Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Limbah Plastik Segel Tangki Pertamina Diubah Jadi Tempat Sampah dan Furniture

Jumat, 4 September 2026 22:44
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Limbah plastik yang dihasilkan dari aktivitas operasional Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Integrated Terminal (IT) Makassar kini diolah kembali menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna dan ekonomi.

 

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Limbah plastik yang dihasilkan dari aktivitas operasional Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Integrated Terminal (IT) Makassar kini diolah kembali menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna dan ekonomi.

Setiap bulan, sekitar 143,5 kilogram limbah plastik segel tangki dihasilkan dari kegiatan operasional tersebut.

Alih-alih berakhir sebagai buangan, limbah non-B3 itu dikumpulkan dan diolah melalui proses pencacahan hingga dikembangkan menjadi produk seperti tempat sampah dan furniture.

Inovasi tersebut dikembangkan Pertamina IT Makassar bersama kelompok pemuda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, di antaranya Bio Urban dan Payabo.Id.

Ribuan limbah plastik segel tangki dikumpulkan untuk kemudian diproses dan dimanfaatkan kembali melalui kolaborasi dengan kelompok masyarakat.

Salah satu produk awal yang dihasilkan berupa tempat sampah dengan desain bernuansa kuning dan biru.

Tempat sampah tersebut kemudian ditempatkan di sejumlah titik di Kelurahan Tamalabba, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, termasuk di area Kodaeral VI yang menjadi salah satu lokasi pencacahan limbah segel.

Produk hasil olahan limbah tersebut juga ditempatkan di sejumlah titik di area Integrated Terminal Makassar.

Keberadaan tempat sampah tersebut tidak hanya memberikan fungsi praktis, tetapi sekaligus menjadi media edukasi bagi pekerja dan tamu mengenai pentingnya pengelolaan limbah serta potensi pemanfaatan kembali limbah industri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pemanfaatan limbah tersebut menunjukkan bahwa limbah operasional masih dapat memiliki nilai ketika dikelola melalui inovasi dan kolaborasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional tidak selalu berakhir sebagai sesuatu yang tidak bernilai. Dengan inovasi dan kolaborasi bersama masyarakat, limbah plastik segel ini dapat diolah menjadi produk yang memiliki fungsi, nilai estetika, sekaligus memberikan manfaat ekonomi,” ujar Lilik.

Dari Limbah Menjadi Nilai Ekonomi

Menurut Lilik, keterlibatan kelompok pemuda dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai pengelolaan lingkungan.

Kolaborasi tersebut sekaligus membuka ruang agar limbah yang sebelumnya belum memiliki nilai guna dapat masuk kembali ke dalam siklus pemanfaatan.

“Kolaborasi dengan Bio Urban, Payabo.Id, dan masyarakat Kelurahan Tamalabba menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Kami berharap inovasi ini tidak berhenti pada produk yang dihasilkan, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran bahwa pengelolaan limbah merupakan tanggung jawab bersama,” lanjutnya.

Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengelolaan sampah secara mandiri di Kota Makassar.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar terkait pengelolaan sampah, terutama di tengah kondisi penutupan TPA Antang.

Melalui pemanfaatan kembali limbah, sampah plastik dari kegiatan operasional tidak hanya dikurangi, tetapi juga diarahkan menjadi produk yang dapat digunakan kembali di lingkungan masyarakat maupun area operasional perusahaan.

Dukung Kota Berkelanjutan

Program pemanfaatan limbah plastik segel tangki tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau TPB/SDGs.

Program ini relevan dengan SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui upaya mendorong pengelolaan lingkungan perkotaan dan pemanfaatan sumber daya secara lebih berkelanjutan.

Inisiatif tersebut juga mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, terutama melalui penerapan prinsip pemanfaatan kembali limbah dan pengurangan limbah yang berakhir sebagai buangan.

Sementara keterlibatan kelompok pemuda dan masyarakat dalam pengembangan produk turut mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penciptaan nilai ekonomi dari pengelolaan limbah.

Pertamina IT Makassar akan terus mengembangkan inovasi pengelolaan limbah non-B3 sekaligus memperluas kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.

Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan model pengelolaan limbah yang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan dan peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Tags: Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Pertamina Patra Niaga


Baca Juga

Kemarau, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar
Kemarau, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penanganan Insiden di SPBU Ammessangeng Wajo
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penanganan Insiden di SPBU Ammessangeng Wajo
AFT Hasanuddin Raih Low Risk dalam Audit IFQP 2026, Dinilai Bertaraf Internasional
AFT Hasanuddin Raih Low Risk dalam Audit IFQP 2026, Dinilai Bertaraf Internasional
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM dengan Jeriken di SPBU Bungi Pinrang Sesuai Aturan
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM dengan Jeriken di SPBU Bungi Pinrang Sesuai Aturan
Pertamina Tambah Pasokan BBM di Sulsel hingga 20 Persen, Antisipasi Kebutuhan Irigasi dan Musim Panen
Pertamina Tambah Pasokan BBM di Sulsel hingga 20 Persen, Antisipasi Kebutuhan Irigasi dan Musim Panen
Viral Pengisian Pertalite Tak Sesuai Aturan Subsidi di Bulukumba, Pertamina Tegaskan Stok Aman
Viral Pengisian Pertalite Tak Sesuai Aturan Subsidi di Bulukumba, Pertamina Tegaskan Stok Aman

Populer

  • 1
    Direksi XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan, Ditindaklanjuti di Hari yang Sama
  • 2
    Kalla Toyota Tawarkan Promo Bunga Mulai 0 Persen, Hanya Berlaku 19 Hari
  • 3
    Satgas PASTI Hentikan YWWSDC dan RTHAE, Tawarkan Investasi Kripto Tanpa Izin OJK
  • 4
    Tunjangan Reses Kena Potongan Pajak PPh 21, Pimpinan hingga Anggota DPRD Jeneponto Datangi Kantor DJP Sulselbartra
  • 5
    Ari Lasso Ungkap Pengalaman Naik Garuda yang Pecah Ban Saat Mendarat di Makassar

Ekonomi

  • Direksi PELNI Turun Langsung Sapa Penumpang, Masukan Pelanggan Jadi Evaluasi Layanan
    Direksi PELNI Turun Langsung Sapa Penumpang, Masukan Pelanggan Jadi Evaluasi Layanan
  • Asuransi Astra Hadirkan Inovasi Perlindungan ke Era Digital, Gandeng OJK Ingatkan Konsumen Makin Cerdas
    Asuransi Astra Hadirkan Inovasi Perlindungan ke Era Digital, Gandeng OJK Ingatkan Konsumen Makin Cerdas
  • Pelindo Catat Laba Tumbuh 60 Persen, PT BIMA Perkuat Keandalan Operasional Pelabuhan
    Pelindo Catat Laba Tumbuh 60 Persen, PT BIMA Perkuat Keandalan Operasional Pelabuhan

Peristiwa

  • Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter
    Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter
  • Pertamina Dorong Pengelolaan Sampah Kolakaasi Lebih Efektif lewat Sarana Operasional
    Pertamina Dorong Pengelolaan Sampah Kolakaasi Lebih Efektif lewat Sarana Operasional
  • Pelabuhan Kendari Diproyeksikan Jadi Simpul Logistik Nikel dari Hulu hingga Hilir
    Pelabuhan Kendari Diproyeksikan Jadi Simpul Logistik Nikel dari Hulu hingga Hilir
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID