakken pada pertengahan babak perpanjangan waktu.
Keputusan tersebut menjadi sorotan karena diambil ketika Norwegia masih berupaya mencari gol kemenangan.
Sepanjang laga, Haaland nyaris tidak memperoleh ruang untuk mengembangkan permainan. Berdasarkan data yang dikutip dari The Athletic, ia menjadi pemain dengan jumlah sentuhan bola paling sedikit di lapangan.
Bahkan, kiper Norwegia Orjan Nyland tercatat lebih dari dua kali lipat menyentuh bola dibandingkan sang penyerang.
Meski dikenal sebagai striker yang mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dengan sedikit peluang, kali ini kesempatan itu tidak datang.
Haaland hanya mencatatkan dua percobaan ke gawang. Sundulan pertamanya mampu mengarah ke gawang, tetapi terlalu lemah sehingga mudah diamankan Jordan Pickford. Sementara peluang keduanya melalui sundulan dari situasi sepak pojok melenceng dari sasaran.
Beberapa kali Haaland mencoba turun lebih dalam untuk menjemput bola. Namun, rapatnya pertahanan Inggris membuatnya terus berada dalam tekanan dan gagal memanfaatkan ruang di belakang lini belakang lawan.
Setelah ditarik keluar, Haaland sempat terlihat menerima perawatan berupa pijatan di pinggir lapangan sehingga memunculkan dugaan mengalami gangguan fisik ringan.
Masuknya Jorgen Strand Larsen juga tidak mampu mengubah keadaan. Selama sekitar 15 menit berada di lapangan, ia hanya mencatat empat sentuhan bola dan mengalami kesulitan yang sama dalam menembus pertahanan Inggris.
Pergantian tersebut sekaligus mengakhiri rekor impresif Haaland yang selalu mencetak gol dalam 14 pertandingan kompetitif beruntun bersama Timnas Norwegia.
Norwegia sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui Andreas Schjelderup pada menit ke-36. Gol tercipta setelah serangan balik Inggris gagal berkembang akibat Harry Kane kehilangan bola, sebelum Schjelderup melepaskan tembakan kaki kiri yang membentur tiang dan masuk ke gawang.
Inggris kemudian menyamakan kedudukan pada masa injury time babak pertama melalui Jude Bellingham yang memanfaatkan umpan Anthony Gordon sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang mengecoh Nyland.
The Three Lions bahkan sempat mencetak gol kedua melalui Harry Kane, tetapi dianulir karena offside.
Pada babak kedua, Norwegia kembali mencetak gol melalui Torbjorn Heggem dari situasi sepak pojok. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dibatalkan karena Haaland dinilai melakukan pelanggaran terhadap Elliot Anderson sebelum proses tendangan sudut berlangsung.
Pertandingan akhirnya berlanjut ke babak tambahan. Inggris memastikan kemenangan pada menit ke-93 lewat gol kedua Jude Bellingham yang memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Morgan Rogers.
Gol tersebut mengunci kemenangan 2-1 sekaligus membawa Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.
Sementara itu, kekalahan tersebut menutup perjalanan bersejarah Norwegia yang untuk pertama kalinya berhasil mencapai babak perempat final Piala Dunia. Turnamen juga berakhir dengan catatan yang kurang memuaskan bagi Haaland, yang gagal menunjukkan ketajamannya pada laga penentuan.

